Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Beranda » Society » Icon » Munir, Suara yang Tak Pernah Padam

Munir, Suara yang Tak Pernah Padam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Munir Said Thalib bukan pejabat, bukan orang kaya. Dia cuma seorang anak Malang, lahir 8 Desember 1965, yang punya satu modal penting: keberanian. Dari bangku kuliah hukum di Universitas Brawijaya, Munir udah dikenal suka “ngeyel” kalau lihat ketidakadilan. Baginya, diam sama dengan merawat kejahatan.

“Kalau kita diam melihat kejahatan, maka kita sedang merawat kejahatan itu.” – Munir

Setelah lulus, Munir gabung dengan LBH Malang. Dari situ, dia turun langsung dampingin rakyat kecil: buruh, petani, sampai korban penggusuran. Keberaniannya makin kelihatan di era reformasi 1998. Dia ikut membongkar kasus penculikan aktivis dan bahkan mendirikan KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), organisasi yang sampai sekarang masih jadi benteng isu HAM.

“Munir itu sederhana, gampang ketawa, tapi kalau soal prinsip, dia keras. Dia berani ngomong apa yang orang lain takut ungkap.” Usman Hamid.

Munir memang santai, tapi suaranya bikin penguasa gelisah.

Menolak Lupa, Peringatan 21 Tahun Wafatnya Munir

Menolak Lupa, Peringatan 21 Tahun Wafatnya Munir.

Perjalanan Terakhir: Racun di Langit

Tahun 2004, Munir dapat beasiswa ke Belanda. Tapi perjalanan itu berubah jadi tragedi. Tanggal 7 September 2004, Munir terbang dengan Garuda Indonesia menuju Amsterdam via Singapura. Di tengah penerbangan, dia sakit parah dan akhirnya meninggal.

Autopsi Belanda menemukan racun arsenik dosis tinggi di tubuhnya. Dunia gempar. Indonesia berduka. Seorang pembela HAM yang paling lantang justru dibungkam di udara.

Nama Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot Garuda, ikut terseret. Pollycarpus disebut ada dalam penerbangan itu padahal bukan jadwalnya. Akhirnya, ia divonis bersalah dan dipenjara. Tapi publik yakin cerita ini belum selesai, ada “aktor besar” yang nggak pernah benar-benar tersentuh hukum.

Misteri dan Peringatan Setiap Tahun

Setelah keluar penjara, Pollycarpus sempat hidup jauh dari sorotan. Hingga tahun 2020, ia meninggal karena sakit di usia 59 tahun. Kepergiannya bikin misteri makin pekat. Banyak yang percaya, sebagian kebenaran ikut terkubur bersama dirinya.

Sementara itu, wafatnya Munir yang jatuh pada 7 September 2004 selalu diperingati setiap tahun. Artinya, tahun 2025 ini genap 21 tahun sejak Munir pergi. Dua dekade lebih sudah berlalu, tapi pertanyaan “siapa dalang utama pembunuhan Munir?” masih menggantung di udara.

“Saya lebih baik mati demi prinsip, daripada hidup dalam penindasan.” – Munir

Kalimat itu kini jadi semacam lilin abadi yang tiap tahun dinyalakan lagi dalam peringatan wafatnya. Dari jalan-jalan kecil di Malang, kantor KontraS di Jakarta, sampai ruang-ruang diskusi anak muda, nama Munir terus dipanggil.

Warisan Buat Generasi Muda

Munir mungkin udah nggak ada, tapi semangatnya tetap menyala. Setiap kali tanggal 7 September datang, kita diingatkan kalau kebebasan dan keadilan nggak pernah datang gratis. Ada yang sudah mengorbankan nyawanya supaya suara rakyat kecil nggak hilang.

Peringatan 21 tahun wafatnya Munir bukan cuma soal mengenang, tapi juga soal menjaga api perjuangan: jangan diam, karena diam artinya merawat kejahatan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Daftar 11 Nama Reshuffle Kabinet Prabowo

    Daftar 11 Nama Reshuffle Kabinet Prabowo

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    buzzID – Pada 17 September 2025, Presiden Prabowo Subianto kembali melaksanakan reshuffle kabinet, menjadikan ini reshuffle kedua dalam bulan September dan kedua sejak ia resmi menjabat Oktober 2024. Pelantikan digelar secara resmi di Istana Negara dan dihadiri oleh pejabat kabinet serta tokoh pemerintahan lainnya. Berikut daftar menteri, wamen, dan kepala badan yang diganti Prabowo: Djamari […]

  • Presiden Indonesia Sukarno (kiri) sedang berbicara dengan Jenderal Suharto setelah sesi pembubaran komando Malaysia, 24 Agustus 1966, di Jakarta.

    G30S/PKI: Misteri, Narasi, dan Tafsir Sejarah Versi Anhar Gonggong

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 567
    • 0Komentar

    buzzID – Setiap September, sejarah Indonesia kembali diperdebatkan. G30S/PKI bukan sekadar catatan masa lalu, tapi jadi titik rawan politik dan identitas bangsa. Di tengah kontroversi itu, sejarawan Anhar Gonggong lewat kanal YouTube resminya mencoba membongkar ulang pertanyaan mendasar: “Benarkah peristiwa G30S/PKI itu terjadi sebagaimana kita percayai selama ini?” Jawaban Anhar lugas : ya, peristiwa itu […]

  • iphone Fold

    Mau iPhone Lipat? Siapin Duit Setara Motor N-Max Bro!

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Apple akhirnya resmi ikutan tren HP lipat yang udah duluan dimonopoli Samsung. Katanya, desain iPhone lipat pertama bakal mirip banget sama Galaxy Z Fold, model lipat buku gitu. Pas ditutup ukurannya sekitar 5,5 inci, tapi pas dibuka bisa melebar jadi 7,8 inci kayak mini iPad. Layarnya udah pake Ultra Thin Glass biar mulus tanpa garis […]

  • Tumpak Sewu, wisata hits Jawa Timur

    Tumpak Sewu, Trip & Budget Lengkap dari Jakarta

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 180
    • 0Komentar

    buzzID – Lagi cari destinasi yang bikin feed Instagram lo auto naik kelas?Jawabannya, Tumpak Sewu! Air terjun yang katanya mirip Niagara ini lagi jadi magnet buat para traveler, terutama anak muda yang doyan adventure. Lokasinya ada di Lumajang, Jawa Timur, hidden gem banget karena harus sedikit effort buat sampai ke sini, tapi hasilnya worth it […]

  • kanror desa sukawangi

    Desa di Bogor Mau Dilelang, Warga Panik!

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    buzzID, Bogor – Kejadian unik sekaligus bikin geleng-geleng kepala muncul dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, terancam dilelang karena sejak tahun 1980-an dijadikan jaminan utang bank oleh seorang pengusaha. Kabar ini diungkap langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Yandri […]

  • Drama Petang di Taman karya Iwan Simatupang

    Petang di Taman: Ketika Naskah Avant-Garde Iwan Simatupang Bertemu Distopia Modern

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    buzzID, Jakarta– Anteater, sebuah laboratorium untuk eksperimen karya, pada tahun ini mempersembahkan pementasan teater dengan judul “Petang di Taman: Sepenggal Filsafat Iseng”. Pertunjukan ini merupakan reinterpretasi kontemporer dari naskah avant-garde legendaris karya maestro sastra Indonesia, Iwan Simatupang, yang ditulis pada tahun 1966. Naskah orisinal “Petang di Taman” mengisahkan sebuah taman yang menjadi saksi pertemuan empat […]

expand_less