Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Beranda » Pop Culture » Music » Pestapora 2025 Kena Drama : Puluhan Band Mundur Gara-gara Sponsor Freeport

Pestapora 2025 Kena Drama : Puluhan Band Mundur Gara-gara Sponsor Freeport

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Jakarta,. Festival musik Pestapora 2025 yang awalnya digadang-gadang jadi pesta anak muda paling meriah tahun ini, tiba-tiba diguncang drama besar. Penyebabnya adalah keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor resmi, yang memicu reaksi keras dari banyak musisi. Alhasil, puluhan band dan solois memutuskan untuk mundur dari line-up sebagai bentuk protes.

Setidaknya ada 21 musisi yang batal tampil. Nama-nama yang mundur pun nggak main-main, mulai dari Sukatani, Leipzig, Tarrkam, Kelelawar Malam, Rekah, Petra Sihombing, Hindia, Xin Lie, RRAG, Pelteras, Swellow, hingga The Cottons. Mereka seharusnya tampil di hari kedua dan ketiga, tapi akhirnya menarik diri karena menolak tampil di acara yang disponsori perusahaan dengan rekam jejak kontroversial di Papua.

Tangkapan layar akun IG Petapora yang mengabarkan pemutusan hubungan sponsor Freeport

Tangkapan layar akun IG Pestapora yang mengabarkan pemutusan hubungan sponsor Freeport.

Isu utama yang jadi sorotan adalah catatan panjang Freeport terkait masalah lingkungan dan pelanggaran HAM. Begitu publik tahu soal sponsor ini, media sosial langsung dibanjiri tagar #BoikotPestapora dan #BoikotFreeport. Netizen ramai-ramai mendukung langkah para musisi yang memilih mundur, meskipun konsekuensinya festival jadi pincang tanpa sebagian besar lineup awal.

Panitia Pestapora akhirnya ambil langkah cepat dengan memutus kerja sama dengan Freeport pada malam Sabtu, 6 September 2025. Mereka mengumumkan bahwa untuk pelaksanaan hari kedua dan ketiga, festival tidak lagi berafiliasi dengan perusahaan tersebut. Meski begitu, banyak band yang tetap bertahan pada keputusan mundur sebagai bentuk konsistensi. Momen ini jadi pengingat bahwa festival musik bukan sekadar hiburan, tapi juga ruang moral dan solidaritas.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Deretan Aktivis, Pasutri sampai TikToker yang Terseret Kasus Demo Agustus

    Deretan Aktivis, Pasutri sampai TikToker yang Terseret Kasus Demo Agustus

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 126
    • 0Komentar

    buzzID – Akhir Agustus 2025 kemarin, Jakarta dan sekitarnya sempat panas banget. Demo besar-besaran pecah, katanya buat nyuarain keresahan rakyat, tapi versi polisi, banyak aksi yang dianggap “anarkis.” Nah, buntut dari itu, polisi langsung bergerak cepat, patroli siber rame-rame, ada ratusan akun medsos diblokir, dan belasan orang ditetapkan sebagai tersangka. Uniknya, yang kena nggak cuma […]

  • Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers bersama ketua parpol, termasuk Ketum PDIP Megawati, soal aksi demonstrasi di Indonesia. Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan konferensi pers usai menggelar pertemuan dengan pimpinan tinggi MPR/DPR/DPD, serta sejumlah ketua partai politik (parpol), termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Ketum Nasdem Surya Paloh.  Berdasarkan pantauan […]

  • Drama Petang di Taman karya Iwan Simatupang

    Petang di Taman: Ketika Naskah Avant-Garde Iwan Simatupang Bertemu Distopia Modern

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    buzzID, Jakarta– Anteater, sebuah laboratorium untuk eksperimen karya, pada tahun ini mempersembahkan pementasan teater dengan judul “Petang di Taman: Sepenggal Filsafat Iseng”. Pertunjukan ini merupakan reinterpretasi kontemporer dari naskah avant-garde legendaris karya maestro sastra Indonesia, Iwan Simatupang, yang ditulis pada tahun 1966. Naskah orisinal “Petang di Taman” mengisahkan sebuah taman yang menjadi saksi pertemuan empat […]

  • Presiden Trump resmi menandatangani perubahan nama Pentagon menjadi Department of War

    Presiden Trump Ubah Nama Pentagon Jadi Department of War

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    buzzID – Amerika Serikat lagi panas gara-gara keputusan Presiden Donald Trump yang nge-rebrand Department of Defense (DoD) jadi Department of War. Lewat perintah eksekutif, Trump ngasih lampu hijau supaya nama “War Department” bisa dipakai di komunikasi resmi, walaupun secara hukum nama resminya tetep “Defense” karena itu diatur UU sejak 1949. “Kita bukan cuma bertahan, kita […]

  • Mata Tertutup, Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan

    Mata Tertutup, Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 114
    • 0Komentar

    buzzID— Aktor Ammar Zoni resmi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Super Maximum Security Karang Anyar, Nusakambangan, Jawa Tengah. Pemindahan dilakukan pada Kamis pagi dalam pengawalan ketat petugas, setelah ia diduga terlibat dalam peredaran narkoba dari dalam rumah tahanan (rutan). Dalam proses pemindahan tersebut, Ammar Zoni dipindahkan bersama lima narapidana lain. Dari dokumentasi yang diterima, tampak […]

  • Kata-Kata Pertama Patrick Kluivert Usai Berpisah dengan Timnas Indonesia

    Kata-Kata Pertama Patrick Kluivert Usai Berpisah dengan Timnas Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta – Patrick Kluivert akhirnya resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Keputusan ini diumumkan pada Kamis, 16 Oktober 2025, setelah PSSI dan Kluivert sepakat untuk mengakhiri kerja sama secara baik-baik. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Kluivert menyampaikan pesan emosional yang menunjukkan kekecewaan sekaligus rasa bangganya atas perjalanan bersama skuad Garuda. “Meskipun […]

expand_less