Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Beranda » Pop Culture » Music » Konser Reuni Peterpan Ditunda usai Bandung Berstatus Siaga I

Konser Reuni Peterpan Ditunda usai Bandung Berstatus Siaga I

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Jakarta – Konser reuni Peterpan bertajuk The Journey Continues yang dijadwalkan digelar di Eldorado Dome, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (31/8), resmi ditunda.

Penundaan ini diumumkan oleh Aloka selaku promotor setelah mempertimbangkan kondisi Kota Bandung yang berstatus Siaga I akibat demo berujung ricuh beberapa waktu terakhir.

Keyboardis Peterpan, Andika, menyampaikan permohonan maaf kepada para penggemar yang sudah menantikan momen tersebut. Menurutnya, keselamatan penonton menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

“Mohon maaf Kita, sayang semua, kita sayang sahabat Peterpan, tapi kita lebih akan sakit kalau ada apa-apa dengan sahabat Peterpan yang sudah datang menonton. Dan itulah alasannya kita semua sepakat untuk mem-postpone acara ini,” kata Andika saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Minggu (31/8/2025).

Sementara itu, gitaris Peterpan, Lukman, menekankan keputusan untuk menunda konser diambil demi menghindari risiko yang tidak diinginkan. Ia menegaskan aspek keamanan harus diutamakan dalam situasi saat ini.

“Kita balik lagi berpikir bahwa ini eh keselamatan atau segala macam kejadian, hal-hal yang tidak diinginkan jangan sampai terjadi. Jadi kita memilih untuk me-reschedule,” tutur Lukman.

Dari pihak promotor, Budi mewakili Aloka menambahkan mereka juga mempertimbangkan kondisi aparat keamanan yang tengah menghadapi banyak beban. Menurutnya, keputusan ini sekaligus bentuk penghormatan kepada aparat yang sudah bekerja keras menjaga situasi di Bandung.

“Kita juga menghormati para aparat yang pasti melindungi kita juga, tapi kita tahu mereka juga udah sangat sibuk melindungi banyak hal gitu ya. Jadi kita juga enggak ingin menambah beban buat mereka untuk menambah, untuk melindungi kita juga di sini,” ujar Budi.

Meskipun ditunda, Lukman memastikan konser reuni Peterpan tetap akan terlaksana di waktu yang akan ditentukan kemudian. Ia menjanjikan penundaan ini akan memberi kesempatan menghadirkan kejutan yang lebih besar bagi para penggemar.

“Yang pasti ini konser harus tetap berlangsung, tapi tidak sekarang. Yang tadi juga dibilang, mungkin akan lebih keren lagi, lebih banyak kejutan,” pungkas Lukman.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Nirvana Tribute, band asal UK yang akan menyambangi Jakarta dalam konser tur Asia 2025

    Nirvana Tribute Siap Mengguncang Jakarta November Ini

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Grunge Comeback: Energi 90-an Balik Lagi Buat lo yang tumbuh bareng musik 90-an atau baru kenal Nirvana lewat playlist Spotify, ini momen yang gak boleh kelewatan. Jakarta bakal jadi tuan rumah konser Nirvana Tribute yang digelar 17 November 2025 di KRAPELA, Jakarta Selatan. Tribute band ini datang langsung dari Inggris dan dikenal sebagai salah satu […]

  • Podcast

    Ini 5 Podcast Paling Hits Buat Anak Muda

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Podcast udah jadi “temen virtual” buat banyak anak muda. Menurut laporan YouGov Indonesia Media Consumption Report 2025, dari lebih dari 1.000 responden disurvey, 58% pendengar podcast harian adalah Gen Z, ini nunjukin kalau mereka memang yang paling demen banget sama format audio seperti podcast. Bahkan hampir 45% Gen Z bilang mereka denger podcast lebih dari […]

  • Fakta Hacker “Bjorka”, Klaim Retas 4,9 Juta Data Nasabah Bank

    Fakta Hacker “Bjorka”, Klaim Retas 4,9 Juta Data Nasabah Bank

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 109
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta, Kasus peretasan kembali mencuri perhatian publik setelah seorang pemuda asal Sulawesi Utara mengaku sebagai “Bjorka”, sosok hacker misterius yang sempat membuat heboh jagat maya. Ia ditangkap polisi usai mengklaim telah meretas 4,9 juta data nasabah sebuah bank swasta.   Penangkapan ini menjadi babak baru dalam rentetan isu keamanan data di Indonesia, sekaligus […]

  • Barang bukti Rp204 miliar kasus pembobolan rekening dormant. (HukamaNews.com)

    Sindikat Bobol Rekening Dormant Gasak Rp204 Miliar dalam 17 Menit, Struktur Cluster Terungkap

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 113
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta, Kasus pembobolan rekening dormant (rekening tidak aktif) BNI di Jawa barat senilai Rp204 miliar jadi sorotan besar dunia perbankan. Hanya dalam waktu 17 menit, sindikat terorganisir berhasil menguras dana ratusan miliar dengan modus penyamaran sebagai Satgas Kementerian. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf, menjelaskan para pelaku membagi […]

  • Dembele Pecah! Ballon d’Or 2025 Jadi Miliknya plus Daftar Lengkap Pemenang

    Dembele Pecah! Ballon d’Or 2025 Jadi Miliknya plus Daftar Lengkap Pemenang

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 408
    • 0Komentar

    buzzID — Pada 22 September 2025, di Théâtre du Châtelet, Paris, malam penghargaan Ballon d’Or 2025 resmi digelar dan jadi panggung besar bagi Ousmane Dembele. Winger PSG itu akhirnya mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola setelah musim 2024/25 yang luar biasa. Dalam edisi ke-69 ini, Dembele sukses mengungguli pesaing terdekatnya, wonderkid Barcelona Lamine […]

  • Aksi awal protes GenZ Nepal akibat pemblokiran medsos yang akhirnya meluas membawa tema Nepo Babies

    Demo Nepal, GenZ tumbangkan Pemerintahan Komunis

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 303
    • 0Komentar

    buzzID – Nepal, 8–11 September 2025. Jalanan Kathmandu dan kota-kota besar Nepal udah kayak “arena perang” versi real life. Ribuan anak muda, kebanyakan Gen Z, turun ke jalan protes ke pemerintah. Pemicunya, larangan media sosial yang dianggap mengekang kebebasan berekspresi, ditambah isu klasik: korupsi, ketimpangan, dan elite politik hidup mewah. Apa yang Sebenarnya Terjadi? Pada […]

expand_less