Minggu, 15 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trending » Nasional » Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

  • account_circle Fajar Elang
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo akhirnya menanggapi sorotan publik terkait utang besar proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau WHOOSH yang dikerjakan melalui kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Dalam pernyataannya di Solo, Senin (27/10/2025), Jokowi menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk investasi strategis untuk masa depan, bukan kerugian yang harus ditakuti.

Jokowi menjelaskan bahwa pembangunan transportasi massal seperti Whoosh dilakukan untuk mengatasi persoalan kemacetan kronis yang selama ini membebani kawasan Jakarta, Jabodetabek, hingga Bandung. Ia menyebutkan, kemacetan telah menimbulkan kerugian ekonomi negara hingga ratusan triliun rupiah setiap tahunnya akibat waktu produktif yang hilang, konsumsi bahan bakar berlebih, serta meningkatnya polusi udara.

Ia menyebutkan bahwa kerugian akibat kemacetan di Jakarta saja mencapai sekitar Rp65 triliun per tahun, dan jika digabungkan dengan Jabodetabek dan Bandung, angkanya bisa lebih dari Rp100 triliun per tahun.

“Kita harus tahu masalahnya dulu. Kemacetan di Jakarta dan Bandung sudah berlangsung selama puluhan tahun. Setiap tahun negara kehilangan lebih dari Rp100 triliun karena waktu dan energi terbuang. Maka transportasi massal cepat seperti Whoosh adalah solusi, bukan beban,” ujar Jokowi.

Ia menambahkan, pembangunan moda transportasi publik tidak bisa diukur semata dari sisi keuntungan finansial. Menurutnya, manfaat sosial, lingkungan, dan efisiensi ekonomi jangka panjang jauh lebih penting. “Transportasi publik tidak bisa dihitung dengan laba, tapi dengan manfaat sosial udara lebih bersih, produktivitas meningkat, dan waktu tempuh yang lebih efisien,” tegasnya.

Pemerintahan eranya kemudian mencanangkan untuk membangun transportasi massal untuk mengurai kemacetan. Dibangunlah fasilitas kereta cepat termasuk Woosh ini.

“Untuk mengatasi itu, kemudian direncanakan, dibangun yang namanya MRT, LRT, kereta cepat . Sebelumnya lagi KRL, ada juga kereta bandara. Agar masyarakat berpindah dari transportasi pribadi, mobil atau sepeda motor ke kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL,” jelasnya.

Jokowi mencontohkan MRT Jakarta yang masih menerima subsidi sekitar Rp800 miliar per tahun. Meskipun baru beroperasi dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI, MRT telah sukses mengangkut 171 juta penumpang sejak diluncurkan. Ia meyakini bahwa subsidi tersebut akan sebanding dengan manfaat yang diberikan MRT bagi masyarakat Jakarta.

Dari sisi ekonomi, proyek Whoosh diharapkan mampu menciptakan pusat pertumbuhan baru di sepanjang koridor Jakarta–Bandung. Kawasan transit seperti Padalarang, Tegalluar, Karawang, dan Halim dirancang untuk menjadi simpul investasi baru yang dapat menumbuhkan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri lokal.

“Memindahkan orang dari mobil pribadi ke transportasi umum itu butuh proses. Mengubah karakter itu tidak gampang,” ujarnya.

Namun, Jokowi mengajak semua pihak untuk bersyukur atas adanya pergerakan positif dalam penggunaan transportasi umum.

Ia mencontohkan kereta cepat Whoosh yang telah mengangkut 12 juta orang sejak diluncurkan. Ia optimis bahwa jumlah penumpang Whoosh akan terus meningkat seiring dengan semakin baiknya layanan dan infrastruktur pendukung.

“Kereta cepat ini menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, menumbuhkan UMKM, warung-warung yang berjualan di sekitar stasiun,” katanya.

Ia juga meyakini bahwa Whoosh akan meningkatkan sektor pariwisata dan properti di Bandung dan sekitarnya. Dengan segala manfaat yang ditawarkan, Jokowi optimis bahwa kerugian Whoosh akan semakin berkurang seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang dan aktivitas ekonomi di sepanjang jalur kereta cepat.

Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa proyek Whoosh harus dilihat dalam perspektif jangka panjang sebagai warisan pembangunan nasional. “Ini bukan tentang untung atau rugi hari ini, tapi tentang warisan bagi generasi mendatang, warisan berupa efisiensi, waktu, dan kualitas hidup yang lebih baik,” pungkasnya.

  • Penulis: Fajar Elang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Deretan Aktivis, Pasutri sampai TikToker yang Terseret Kasus Demo Agustus

    Deretan Aktivis, Pasutri sampai TikToker yang Terseret Kasus Demo Agustus

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 103
    • 0Komentar

    buzzID – Akhir Agustus 2025 kemarin, Jakarta dan sekitarnya sempat panas banget. Demo besar-besaran pecah, katanya buat nyuarain keresahan rakyat, tapi versi polisi, banyak aksi yang dianggap “anarkis.” Nah, buntut dari itu, polisi langsung bergerak cepat, patroli siber rame-rame, ada ratusan akun medsos diblokir, dan belasan orang ditetapkan sebagai tersangka. Uniknya, yang kena nggak cuma […]

  • Polemik tunjangan rumah DPRD

    Polemik Tunjangan Rumah DPRD

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Di balik gedung megah parlemen daerah, ada fakta yang bikin rakyat geleng-geleng kepala, tunjangan rumah DPRD di beberapa provinsi bisa tembus Rp 70–79 juta per bulan. Angka ini bahkan menyamai tunjangan perumahan anggota DPR RI. Ongkos politik memang mahal, mungkin karena ini jadi sebanding. Menurut penelusuran buzzID, perbincangan soal tunjangan perumahan DPRD ini jadi trending […]

  • Presiden Trump resmi menandatangani perubahan nama Pentagon menjadi Department of War

    Presiden Trump Ubah Nama Pentagon Jadi Department of War

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    buzzID – Amerika Serikat lagi panas gara-gara keputusan Presiden Donald Trump yang nge-rebrand Department of Defense (DoD) jadi Department of War. Lewat perintah eksekutif, Trump ngasih lampu hijau supaya nama “War Department” bisa dipakai di komunikasi resmi, walaupun secara hukum nama resminya tetep “Defense” karena itu diatur UU sejak 1949. “Kita bukan cuma bertahan, kita […]

  • Sukatani, salah satu band yang menyatakan mundur dari event Pestapora 2025 berkaitan dengan Freeport yang menjadi sponsor

    Pestapora 2025 Kena Drama : Puluhan Band Mundur Gara-gara Sponsor Freeport

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 456
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta,. Festival musik Pestapora 2025 yang awalnya digadang-gadang jadi pesta anak muda paling meriah tahun ini, tiba-tiba diguncang drama besar. Penyebabnya adalah keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor resmi, yang memicu reaksi keras dari banyak musisi. Alhasil, puluhan band dan solois memutuskan untuk mundur dari line-up sebagai bentuk protes. Setidaknya ada 21 musisi […]

  • Jejak Korupsi Tambang, Prabowo Tinjau Smelter Timah Triliunan Sitaan Kejagung

    Jejak Korupsi Tambang, Prabowo Tinjau Smelter Timah Triliunan Sitaan Kejagung

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 97
    • 0Komentar

    buzzID – Bangka Belitung, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung smelter timah hasil sitaan Kejaksaan Agung RI Bangka Belitung. Aset ini sebelumnya terkait dengan kasus korupsi tambang timah yang menimbulkan kerugian negara fantastis, mencapai Rp 271 triliun. Prabowo menyaksikan secara langsung Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) kepada PT Timah Tbk., yang digelar di Smelter PT […]

  • Marc Marquez resmi amankan gelar Juara Dunia MotoGP 2025 di Jepang. (Foto: Michelin Sport)

    Kata Marc Marquez Usai Juara Dunia MotoGP 2025

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 84
    • 0Komentar

    buzzID – Dunia MotoGP kembali berguncang. Marc Marquez, sang “Baby Alien”, akhirnya resmi merebut gelar juara dunia MotoGP 2025 di Grand Prix Jepang. Ini bukan sekadar kemenangan biasa, ini adalah akhir dari perjalanan enam tahun penuh cedera, operasi, dan keraguan yang hampir menghentikan kariernya. Momen yang Bikin Merinding Balapan di Sirkuit Motegi berlangsung dramatis. Marquez […]

expand_less