Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Nasional » HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
  • comment 0 komentar

buzzID — Jakarta. Menjelang peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2025, ada satu hal yang langsung menarik perhatian publik: perubahan warna dan motif pakaian dinas lapangan (PDL) para prajurit.

Jika dulu loreng khas TNI didominasi warna hijau tua, kini tampilannya berubah total menjadi hijau muda dengan motif digital, yang dikenal dengan istilah sage green digital camouflage. Warna baru ini terlihat pertama kali saat gladi bersih HUT TNI di Monas, Jakarta, pada 3 Oktober 2025, di mana Wakil Panglima TNI Letjen Agus Subiyanto tampil dengan seragam baru tersebut.

Dari Malvinas ke Sage Green

Sebelumnya, selama puluhan tahun, TNI menggunakan motif loreng Malvinas, yang memiliki dominasi warna hijau tua dan cokelat tua. Desain itu dikenal luas sejak 1980-an dan telah melekat pada citra klasik prajurit Indonesia.

Kini, perubahan menuju sage green digital membawa kesan yang lebih segar, modern, dan ringan. Warna hijau mudanya terlihat lebih netral dan bisa menyesuaikan berbagai medan operasi  dari hutan, perbukitan, hingga perkotaan. Motif digitalnya terdiri dari pola kotak-kotak kecil yang dirancang untuk kamuflase lebih efektif di berbagai kondisi pencahayaan.

Seragam pdl TNI corak baru.

Menurut laporan internal, desain baru ini dikembangkan sejak awal 2024 oleh tim desain dari Mabes TNI bekerja sama dengan litbang tiap matra, agar seragam baru tetap fungsional dan memiliki identitas khas Indonesia.

Menurut Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, motif baru tersebut dirancang agar lebih efektif dalam penyamaran, terutama saat prajurit berkamuflase di hutan atau medan operasi tertentu. “Sekarang kan, namanya kan Loreng Malvinas yang lama, dari tahun 1982. Itu yang pertama. Yang kedua, (fungsinya), jadi kalau kita masuk ke hutan dan sebagainya, ini lebih tersamar,” ungkap Tandyo, Rabu (1/10/2025).

Tandyo pun memastikan bahwa penggunaan PDL baru ini berlaku untuk semua matra, baik TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU. Sebagai informasi, seragam PDL TNI biasa digunakan ketika ada dinas dalam, kegiatan operasi, kegiatan latihan, dinas khusus, dan kegiatan lapangan.

Sage Green Simbol Modernisasi dan Semangat Prajurit

Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggunakan seragam loreng dengan corak berbeda pada peringatan HUT ke-80 digelar di lapangan silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (5/10). Keputusan menggunakan seragam baru TNI itu sudah disampaikan Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan berdasarkan keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Sudah disampaikan oleh Wakil Panglima TNI beberapa hari yang lalu dan sudah ada keputusan dari Bapak Panglima tentang penggunaan seragam corak baru,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah kepada wartawan di Monas, Jakarta, Jumat (3/10).

Freddy mengatakan, sejumlah prajurit TNI sudah memakai seragam baru itu saat gladi bersih menjelang perayaan HUT TNI. Seragam baru TNI itu warna sage green.

“Sage dengan warna Sage Green. Seperti yang rekan-rekan media lihat di sini dan mungkin lihat di beberapa pasukan sudah menggunakan atau para juri juga menggunakan,” ujar Freddy.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah (tengah) dalam sesi doorstop dengan awak media di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025) usai geladi bersih HUT ke-80 TNI.(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

Freddy menjelaskan, penggunaan corak baru saat HUT TNI nanti setelah melalui pengkajian terkait dengan secara fungsi maupun secara nilai penampilan, performance. Menurut Freddy, secara fungsi dari sisi tempur, bagaimana warna menyesuaikan dengan vegetasi Indonesia. Kemudian bagaimana penggunaan seragam itu disesuaikan tingkat kenyamanan.

Selain kenyamanan, menurut jenderal bintang dua ini, secara tidak langsung corak seragam baru akan meningkatkan militansi dalam setiap kegiatan diemban TNI.

“Itu maka dipilihlah corak ini. Corak PDL TNI baru. Dengan pola digital. Pola digital lebih kecil, lebih kecil dari PDL Malvinas itu. Dan itu pastinya akan memberikan rasa kebanggaan kepada prajurit,” ujar Freddy.

Prof. Muradi, Guru Besar Politik dan Keamanan dari Universitas Padjadjaran, menilai perubahan seragam ini bukan sekadar kosmetik. Dalam wawancaranya pada 4 Oktober 2025, ia menjelaskan bahwa TNI sedang berupaya memperkuat citra institusi yang modern dan adaptif terhadap zaman.

“Perubahan warna ke sage green ini punya pesan moral bahwa TNI sedang bertransformasi menuju institusi yang lebih terbuka dan profesional. Ini bukan sekadar tampilan, tapi juga refleksi semangat baru prajurit,” ujar Muradi.

Ia menambahkan, perubahan seragam juga bisa berdampak positif terhadap morale prajurit. Seragam baru memberi semangat dan rasa bangga, apalagi menjelang momentum besar seperti ulang tahun TNI yang ke-80.

Seragam baru TNI secara resmi diluncurkan pada 5 Oktober 2025, bersamaan dengan upacara besar HUT TNI di Monas. Setelah itu, penggunaan PDL baru akan disebar secara bertahap di seluruh satuan hingga akhir tahun 2026.

Tahapan pertama dilakukan di unit-unit strategis, termasuk pasukan pengamanan ibu kota dan satuan reaksi cepat di berbagai wilayah.

Pihak TNI juga menjelaskan bahwa perubahan ini sejalan dengan agenda modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan penyegaran identitas korps, agar lebih relevan dengan tantangan keamanan regional dan global.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Isi surat dari Farhan Siswa SMAN 62 Jakarta yang masih di tahan di Rutan Polda Metro Jaya. (Tangkapan layar IG)

    Pelajar Jakarta Masih Ditahan Gara-Gara Demo Tulis Surat Mengharukan “Aku Ingin Tetap Sekolah”

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 103
    • 0Komentar

    buzzid — Jakarta, siswa bernama Farhan Indra Setiawan jadi buah bibir publik setelah surat haru yang ia tulis dari balik jeruji tahanan viral di media sosial. Pelajar kelas 12 SMAN 62 Jakarta Timur itu ditahan usai ikut demonstrasi pada 29 Agustus 2025. Dari dalam tahanan, ia menulis permohonan agar tidak dikeluarkan dari sekolah dan berharap […]

  • Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

    Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Mimpi Timnas Indonesia menatap panggung Piala Dunia 2026 kandas pahit ketika mereka tunduk 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, dini hari Minggu (12 Oktober 2025). Gol tunggal dari Zidane Iqbal cukup memupus harapan Garuda setelah melewati lini belakang yang rapuh dan salah satu sorotan tajam jatuh kepada bek muda, Rizky Ridho, […]

  • Ultah ke 74 Kak Seto mendaki di gunung Prau, Wonosobo, Jateng

    Menolak Tua! Kak Seto Rayakan Ultah ke-74 dengan Birthday Trip Naik Gunung Prau

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 103
    • 0Komentar

    buzzID — Usia cuma angka, buktinya psikolog anak legendaris Seto Mulyadi alias Kak Seto bikin gebrakan saat ulang tahunnya yang ke-74. Alih-alih tiup lilin di rumah atau makan bareng keluarga, Kak Seto malah pilih birthday trip debut mendaki Gunung Prau! Yes, ini adalah pendakian pertamanya seumur hidup. Postingan Instagram @kaksetosahabatanak langsung viral setelah ia menulis […]

  • Gala Premier film Gereja Setan

    Dari Sekte ke Bioskop, Kisah Nyata Mongol Jadi Film Horor “Gereja Setan”

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    buzzID – Horor lokal makin rame nih! Tanggal 11 September 2025 nanti, film terbaru berjudul Gereja Setan resmi tayang di bioskop-bioskop gede kayak XXI, CGV, sampai Cinepolis. Bedanya, ini bukan horor fiksi doang, tapi terinspirasi dari kisah nyata Mongol Stres yang dulu pernah kejebak sekte sesat sebelum balik lagi nemuin jalan hidupnya. Jadi ya, vibe […]

  • Program Prabowo-Gibran hadir di Bioskop.

    Viral Video Program Prabowo Tayang di Bioskop, Warganet Heboh

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 208
    • 0Komentar

    buzzID — Lagi nonton film di bioskop, eh tiba-tiba yang muncul di layar bukan trailer film Marvel atau horor lokal, tapi video berisi capaian Presiden Prabowo Subianto. Cuplikannya menampilkan data produksi beras nasional, program makan gratis, sampai koperasi desa. Gak heran kalau video ini langsung jadi bahan obrolan netizen di medsos. “Sepanjang tidak melanggar aturan […]

  • Supreme Store Miami.

    Supreme : Dari Skate Shop Pinggir Jalan Jadi Raja Streetwear Dunia

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Strategi kelangkaan bikin barang Supreme jadi kayak aset investasi. Hoodie retail $150 bisa naik jadi ribuan dolar di pasar resell. buzzID – Kalau ngomongin streetwear, gak mungkin gak nyebut Supreme. Brand asal New York ini udah jadi legenda: dari toko kecil buat anak skate tahun 90-an, sekarang jadi ikon budaya pop yang dipuja (dan kadang […]

expand_less