Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Banksy, Seniman Misterius yang Terus Bikin Dunia Seni Geger

Banksy, Seniman Misterius yang Terus Bikin Dunia Seni Geger

  • account_circle Fajar Elang
  • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
  • comment 0 komentar

buzzID — Nama Banksy selalu bikin heboh setiap kali karyanya muncul di tembok, papan jalan, atau bahkan balai lelang. Bukan cuma karena muralnya keren, tapi karena dia selalu berhasil bikin orang mikir. Dia misterius, nggak pernah mau buka identitas, tapi pesan-pesannya lantang: tentang perang, kapitalisme, kemanusiaan, sampai protes sosial.

Di era sekarang, semua hal jadi tontonan. Tragedi direkam, di-upload, jadi trending. Nah, Banksy justru hadir buat bikin kita berhenti sejenak. Karya-karyanya kayak teriak: “Jangan cuma jadi penonton. Lihat, ini masalah kita!”
Sanglah Institute pernah menulis bahwa Banksy itu seperti tamparan buat dunia yang terlalu sibuk menonton layar. Lewat tikus, anak kecil, dan figur satir, dia ngajak kita mempertanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik panggung besar yang disebut “masyarakat tontonan”.

Karya Banksy di Tembok Palestina – Israel.

Banksy nggak takut bahas isu panas. Salah satu mural paling bersejarahnya ada di tembok pemisah Palestina–Israel. Gambar anak kecil yang mencoba melihat sisi lain tembok atau terbang dengan balon itu jadi simbol harapan pesan bahwa kebebasan itu hak semua orang.
Baru-baru ini, 8 September 2025, dia bikin mural di Royal Courts of Justice, London, yang menampilkan hakim sedang memukul demonstran dengan palu. Kritikus dari kelompok kebebasan sipil bilang ini sindiran pedas ke cara pemerintah menangani protes pro-Palestina. Bahkan, mural itu sempat dijaga ketat oleh petugas, seakan-akan negara takut orang melihatnya terlalu lama.

Kontroversi di Balai Lelang

Dan siapa yang bisa lupa momen paling legendary di dunia seni? 5 Oktober 2018, Sotheby’s London. Begitu palu lelang diketok untuk karya Girl with Balloon, lukisan itu terpotong sendiri lewat mesin penghancur kertas tersembunyi di bingkainya. Semua orang panik, beberapa ketawa, beberapa marah, tapi yang pasti, momen itu jadi sejarah.

Karya Banksy yang dilelang namun kontroversional karena terpotong. (Getty Image)


Karya itu diberi nama baru “Love is in the Bin” dan nilainya malah naik gila-gilaan. Kritikus seni dari The Guardian menyebut aksi itu “salah satu momen paling penting dalam seni kontemporer,” karena sukses bikin pasar seni ketahuan terlalu sibuk mengejar angka, lupa makna.

Karya Terbaru & Respons Dunia

Tahun 2025 bisa dibilang jadi tahun comeback Banksy. Selain karya di pengadilan London, dia juga bikin mural “I Want To Be What You Saw In Me” di Marseille, Prancis. Kali ini lebih personal, seperti refleksi diri dan harapan baru.
Di kolom opini The Irish Times tanggal 11 September 2025, kritikus seni nulis bahwa karya-karya seperti Banksy jangan dianggap enteng. Seni politik, katanya, adalah cara masyarakat memproses trauma dan mempertanyakan moralitas sistem.

Hakim yang Memukuli Pengunjuk Rasa, Karya Terbaru Banksy, September 2025. (AP Photo).

Karya-Karya Ikonik & Jejak Waktu

Karya Tahun Lokasi
Royal Courts of Justice 2025 London
I Want To Be What You Saw In Me 2025 Marseille, Prancis
Flower Thrower (Love is in the Air) 2003 Jerusalem / Tembok Palestina
Girl with Balloon / Love is in the Bin   2002 London
Sweeping It Under the Carpet 2006 Chalk Farm, London

Mural-mural ini bukan cuma gambar, tapi catatan sejarah versi Banksy, tentang perang, ketidakadilan, dan perlawanan.

Banksy itu fenomena. Dia nggak pernah pamer muka, tapi semua orang kenal karyanya. Dia bisa bikin tembok jadi headline berita, bikin pelelangan berubah jadi performance art, dan bikin kita mikir ulang tentang apa itu seni.
Setiap kali karyanya muncul, dunia berhenti sebentar, foto, debat, tweet bermunculan. Dia memaksa kita keluar dari zona nyaman, dan itu mungkin alasan kenapa sampai hari ini, Banksy masih jadi suara penting di dunia seni dan aktivisme.

  • Penulis: Fajar Elang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sidoarjo — Di tengah proses evakuasi puing-puing musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, petugas gabungan menemukan sebuah mobil mewah terkapar di bawah reruntuhan beton. Mobil tersebut diduga Mercedes-Benz berwarna hitam dan kondisinya ringsek parah. Penemuan itu menambah deretan tragedi menyentak dari ambruknya musala yang telah menewaskan puluhan orang. Mobil itu dievakuasi pada Sabtu, 4 […]

  • Fakta Terungkap, Kasus Jual Laut Desa Kohod

    Fakta Terungkap, Kasus Jual Laut Desa Kohod

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 97
    • 0Komentar

    buzzID – Berawal dari kasus pagar laut misterius di perairan Tangerang yang viral. Pagar laut itu membentang sepanjang 30,16 kilometer dari Desa Muncung hingga Pakuhaji, Tangerang, Banten dengan wujud berupa bambu yang ditancapkan di dasar laut. Hal tersebut langsung dikomentari oleh Kepala Desa Kohod, Arsin, lahan pagar laut itu dulunya adalah daratan yang digunakan untuk […]

  • Presiden Indonesia Sukarno (kiri) sedang berbicara dengan Jenderal Suharto setelah sesi pembubaran komando Malaysia, 24 Agustus 1966, di Jakarta.

    G30S/PKI: Misteri, Narasi, dan Tafsir Sejarah Versi Anhar Gonggong

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 479
    • 0Komentar

    buzzID – Setiap September, sejarah Indonesia kembali diperdebatkan. G30S/PKI bukan sekadar catatan masa lalu, tapi jadi titik rawan politik dan identitas bangsa. Di tengah kontroversi itu, sejarawan Anhar Gonggong lewat kanal YouTube resminya mencoba membongkar ulang pertanyaan mendasar: “Benarkah peristiwa G30S/PKI itu terjadi sebagaimana kita percayai selama ini?” Jawaban Anhar lugas : ya, peristiwa itu […]

  • Sheila on 7 Dipastikan Tampil di Hari Kedua KLBB Festival 2026

    Sheila on 7 Dipastikan Tampil di Hari Kedua KLBB Festival 2026

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kabar yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Sheila on 7 resmi dipastikan menjadi salah satu penampil di hari kedua KLBB (Kapan lagi Buka Bareng) Festival 2026 yang akan digelar di Stadion Madya GBK, Jakarta, pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kepastian ini langsung disambut antusias para penggemar yang sudah lama menantikan aksi panggung band […]

  • Gala Premier film Gereja Setan

    Dari Sekte ke Bioskop, Kisah Nyata Mongol Jadi Film Horor “Gereja Setan”

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    buzzID – Horor lokal makin rame nih! Tanggal 11 September 2025 nanti, film terbaru berjudul Gereja Setan resmi tayang di bioskop-bioskop gede kayak XXI, CGV, sampai Cinepolis. Bedanya, ini bukan horor fiksi doang, tapi terinspirasi dari kisah nyata Mongol Stres yang dulu pernah kejebak sekte sesat sebelum balik lagi nemuin jalan hidupnya. Jadi ya, vibe […]

  • Demo RI Nular ke Peru, Gen Z Bergerak-Bendera One Piece Berkibar

    Demo RI Nular ke Peru, Gen Z Turun Jalan & Bendera One Piece Ikut Berkibar

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 382
    • 0Komentar

    buzzID — Gelombang protes yang awalnya ramai di Indonesia, kini merembet sampai ke Peru. Anak muda di sana, khususnya Gen Z, turun ke jalan, menuntut pemerintah bersih dari korupsi dan lebih mendengar suara rakyat. Yang bikin unik? Bendera One Piece berkibar di tengah lautan massa! Simbol kru Topi Jerami (Straw Hat Pirates) itu jadi semacam […]

expand_less