Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Nasional » Reshuffle Bikin Timeline Meledak, Bukan Drama Tapi Penyegaran

Reshuffle Bikin Timeline Meledak, Bukan Drama Tapi Penyegaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Tau nggak sih, Senin sore ini (8 September 2025) vibes timeline langsung gonjang-ganjing. Soalnya Presiden Prabowo baru aja nge-drop episode baru: reshuffle kabinet!

Scene-nya di Istana Negara, Jakarta. Yang maju ke mic bukan Presiden Prabowo langsung, tapi Mensesneg Prasetyo Hadi, ditemenin sama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yes, Teddy yang dulu jadi ajudan Prabowo pas masih Menhan, sekarang udah naik level jadi orang penting sejak Oktober 2024.

“Ini bukan drama, tapi penyegaran,” kata Prasetyo, kayak lagi nyoba nenangin audiens yang udah kaget duluan.

Menteri yang terkena reshuffle

Menteri yang terkena reshuffle.

Siapa Aja yang Kena Geser?

Lima kursi menteri resmi diganti:

  • Budi Gunawan (Menko Polhukam)

  • Sri Mulyani (Menteri Keuangan)

  • Abdul Kadir Karding (Menteri P2MI)

  • Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi)

  • Dito Ariotedjo (Menpora)

Masuk ke line-up baru ada nama-nama kayak Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan), Ferry Juliantono (Menteri Koperasi), sampai Mochamad Irfan Yusuf yang jadi Menteri Haji & Umrah, yes bro, ada kementerian baru khusus urusan haji.

Netizen Langsung Ribut

Begitu pengumuman kelar, timeline medsos auto rame. Ada yang kaget, ada yang nyindir, ada juga yang bikin meme.

  • “Sri Mulyani out? Waduh, pasar saham pasti ikut deg-degan.”

  • “Menpora ganti lagi? Olahraga makin kayak Liga Tarkam, tiap musim ganti pelatih 🤣”

  • “Menteri Haji & Umrah? Akhirnya! Biar urusan jamaah nggak ribet lagi, respect.”

Reshuffle kali ini bener-bener kayak plot twist serial yang tiap episodenya bikin penasaran. Netizen sih udah siap nunggu season berikutnya, kapan lagi bakal ada ganti pemain lagi.

Kenapa Bisa Ada Reshuffle?

Mensesneg Prasetyo Hadi langsung buka suara. Katanya, reshuffle ini murni hasil evaluasi rutin Presiden. Jadi bukan tiba-tiba aja.

“Atas berbagai masukan dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini… Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih.”
— Prasetyo Hadi, Senin (8/9/2025), Istana Negara

Soal Sri Mulyani, Prasetyo juga tegasin:

“Bukan mundur, bukan dicopot. Ini memang hak prerogatif Presiden… hasil pertimbangan yang banyak.”
— Prasetyo Hadi, Senin (8/9/2025), Istana Negara

Presiden Prabowo ungkapkan rasa duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan dalam aksi demo silam.

Presiden Prabowo ungkapkan rasa duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan dalam aksi demo silam.

Demo Rusuh Jadi Pemicu?

Tapi kalau dilihat dari context, reshuffle ini muncul setelah gelombang demo besar soal tunjangan DPR. Demo itu chaos banget, bahkan ada korban jiwa termasuk seorang ojol bernama Affan.

Sri Mulyani juga sempat jadi sasaran, rumahnya dijarah pas kerusuhan. Menurut Adi Prayitno, ini jelas bikin reshuffle makin relevan.

Pengamat politik Adi Prayitno juga baca situasi ini sebagai reaksi langsung:

“Reshuffle ini erat kaitannya dengan dinamika politik dan sosial: demo, kekisruhan, bahkan aksi anarkis. Semuanya mendorong presiden buat evaluasi banget kabinetnya.”
— Adi Prayitno, Beritasatu TV (8/9/2025)

Di sisi lain, pasar langsung respon. Menurut Reuters:

  • IHSG turun sekitar 1,3%

  • Rupiah malah sempat menguat 0,7% (tertinggi dalam 2 bulan terakhir)

Kenapa gitu? Karena sosok Sri Mulyani selama ini dianggap penjaga disiplin fiskal. Investor masih harap penggantinya bisa jaga kepercayaan.

Jadi Intinya

Reshuffle ini:

  • Alasan resmi: evaluasi kinerja menteri oleh Presiden.

  • Faktor tak resmi: tekanan sosial-politik gara-gara demo & krisis kepercayaan publik.

  • Dampak nyata: bikin pasar goyang, tapi juga nunjukin Prabowo ambil sikap tegas.

Sepertinya, dari sini bisa dilihat reshuffle bukan cuma soal ganti orang, tapi juga strategi Presiden buat jaga stabilitas politik & ekonomi di tengah gejolak.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • 251 siswa keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kec. Tinangkung, Kota Salakan, Sulawesi Tengah. (Istimewa)

    Rangkaian Kasus Keracunan MBG Bikin Geger, Pemerintah Evaluasi Total

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 80
    • 0Komentar

    buzzID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya bikin anak-anak sekolah tambah sehat, malah bikin heboh se-Indonesia. Rangkaian kasus keracunan massal terjadi hampir bersamaan di beberapa daerah mulai dari Banggai Kepulauan (Sulteng), Gunungkidul (DIY), Garut (Jabar), sampai Baubau (Sultra). Netizen ramai-ramai menuntut pemerintah lebih serius soal pengawasan kualitas makanan. “Arahan Presiden jelas, target kita […]

  • Drama Petang di Taman karya Iwan Simatupang

    Petang di Taman: Ketika Naskah Avant-Garde Iwan Simatupang Bertemu Distopia Modern

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    buzzID, Jakarta– Anteater, sebuah laboratorium untuk eksperimen karya, pada tahun ini mempersembahkan pementasan teater dengan judul “Petang di Taman: Sepenggal Filsafat Iseng”. Pertunjukan ini merupakan reinterpretasi kontemporer dari naskah avant-garde legendaris karya maestro sastra Indonesia, Iwan Simatupang, yang ditulis pada tahun 1966. Naskah orisinal “Petang di Taman” mengisahkan sebuah taman yang menjadi saksi pertemuan empat […]

  • Menhut Raja Juli Antoni bermain domino

    Domino Lobby

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Brot Si Bengis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Domino itu permainan klasik yang udah mendunia, tapi tetap asik dimainkan sampai sekarang. Intinya, domino pake keping-keping kecil berbentuk persegi panjang yang biasanya disebut “balok” atau “batu”. Tiap keping punya dua sisi dengan titik-titik (kayak dadu), mulai dari kosong sampai enam, bahkan ada versi lain yang lebih gede kayak “double nine” atau “double twelve”. Cara […]

  • Hasil Prompt olah digital Keychain AI viral

    Viral, Cara Buat Miniatur Keychain Ultra Realistic dari Gemini AI

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    buzzID – Dunia kreatif digital makin liar aja, bro! Kali ini netizen lagi rame ngebahas trik bikin miniatur keychain ultra realistic yang keliatan kayak collectible premium, tapi sebenernya hasil render dari Gemini AI. Tutorialnya pertama kali dishare sama akun @digitative.id di Threads, dan langsung jadi obrolan karena hasilnya detail parah, kayak beneran difoto di studio. […]

  • Barang bukti Rp204 miliar kasus pembobolan rekening dormant. (HukamaNews.com)

    Sindikat Bobol Rekening Dormant Gasak Rp204 Miliar dalam 17 Menit, Struktur Cluster Terungkap

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 101
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta, Kasus pembobolan rekening dormant (rekening tidak aktif) BNI di Jawa barat senilai Rp204 miliar jadi sorotan besar dunia perbankan. Hanya dalam waktu 17 menit, sindikat terorganisir berhasil menguras dana ratusan miliar dengan modus penyamaran sebagai Satgas Kementerian. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf, menjelaskan para pelaku membagi […]

  • Tayangan Trans7 Soal Santri Picu Gelombang Protes

    Tayangan Trans7 Soal Santri Picu Gelombang Protes

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Oktober 2025 — Program Xpose Uncensored yang ditayangkan Trans7 pada awal pekan ini memicu reaksi keras dari kalangan pesantren di berbagai daerah. Tayangan yang membahas tradisi penghormatan santri terhadap kiai dinilai menyinggung nilai-nilai luhur kehidupan pesantren, terutama Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri. Kontroversi bermula pada 13 Oktober 2025, saat segmen tersebut ditayangkan dalam […]

expand_less