Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Beranda » Trending » Nasional » HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
  • comment 0 komentar

buzzID — Jakarta. Menjelang peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2025, ada satu hal yang langsung menarik perhatian publik: perubahan warna dan motif pakaian dinas lapangan (PDL) para prajurit.

Jika dulu loreng khas TNI didominasi warna hijau tua, kini tampilannya berubah total menjadi hijau muda dengan motif digital, yang dikenal dengan istilah sage green digital camouflage. Warna baru ini terlihat pertama kali saat gladi bersih HUT TNI di Monas, Jakarta, pada 3 Oktober 2025, di mana Wakil Panglima TNI Letjen Agus Subiyanto tampil dengan seragam baru tersebut.

Dari Malvinas ke Sage Green

Sebelumnya, selama puluhan tahun, TNI menggunakan motif loreng Malvinas, yang memiliki dominasi warna hijau tua dan cokelat tua. Desain itu dikenal luas sejak 1980-an dan telah melekat pada citra klasik prajurit Indonesia.

Kini, perubahan menuju sage green digital membawa kesan yang lebih segar, modern, dan ringan. Warna hijau mudanya terlihat lebih netral dan bisa menyesuaikan berbagai medan operasi  dari hutan, perbukitan, hingga perkotaan. Motif digitalnya terdiri dari pola kotak-kotak kecil yang dirancang untuk kamuflase lebih efektif di berbagai kondisi pencahayaan.

Seragam pdl TNI corak baru.

Menurut laporan internal, desain baru ini dikembangkan sejak awal 2024 oleh tim desain dari Mabes TNI bekerja sama dengan litbang tiap matra, agar seragam baru tetap fungsional dan memiliki identitas khas Indonesia.

Menurut Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, motif baru tersebut dirancang agar lebih efektif dalam penyamaran, terutama saat prajurit berkamuflase di hutan atau medan operasi tertentu. “Sekarang kan, namanya kan Loreng Malvinas yang lama, dari tahun 1982. Itu yang pertama. Yang kedua, (fungsinya), jadi kalau kita masuk ke hutan dan sebagainya, ini lebih tersamar,” ungkap Tandyo, Rabu (1/10/2025).

Tandyo pun memastikan bahwa penggunaan PDL baru ini berlaku untuk semua matra, baik TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU. Sebagai informasi, seragam PDL TNI biasa digunakan ketika ada dinas dalam, kegiatan operasi, kegiatan latihan, dinas khusus, dan kegiatan lapangan.

Sage Green Simbol Modernisasi dan Semangat Prajurit

Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggunakan seragam loreng dengan corak berbeda pada peringatan HUT ke-80 digelar di lapangan silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (5/10). Keputusan menggunakan seragam baru TNI itu sudah disampaikan Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan berdasarkan keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Sudah disampaikan oleh Wakil Panglima TNI beberapa hari yang lalu dan sudah ada keputusan dari Bapak Panglima tentang penggunaan seragam corak baru,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah kepada wartawan di Monas, Jakarta, Jumat (3/10).

Freddy mengatakan, sejumlah prajurit TNI sudah memakai seragam baru itu saat gladi bersih menjelang perayaan HUT TNI. Seragam baru TNI itu warna sage green.

“Sage dengan warna Sage Green. Seperti yang rekan-rekan media lihat di sini dan mungkin lihat di beberapa pasukan sudah menggunakan atau para juri juga menggunakan,” ujar Freddy.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah (tengah) dalam sesi doorstop dengan awak media di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025) usai geladi bersih HUT ke-80 TNI.(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

Freddy menjelaskan, penggunaan corak baru saat HUT TNI nanti setelah melalui pengkajian terkait dengan secara fungsi maupun secara nilai penampilan, performance. Menurut Freddy, secara fungsi dari sisi tempur, bagaimana warna menyesuaikan dengan vegetasi Indonesia. Kemudian bagaimana penggunaan seragam itu disesuaikan tingkat kenyamanan.

Selain kenyamanan, menurut jenderal bintang dua ini, secara tidak langsung corak seragam baru akan meningkatkan militansi dalam setiap kegiatan diemban TNI.

“Itu maka dipilihlah corak ini. Corak PDL TNI baru. Dengan pola digital. Pola digital lebih kecil, lebih kecil dari PDL Malvinas itu. Dan itu pastinya akan memberikan rasa kebanggaan kepada prajurit,” ujar Freddy.

Prof. Muradi, Guru Besar Politik dan Keamanan dari Universitas Padjadjaran, menilai perubahan seragam ini bukan sekadar kosmetik. Dalam wawancaranya pada 4 Oktober 2025, ia menjelaskan bahwa TNI sedang berupaya memperkuat citra institusi yang modern dan adaptif terhadap zaman.

“Perubahan warna ke sage green ini punya pesan moral bahwa TNI sedang bertransformasi menuju institusi yang lebih terbuka dan profesional. Ini bukan sekadar tampilan, tapi juga refleksi semangat baru prajurit,” ujar Muradi.

Ia menambahkan, perubahan seragam juga bisa berdampak positif terhadap morale prajurit. Seragam baru memberi semangat dan rasa bangga, apalagi menjelang momentum besar seperti ulang tahun TNI yang ke-80.

Seragam baru TNI secara resmi diluncurkan pada 5 Oktober 2025, bersamaan dengan upacara besar HUT TNI di Monas. Setelah itu, penggunaan PDL baru akan disebar secara bertahap di seluruh satuan hingga akhir tahun 2026.

Tahapan pertama dilakukan di unit-unit strategis, termasuk pasukan pengamanan ibu kota dan satuan reaksi cepat di berbagai wilayah.

Pihak TNI juga menjelaskan bahwa perubahan ini sejalan dengan agenda modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan penyegaran identitas korps, agar lebih relevan dengan tantangan keamanan regional dan global.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • kanror desa sukawangi

    Desa di Bogor Mau Dilelang, Warga Panik!

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    buzzID, Bogor – Kejadian unik sekaligus bikin geleng-geleng kepala muncul dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, terancam dilelang karena sejak tahun 1980-an dijadikan jaminan utang bank oleh seorang pengusaha. Kabar ini diungkap langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Yandri […]

  • Aksi demonstrasi di depan gedung DPR yang berakhir ricuh September silam.

    Tiga Orang Masih Hilang Pasca Demo

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Demo Berujung Hilang, Kisah Tiga Remaja yang Belum Pulang Drama pasca aksi demo Agustus-September 2025 makin panas. Dari total 44 orang yang dilaporkan hilang, 41 sudah ketemu. Tapi tiga remaja : Farhan Hamid, Reno Syahputra Dewo, dan Bima Permana Putra sampai sekarang belum pulang ke rumah. Menurut laporan KontraS ada indikasi penghilangan paksa, ungkap Koordinator KontraS, […]

  • Munir, peringatan 21 Tahun Menolak Lupa

    Munir, Suara yang Tak Pernah Padam

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Munir Said Thalib bukan pejabat, bukan orang kaya. Dia cuma seorang anak Malang, lahir 8 Desember 1965, yang punya satu modal penting: keberanian. Dari bangku kuliah hukum di Universitas Brawijaya, Munir udah dikenal suka “ngeyel” kalau lihat ketidakadilan. Baginya, diam sama dengan merawat kejahatan. “Kalau kita diam melihat kejahatan, maka kita sedang merawat kejahatan itu.” […]

  • tatto garuda melly mike

    Melly Mike x Dikha Pacu Jalur : Dari Joget Viral Sampai Tato Garuda

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Fenomena rapper Amerika Melly Mike belakangan jadi bahan obrolan panas netizen Indonesia. Bukan cuma karena musiknya yang meledak di TikTok, tapi karena cara doi nunjukin cintanya ke Indonesia terasa tulus dan nggak biasa. Dari panggung rakyat di Riau bareng bocah viral Dikha, sampai aksi gokil bikin tato Garuda Pancasila di kakinya, semuanya bikin publik +62 […]

  • Apa itu Skena: Memahami Tren Gaul Anak Muda

    Apa itu Skena: Memahami Tren Gaul Anak Muda

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Di dunia pergaulan anak muda, istilah “skena” sering kita dengar. Tapi, jangan asal sebut skena tanpa tahu arti dan asal-usulnya! Ternyata, skena adalah singkatan dari tiga kata unik

  • Daftar 11 Nama Reshuffle Kabinet Prabowo

    Daftar 11 Nama Reshuffle Kabinet Prabowo

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    buzzID – Pada 17 September 2025, Presiden Prabowo Subianto kembali melaksanakan reshuffle kabinet, menjadikan ini reshuffle kedua dalam bulan September dan kedua sejak ia resmi menjabat Oktober 2024. Pelantikan digelar secara resmi di Istana Negara dan dihadiri oleh pejabat kabinet serta tokoh pemerintahan lainnya. Berikut daftar menteri, wamen, dan kepala badan yang diganti Prabowo: Djamari […]

expand_less