Rabu, 10 Jun 2026
light_mode
Beranda » Trending » Politic » Dari Mao ke Xi : Jalan Terjal PKC Menuju Superpower

Dari Mao ke Xi : Jalan Terjal PKC Menuju Superpower

  • account_circle Fajar Elang
  • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Dari Chairman ke Sekjen, dari Mao ke Xi. Kisah PKC adalah cerita bagaimana satu partai bisa ngatur hidup 1,4 miliar orang. Goks nggak, bro?

buzzID – PKC (Partai Komunis China) sejatinya lahir di tengah kekacauan. Bayangin tahun 1921, Tiongkok masih penuh perang saudara, kemiskinan, dan campur tangan asing. Di situlah lahir Partai Komunis Tiongkok (PKC), cuma dari 13 orang di sebuah rumah di Shanghai. Nggak ada yang nyangka partai kecil itu bakal jadi mesin raksasa yang mengatur hidup lebih dari 1,4 miliar orang hari ini.

Era Mao Zedong : Revolusi Besar-besaran
Mao Zedong, bapak pendiri RRT (1949), punya slogan: “Berdiri di Timur” (Stand Up in the East). Dia bikin Tiongkok berdiri sebagai negara baru setelah ratusan tahun dijajah. Tapi perjalanannya keras: Great Leap Forward bikin kelaparan massal, Revolusi Kebudayaan bikin kekacauan sosial. Mao memimpin dengan kultus pribadi, sampai jabatan tertinggi waktu itu dinamain Chairman.

Deng Xiaoping : Reformasi Ekonomi
Setelah Mao wafat, muncul Deng Xiaoping (1978). Slogannya: “Tidak peduli kucing hitam atau putih, yang penting bisa tangkap tikus.” Artinya? Ideologi bukan segalanya, yang penting ekonomi jalan. Deng buka Tiongkok ke dunia luar, bikin Zona Ekonomi Khusus kayak Shenzhen. Dari sinilah Tiongkok mulai ngerasain boom ekonomi.

Jiang Zemin : Modernisasi 3 Representasi
1990-an, giliran Jiang Zemin. Slogannya: “Tiga Representasi” (Partai harus mewakili kekuatan produktif modern, budaya maju, dan kepentingan mayoritas). Jiang bawa Tiongkok masuk WTO (2001), bikin dunia makin sadar: Tiongkok bukan cuma raksasa tidur, tapi udah bangun dan siap main di arena global.

Hu Jintao : Harmoni 
Era 2000-an, Hu Jintao bawa jargon: “Masyarakat Harmonis”. Fokusnya: pemerataan, stabilitas sosial, dan pertumbuhan berkelanjutan. Hu lebih low profile, nggak segila Mao atau sekeras Deng, tapi masa pemerintahannya jadi jembatan ke era baru yang lebih agresif: era Xi.

Xi Jinping : Unlimited Power Mode
Tahun 2012, Xi naik jadi Sekjen PKC. Slogannya: “China Dream” alias mimpi kebangkitan bangsa. Tapi cara mainnya beda. Xi hapus batas masa jabatan presiden (2018), artinya dia bisa terus berkuasa. Dia juga kunci tiga jabatan sekaligus: Sekretaris Jenderal PKC, Presiden RRT, Ketua Komisi Militer Pusat. Jadi, politik, partai, dan militer semua ada di genggamannya. Kalau Mao itu Chairman, Xi adalah Sekjen superpower.

struktur pkc infografis

Infografis Struktur PKC. (Desain : D. Setyo)

Struktur PKC Saat Ini
Struktur puncak PKC ada di Politbiro Standing Committee (7 orang). Di bawahnya ada Politbiro (25 orang), terus Komite Sentral (~200 orang). Bedanya dengan dulu: nggak ada lagi jabatan “Ketua” setelah Mao. Semua kekuasaan real dikunci ke posisi Sekretaris Jenderal. Plus, tentara di Tiongkok (PLA) bukan tentara negara, tapi tentara partai. Jadi loyalitasnya ke PKC dan otomatis ke Xi.

Dari Jalan Terjal ke Panggung Dunia
Dari masa Mao yang chaos, Deng yang pragmatis, Jiang yang modernis, Hu yang harmonis, sampai Xi yang ultra sentralistik, PKC udah menempuh jalan panjang penuh drama. Hari ini, Tiongkok berdiri sebagai rival utama Amerika, bukan lagi “pabrik dunia” doang. PKC berhasil bawa Tiongkok dari “pecundang sejarah” jadi negara yang diperhitungkan di level global. Dan di tengah semua itu, satu nama jadi simbolnya: Xi Jinping.

  • Penulis: Fajar Elang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah kemeriahan Synchronize Festival 2025 yang berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, momen emosional pun muncul di panggung Forest Stage. Ketika kolaborasi antara Kunto Aji dan YogyaKarta Hadroh Club (Y.K.H.C) membawakan lagu mereka, suasana berubah menjadi aksi solidaritas yang menggetarkan. Menjelang penutup penampilan, Kunto Aji meminta sebuah bendera Palestina dari salah satu penonton, […]

  • kanror desa sukawangi

    Desa di Bogor Mau Dilelang, Warga Panik!

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    buzzID, Bogor – Kejadian unik sekaligus bikin geleng-geleng kepala muncul dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, terancam dilelang karena sejak tahun 1980-an dijadikan jaminan utang bank oleh seorang pengusaha. Kabar ini diungkap langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Yandri […]

  • Presiden Indonesia Sukarno (kiri) sedang berbicara dengan Jenderal Suharto setelah sesi pembubaran komando Malaysia, 24 Agustus 1966, di Jakarta.

    G30S/PKI: Misteri, Narasi, dan Tafsir Sejarah Versi Anhar Gonggong

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 519
    • 0Komentar

    buzzID – Setiap September, sejarah Indonesia kembali diperdebatkan. G30S/PKI bukan sekadar catatan masa lalu, tapi jadi titik rawan politik dan identitas bangsa. Di tengah kontroversi itu, sejarawan Anhar Gonggong lewat kanal YouTube resminya mencoba membongkar ulang pertanyaan mendasar: “Benarkah peristiwa G30S/PKI itu terjadi sebagaimana kita percayai selama ini?” Jawaban Anhar lugas : ya, peristiwa itu […]

  • Ultah ke 74 Kak Seto mendaki di gunung Prau, Wonosobo, Jateng

    Menolak Tua! Kak Seto Rayakan Ultah ke-74 dengan Birthday Trip Naik Gunung Prau

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 117
    • 0Komentar

    buzzID — Usia cuma angka, buktinya psikolog anak legendaris Seto Mulyadi alias Kak Seto bikin gebrakan saat ulang tahunnya yang ke-74. Alih-alih tiup lilin di rumah atau makan bareng keluarga, Kak Seto malah pilih birthday trip debut mendaki Gunung Prau! Yes, ini adalah pendakian pertamanya seumur hidup. Postingan Instagram @kaksetosahabatanak langsung viral setelah ia menulis […]

  • Gianluigi Donnarumma akhirnya resmi meninggalkan Paris Saint-Germain dan bergabung dengan Manchester City photo_camera 1

    Donnarumma Resmi Gabung Manchester City, Era Baru Dimulai!

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    buzzID – Gianluigi Donnarumma akhirnya resmi meninggalkan Paris Saint-Germain dan bergabung dengan Manchester City pada Selasa 2 September 2025. Kiper timnas Italia itu menandatangani kontrak lima tahun dengan nilai transfer yang disebut-sebut mencapai 30 juta euro. Donnarumma akan mengenakan nomor punggung 99 di Etihad Stadium, sekaligus menutup era panjang Ederson yang memilih pindah ke Fenerbahce […]

  • Marc Marquez resmi amankan gelar Juara Dunia MotoGP 2025 di Jepang. (Foto: Michelin Sport)

    Kata Marc Marquez Usai Juara Dunia MotoGP 2025

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 109
    • 0Komentar

    buzzID – Dunia MotoGP kembali berguncang. Marc Marquez, sang “Baby Alien”, akhirnya resmi merebut gelar juara dunia MotoGP 2025 di Grand Prix Jepang. Ini bukan sekadar kemenangan biasa, ini adalah akhir dari perjalanan enam tahun penuh cedera, operasi, dan keraguan yang hampir menghentikan kariernya. Momen yang Bikin Merinding Balapan di Sirkuit Motegi berlangsung dramatis. Marquez […]

expand_less