Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Rangkaian Kasus Keracunan MBG Bikin Geger, Pemerintah Evaluasi Total

Rangkaian Kasus Keracunan MBG Bikin Geger, Pemerintah Evaluasi Total

  • account_circle Fajar Elang
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya bikin anak-anak sekolah tambah sehat, malah bikin heboh se-Indonesia. Rangkaian kasus keracunan massal terjadi hampir bersamaan di beberapa daerah mulai dari Banggai Kepulauan (Sulteng), Gunungkidul (DIY), Garut (Jabar), sampai Baubau (Sultra). Netizen ramai-ramai menuntut pemerintah lebih serius soal pengawasan kualitas makanan.

“Arahan Presiden jelas, target kita nol insiden keracunan. Semua rantai distribusi, vendor, dan pengawasan akan diperketat,” Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (18/09).

Kasus paling besar datang dari Garut, Jawa Barat, 18 September 2025, ratusan siswa juga kena imbas. Menu MBG hari itu nasi putih, ayam woku, tempe orek, lalapan sayur, dan buah stroberi. Usai menyantap makanan, puluhan siswa mulai merasakan mual, muntah, dan pusing. Beberapa harus dirujuk ke fasilitas kesehatan karena gejalanya nggak hilang. Polres Garut mencatat 194 orang siswa terdampak terdiri dari 177 siswa mengalami gejala ringan dan 19 siswa menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kadungora.

Kapolres Garut, AKB Yugi Bayu Hendarto, menyampaikan bahwa dari total korban, sebagian besar mengalami gejala ringan, sementara 19 siswa lainnya harus menjalani perawatan lebih lanjut di Puskesmas Kadungora.

“Berdasarkan data yang diterima lapangan, kasus dugaan keracunan di Kecamatan Kadungora kembali bertambah menjadi 194 siswa. Dari mereka, 177 siswa mengalami gejala ringan dan 19 orang harus menjalani rawat inap. Karena semua pelajar merasakan gejala pusing, mual, muntah sejak Selasa (16/9), ketika mengonsumsi menu disajikan di program MBG berupa nasi putih, ayam woku, tempe orek, lalapan sayur, dan buah stroberi,” katanya, Kamis (18/9).

Program MBG ini merupakan inisiatif dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al Bayyinah 2 Garut. Menu yang disajikan pada hari kejadian terdiri dari nasi putih, ayam woku, tempe orek, lalapan sayur, dan buah stroberi. Yugi menegaskan bahwa seluruh menu tersebut dikonsumsi oleh para siswa dari keempat sekolah yang ikut dalam program MBG. Tak lama setelah makan, mereka mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, dan pusing.

Data korban siswa dan sekolah :

  • 12 berasal dari MA Maarif Cilageni
  • 3 dari SMP Siti Aisyah
  • 3 dari SDN 2 Mandalasari
  • 1 dari SMA Siti Aisyah

Sehari sebelumnya, kasus siswa keracunan di Banggai Kepulauan pada Rabu (17/9) membuat heboh jagat maya. Lebih dari 250 siswa dari SD, SMP, SMA, sampai SMK dilarikan ke RSUD Trikora Salakan setelah makan paket MBG dengan lauk ikan cakalang. Suasana RSUD jadi penuh sesak, bahkan sampai harus didirikan tenda darurat di halaman buat triase pasien. Dari total 251 siswa yang dibawa, 173 sudah dipulangkan, sedangkan 78 masih dirawat di ruang observasi. Sekolah yang terdampak termasuk SDN Inpres Tompudau, SMP Negeri 1 Tinangkung, SMA Negeri 1 Tinangkung, SMK Negeri 1 Tinangkung, SDN Pembina, SDN Saiyong, dan MTs Alkhairat Salakan.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady langsung turun tangan dan janji evaluasi total mulai dari vendor penyedia makanan, sistem distribusi, sampai proses penyajian. “Keselamatan anak-anak itu prioritas utama. Kita akan pastikan evaluasi dilakukan menyeluruh supaya kejadian ini nggak terulang,” tegasnya. Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan menambahkan, “Kami sudah ambil sampel makanan, kirim ke BPOM Sulteng, dan tunggu hasil laboratorium untuk pastikan penyebab keracunan.”

Munculnya Kasus Serupa di Wilayah Lain

Secara hampir bersamaan, masalah serupa juga muncul di daerah lain. Gunungkidul, Yogyakarta melaporkan 19 siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Semin alami mual, muntah, sakit kepala, dan nyeri perut setelah makan MBG. Dinas Kesehatan Gunungkidul sudah kirim sampel nasi, ayam karage, semur tahu, tumis wortel, dan melon ke BLKK Jogja untuk diuji (17/09).

Kasus lain datang dari Baubau, Sulawesi Tenggara. Puluhan siswa SMAN 7 Baubau diduga keracunan MBG setelah menyantap ayam kuah yang baunya mulai nggak sedap. Sekolah menghentikan pembagian makanan, tapi beberapa siswa keburu makan. 27 siswa terdampak, beruntung semua sudah dipulangkan setelah perawatan medis (17/09).

Pemerintah Janji Evaluasi Bahan Baku Dapur

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya angkat bicara. Ia blak-blakan soal biang kerok, kualitas bahan baku yang kurang baik, proses pengolahan terlalu lama, distribusi yang tidak cepat dikonsumsi, hingga kondisi penerima manfaat yang mungkin sedang tidak fit. “Arahan Presiden jelas, target kita nol insiden keracunan. Semua rantai distribusi, vendor, dan pengawasan akan diperketat,” katanya. Dadan juga bilang, meski kasusnya “kecil”, dampaknya besar karena bikin kepercayaan publik ke program MBG goyah. (18/09)

Netizen nggak kalah heboh. Banyak yang khawatir dan minta hasil uji lab dan kelayakan dapur diumumkan transparan, vendor nakal dicoret, dan SOP diperketat. Ada juga yang tetap dukung MBG, bilang program ini penting buat bantu anak-anak kurang gizi, tapi pelaksanaannya harus profesional supaya kejadian kayak gini nggak terulang.

  • Penulis: Fajar Elang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Munir, peringatan 21 Tahun Menolak Lupa

    Munir, Suara yang Tak Pernah Padam

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Munir Said Thalib bukan pejabat, bukan orang kaya. Dia cuma seorang anak Malang, lahir 8 Desember 1965, yang punya satu modal penting: keberanian. Dari bangku kuliah hukum di Universitas Brawijaya, Munir udah dikenal suka “ngeyel” kalau lihat ketidakadilan. Baginya, diam sama dengan merawat kejahatan. “Kalau kita diam melihat kejahatan, maka kita sedang merawat kejahatan itu.” […]

  • Segarnya Es Teler Legenda Sinar Garut

    Segarnya Es Teler Legenda Sinar Garut

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 136
    • 0Komentar

    buzzID – Jika kamu melewati jalanan Jakarta atau jalan-jalan di kota besar, mungkin sudah sering dengar nama “Sinar Garut” di warung es, kios kecil, atau bahkan di mall. Tapi di balik nama besar itu, tersembunyi kisah panjang, bagaimana es teler yang melabeli diri menjadi Es Sinar Garut lahir, berkembang, dan harus berjuang mempertahankan identitasnya. Adalah […]

  • Fakta Terungkap, Kasus Jual Laut Desa Kohod

    Fakta Terungkap, Kasus Jual Laut Desa Kohod

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 97
    • 0Komentar

    buzzID – Berawal dari kasus pagar laut misterius di perairan Tangerang yang viral. Pagar laut itu membentang sepanjang 30,16 kilometer dari Desa Muncung hingga Pakuhaji, Tangerang, Banten dengan wujud berupa bambu yang ditancapkan di dasar laut. Hal tersebut langsung dikomentari oleh Kepala Desa Kohod, Arsin, lahan pagar laut itu dulunya adalah daratan yang digunakan untuk […]

  • Brot Jadi Orkay!

    Brot Jadi Orkay!

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kali ini Si Brot jadi orkay secara medadak, sebelumnya gaji dia cuma 3 juta per tahun. Keadaan berubah saat gajinya menjadi 3 juta perhari! 

  • Rampok Negara Katanya

    Rampok Negara Katanya

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Brot Si Bengis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sangat asikkkk, Om Wahyudin terekam melontarkan pernyataan mengenai merampok uang negara. “Aman negara Makassar kita ji, kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara, kita rampok aja uang negara ini, kan. Kita habiskan aja biar negara ini semakin miskin.” “Membawa hugel (hubungan gelap) langsung ke Makassar menggunakan uang negara, siapa ji? Wahyudin Moridu Anggota DPRD […]

  • GP Ansor Segel Kantor Bank Mega di Kota Bogor

    GP Ansor Segel Kantor Bank Mega di Kota Bogor

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Bogor menggelar aksi unjuk rasa dan melakukan penyegelan sementara terhadap Kantor Bank Mega di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Senin (20/10/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras atas dugaan penghinaan terhadap umat Islam dan Pondok Pesantren Lirboyo yang muncul dalam salah satu program tayangan di […]

expand_less