Senin, 6 Apr 2026
light_mode
Beranda » Society » Event » Maulid Nabi 2025 di Bali : Dari Parade Telur, Harmoni Budaya, sampai Long Weekend Seru

Maulid Nabi 2025 di Bali : Dari Parade Telur, Harmoni Budaya, sampai Long Weekend Seru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Kalau ngomongin Bali, yang langsung kebayang biasanya pantai, pura, sama vibes liburan. Tapi ada satu sisi lain yang nggak banyak orang tau, Bali juga punya tradisi Islam yang kuat dan unik. Salah satu momen paling kerasa adalah saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tahun ini jatuh di Jumat, 5 September 2025, pas banget jadi long weekend. Nah, kebayang kan? Perayaan religius, budaya, nuasana liburan jadi kombo yang sempurna.

Kepaon : Pawai Taaruf dan Telur Berkah

Perjalanan kita mulai dari Kampung Muslim Kepaon, Denpasar. Dari pagi, jalanan kampung udah rame. Anak-anak pakai baju muslim rapi, ibu-ibu bawa hidangan, bapak-bapak sibuk ngatur pawai. Musik rodat mengalun, bikin suasana makin meriah.

Ada prosesi spesial juga, tujuh bulanan buat ibu hamil, tiga bulanan buat bayi, dan gundul-botong alias potong rambut. Semua dilakukan dalam nuansa syukur. Setelah doa-doa dipanjatkan, tibalah momen yang ditunggu anak-anak: pembagian telur. Telur yang dihias cantik dibagikan ke semua orang, simbol keberkahan sekaligus doa agar hidup penuh rezeki. Anak-anak sampai heboh berebut, bikin suasana jadi campur antara sakral dan playful.

Jembrana : Parade “Male” yang Estetik

Lanjut ke Loloan Timur, Jembrana. Di sini, tradisi Maulid punya ciri khas yang bikin orang luar takjub “Male”. Male ini hiasan telur yang disusun kreatif. Bayangin, ada yang bentuknya kayak bonsai mini, ada yang mirip buah, bahkan ada juga yang kayak perahu kecil. Semua dihias warna-warni, estetik banget buat difoto.

Prosesi dimulai dengan arak-arakan, diiringi musik hadrah. Warga bawa male dengan penuh semangat, kayak pawai seni modern tapi rooted di tradisi. Setelah selesai, telur-telur dari male dibagikan ke warga, lagi-lagi simbol berbagi rezeki.

Ada satu momen khas yang selalu bikin orang ngakak sekaligus terharu: taburan beras kuning campur uang logam. Anak-anak langsung lompat berebut, bahkan kadang orang tua pun ikutan. Simbolnya sederhana bahwa rezeki itu datang dari mana aja, dan harus disambut dengan syukur. Seru banget, kayak mini festival ekonomi rakyat.

Buat warga Jembrana, tradisi ini lebih dari sekadar seremoni. Male bahkan sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda. Artinya, pemerintah mengakui bahwa tradisi ini punya nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang harus dijaga. Jadi nggak heran tiap tahun warga totalitas ngerayain.

Buleleng : Sokok Taluh, Harmoni Budaya Bali

Di utara Bali, tepatnya di Kampung Bugis, Buleleng, tradisi Maulid juga punya warna sendiri. Di sini ada “sokok taluh”, yaitu pajengan telur yang disusun tinggi kayak gunungan atau gebogan khas umat Hindu Bali.

Simbol ini jadi pengingat bahwa Islam di Bali nggak berdiri sendiri, tapi hidup berdampingan dengan budaya lokal. Bayangin, gebogan yang biasanya dipakai di upacara Hindu dipadukan dengan tradisi Maulid Nabi. Hasilnya, sebuah harmoni visual yang keren banget, memperlihatkan kalau toleransi dan kebersamaan itu udah mengakar sejak lama.

Kalau kita zoom out, tradisi Maulid di Bali sebenarnya bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa. Di Jawa ada Grebeg Maulud dengan gunungan hasil bumi. Di Padang Pariaman ada Malamang, di mana warga masak lemang bersama. Di Magelang ada Grebeg Pisang yang penuh simbol kesuburan. Di Cirebon, ada Panjang Jimat dengan ritual panjang penuh doa.

Beda daerah, beda cara. Tapi intinya sama: merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan cara yang paling membumi, paling dekat sama keseharian masyarakat. Kebetulan tahun ini, Maulid Nabi jatuh di hari Jumat. Jadilah long weekend! Banyak orang yang habis ikut tradisi Maulid, langsung lanjut liburan. Di Bali, itu berarti pantai makin rame, café makin penuh, dan jalanan mungkin agak macet tapi vibes-nya tetep asik.

Turis lokal dan mancanegara juga banyak yang kaget lihat perayaan ini. Mereka biasanya taunya Bali identik sama pura dan Hindu, tapi ternyata ada juga tradisi Islam yang kaya warna. Banyak yang akhirnya ikutan nonton, foto-foto, bahkan belajar soal makna di balik telur, pawai, dan gebogan khas Muslim Bali.

Akhirnya kita bisa lihat, Maulid Nabi di Bali 2025 itu bukan sekadar ritual keagamaan. Dia jadi ajang kumpul keluarga, momen edukasi budaya, bahkan daya tarik wisata. Dari pawai di Denpasar, male estetik di Jembrana, sampai sokok taluh di Buleleng, semuanya nunjukin satu hal: keragaman Indonesia itu nyata, hidup, dan indah.

Dan tahun ini, dengan vibes long weekend, Maulid di Bali jadi makin spesial. Orang nggak cuma pulang dengan hati tenang karena doa, tapi juga dengan pengalaman unik yang nggak bakal dilupain. Singkatnya telur, musik, pawai, dan harmoni budaya bikin Maulid Nabi di Bali jadi lebih dari sekadar perayaan tapi juga sebuah cerita kebersamaan yang layak dirayakan bareng-bareng.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

    Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan akan dilakukan penangkapan besar-besaran terhadap jaringan mafia penyelundupan barang impor dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (21 Oktober 2025). Menurut Purbaya, sasaran utama operasi kali ini ialah pelaku yang melakukan praktik under-invoicing atau menurunkan nilai barang impor dari harga sebenarnya, […]

  • Tayangan Trans7 Soal Santri Picu Gelombang Protes

    Tayangan Trans7 Soal Santri Picu Gelombang Protes

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Oktober 2025 — Program Xpose Uncensored yang ditayangkan Trans7 pada awal pekan ini memicu reaksi keras dari kalangan pesantren di berbagai daerah. Tayangan yang membahas tradisi penghormatan santri terhadap kiai dinilai menyinggung nilai-nilai luhur kehidupan pesantren, terutama Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri. Kontroversi bermula pada 13 Oktober 2025, saat segmen tersebut ditayangkan dalam […]

  • Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

    Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 127
    • 0Komentar

    buzzID – Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo akhirnya menanggapi sorotan publik terkait utang besar proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau WHOOSH yang dikerjakan melalui kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Dalam pernyataannya di Solo, Senin (27/10/2025), Jokowi menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk investasi strategis untuk masa depan, bukan kerugian yang harus ditakuti. Jokowi menjelaskan […]

  • Isi surat dari Farhan Siswa SMAN 62 Jakarta yang masih di tahan di Rutan Polda Metro Jaya. (Tangkapan layar IG)

    Pelajar Jakarta Masih Ditahan Gara-Gara Demo Tulis Surat Mengharukan “Aku Ingin Tetap Sekolah”

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 104
    • 0Komentar

    buzzid — Jakarta, siswa bernama Farhan Indra Setiawan jadi buah bibir publik setelah surat haru yang ia tulis dari balik jeruji tahanan viral di media sosial. Pelajar kelas 12 SMAN 62 Jakarta Timur itu ditahan usai ikut demonstrasi pada 29 Agustus 2025. Dari dalam tahanan, ia menulis permohonan agar tidak dikeluarkan dari sekolah dan berharap […]

  • Kantor DPRD DKI Jakarta

    Netizen Tagih Janji Evaluasi Tunjangan Rumah DPRD DKI

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta, Timeline X dan Instagram lagi panas. Warganet rame-rame nagih janji soal evaluasi tunjangan rumah DPRD DKI Jakarta yang nilainya tembus Rp70–78 juta per bulan. “Katanya mau dievaluasi, kok masih adem-adem aja?” tulis akun @jakartanspeak. Ada juga yang nyeletuk, “Tunjangan rumahnya gede banget, kalau dipangkas bisa buat beasiswa satu kampus.” Publik makin heboh […]

  • Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sidoarjo — Di tengah proses evakuasi puing-puing musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, petugas gabungan menemukan sebuah mobil mewah terkapar di bawah reruntuhan beton. Mobil tersebut diduga Mercedes-Benz berwarna hitam dan kondisinya ringsek parah. Penemuan itu menambah deretan tragedi menyentak dari ambruknya musala yang telah menewaskan puluhan orang. Mobil itu dievakuasi pada Sabtu, 4 […]

expand_less