Rabu, 10 Jun 2026
light_mode
Beranda » Sport » Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Mimpi Timnas Indonesia menatap panggung Piala Dunia 2026 kandas pahit ketika mereka tunduk 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, dini hari Minggu (12 Oktober 2025). Gol tunggal dari Zidane Iqbal cukup memupus harapan Garuda setelah melewati lini belakang yang rapuh dan salah satu sorotan tajam jatuh kepada bek muda, Rizky Ridho, yang dianggap melakukan blunder fatal dalam proses terjadinya gol itu.

Ridho, yang tampil sebagai starter dan salah satu pemain paling berpengalaman di skuad muda Indonesia, menguasai bola terlalu lama di area pertahanannya sekitar menit ke-75. Dalam tekanan pemain Irak, ia kehilangan kontrol, memberikan ruang untuk serangan cepat, dan kemudian umpan salahnya memungkinkan lawan menerobos lini belakang. Kesalahan ini kemudian dimanfaatkan untuk membangun peluang yang berujung ke gawang gol penentu kekalahan.

Kekalahan tipis 0-1 dari Irak menjadi akhir dari perjalanan panjang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, menjadi momen pahit bagi seluruh pemain dan pendukung Tanah Air. Gol tunggal Irak dicetak oleh Zidane Iqbal, pemain muda yang memanfaatkan kesalahan di lini belakang Indonesia. Hasil tersebut membuat Indonesia menutup babak keempat sebagai juru kunci Grup B tanpa satu pun poin, mengakhiri mimpi besar tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.

Suasana laga Timnas Indonesia vs irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram/iraqnt_en)

Tim Merah Putih sebenarnya tampil lebih dominan di laga ini dengan 56 persen penguasaan bola dibanding Irak yang hanya 44 persen. Indonesia juga lebih banyak melepas tembakan dengan sembilan percobaan dengan Irak hanya tujuh sepakan.

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi juru kunci Grup B dengan nol poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, tim asuhan Patrick Kluivert juga harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2-3. Hasil tersebut menutup peluang Garuda untuk bersaing merebut posisi juara grup yang menjadi tiket langsung ke Piala Dunia 2026.

Meski begitulah narasi yang banyak dikedepankan media dan pengamat, catatan statistik tidak sepenuhnya menghitamkan performanya. Dalam pertandingan itu, Ridho tercatat memiliki 14 kontribusi defensif termasuk tekel, sapuan, intersep, blok, dan upaya penyelamatan. Meskipun blunder itu memicu gol Irak, kontribusinya tak bisa diabaikan. Statistik defensifnya tetap kuat.Namun dalam sepak bola, satu momen kecil bisa menutupi kerja keras 90 menit.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Ridho menulis pesan yang penuh makna dan menggugah emosi. Ia membagikan potret perjalanan Timnas Indonesia sejak babak awal kualifikasi hingga laga terakhir melawan Irak.

“Perjalanan panjang ini harus terhenti sebelum waktunya, tidak seperti harapan dan mimpi kita semua. Sampai di titik ini tidaklah mudah, tapi kami selalu berusaha memberikan segalanya untuk negeri ini,” tulis Ridho.

“Perjalanan yang sangat panjang ini harus berhenti, tidak sesuai dengan harapan dan mimpi kita semua. … Mohon maaf, kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua.” Rizky Ridho.

Keunggulan Irak dengan skor 1-0 pun bertahan hingga laga usai sekaligus memupus harapan Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Indonesia kini terpuruk di dasar klasemen Grup B tanpa perolehan poin setelah menelan dua kekalahan beruntun. Sebelum takluk dari Irak, tim Merah Putih kalah 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi.

Alhasil puncak klasemen dipimpin Arab Saudi yang unggul produktivitas gol dari Irak. Posisi juara grup akan ditentukan saat Arab Saudi bersua Irak pada Selasa nanti (14/10).

4 Blunder Timnas Indonesia di Babak 4: Kluivert hingga Rizky Ridho

Timnas Indonesia jadi juru kunci klasemen Grup B usai kalah dari Irak. (REUTERS/Stringer)

Dirangkum dari CNN Indonesia, ada detail-detail dalam permainan yang membuat Timnas Indonesia kalah dalam dua laga krusial pada fase keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

1. Patrick Kluivert

Kluivert langsung mendapat sorotan tajam setelah Timnas Indonesia kalah dari Arab Saudi. Penentuan pemain jadi pangkal masalah.

Menempatkan Yakob Sayuri sebagai full back membuat orang-orang ‘tak habis pikir’. Yakob yang biasa menjadi gelandang sayap atau penyerang sayap ditugaskan menjadi salah satu dari kuartet lini pertahanan.

Pemain Malut United itu sempat beberapa kali menjadi bek, namun wing back bukan full back. Posisi wing back masih cenderung aman apabila ditinggal sang pemain maju menyerang karena biasanya wing back digunakan dalam formasi 3-5-2 yang bisa bertansformasi menjadi 5-3-2.

Selain itu Kluivert juga dianggap melakukan blunder ketika memainkan Marc Klok dan Beckham Putra Nugraha. Penilaian Kluivert terhadap dua pemain itu dipandang tak tepat.

Selain itu Kluivert pun disorot karena tetap memainkan Marc hingga 90 menit. Padahal eks pemain PSM ini jauh berada di bawah performa terbaik saat menghadapi Green Falcons.

2. Yakob Sayuri

Saudara kembar Yance Sayuri ini melakukan kesalahan menarik jersey lawan di kotak 16. Kesalahan tersebut berakibat fatal lantaran berbuntut penalti untuk Arab Saudi. Yakob agak gagap menjalani peran baru sebagai full back lantaran terbiasa aktif menyerang sebagai winger.

3. Marc Klok

Keberadaan Marc di lini tengah skuad Garuda tidak mendapat apresiasi positif karena kualitas permainan gelandang Persib ini tidak optimal. Marc tidak dapat menjaga alur distribusi bola sehingga gagal menjadi penyambung permainan antara lini belakang dan depan. Sebuah kesalahan dalam membuang bola yang berujung gol Saudi pun jadi nilai minus pemain 32 tahun ini.

4. Rizky Ridho

Kerap mendapat sanjungan lantaran performa apik nan elegan saat membela Timnas Indonesia, Ridho membuat kesalahan saat melawan Irak. Bola yang hilang dari kakinya kemudian mengawali serangan Irak yang berujung gol. Kendati bek Persija ini tampil cukup baik di sisa laga, namun keteledoran yang menjadi titik awal gol Irak harus menjadi evaluasi demi karier yang gemilang di masa depan.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Ilustrasi Gus Baha

    Maulid Nabi : Ngaji Santuy, Logika Jalan Resep Gus Baha Biar Iman Awet

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 114
    • 0Komentar

    buzzID – Kalau dengerin Gus Baha ceramah, pasti rasanya kayak nongkrong sama temen lama: santai, kocak, tapi isinya dalam banget. Di acara Maulid & Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan (01/09), beliau ngejelasin hal penting soal bagaimana mensifati Rasulullah SAW dengan cara yang nggak biasa. Menurut Gus Baha, Rasulullah itu justru sengaja nunjukin sisi manusianya. Beliau […]

  • Valentino Rossi tiba di Jakarta. Foto: Dok. Pertamina Lubricants

    Valentino Rossi Tiba di Jakarta

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    buzzID — Jakarta, Legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, akhirnya menginjakkan kaki lagi di Indonesia jelang gelaran MotoGP Mandalika 2025, 3–5 Oktober mendatang. Setelah sebelumnya sering absen saat timnya bertanding di Indonesia, kini Rossi hadir langsung untuk menyapa fans dan ikut meramaikan suasana pra-pertandingan. Bersama anak buahnya dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yaitu Fabio Di […]

  • Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah kemeriahan Synchronize Festival 2025 yang berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, momen emosional pun muncul di panggung Forest Stage. Ketika kolaborasi antara Kunto Aji dan YogyaKarta Hadroh Club (Y.K.H.C) membawakan lagu mereka, suasana berubah menjadi aksi solidaritas yang menggetarkan. Menjelang penutup penampilan, Kunto Aji meminta sebuah bendera Palestina dari salah satu penonton, […]

  • Aksi Demo Meluas

    Aksi Demo Meluas

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DEMONSTRASI besar-besaran di berbagai daerah terus terjadi sejak Senin, 25 Agustus 2025. Unjuk rasa yang semula memprotes besaran tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan di berbagai lokasi di Indonesia.  Senin, 25 Agustus 2025  Seruan demo 25 Agustus itu pertama kali muncul lewat pesan berantai dari grup percakapan Whatsapp juga media sosial. Ajakan dari kelompok yang […]

  • Selamat Hari Batik Nasional 2025

    Selamat Hari Batik Nasional 2025

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 106
    • 0Komentar

    buzzID — Hari ini, 2 Oktober 2025, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Bukan sekadar seremoni, hari ini jadi momen untuk menegaskan bahwa batik bukan hanya kain semata, tapi identitas budaya yang mesti dijaga dan dihargai. Peringatan Hari Batik Nasional berakar dari pengakuan UNESCO terhadap batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Pada 2 Oktober […]

  • iPhone 17 akan segera hadir di indonesia.

    iPhone 17 Series Resmi Masuk Indonesia, Siap Jadi Incaran Oktober 2025

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    buzzID – Pecinta gadget, waktunya senyum lebar! Setelah berbulan-bulan jadi bahan gosip di forum dan medsos, iPhone 17 Series akhirnya dapat restu resmi buat dijual di Indonesia. Apple sukses menyelesaikan semua proses legalitas penting, mulai dari sertifikasi TKDN 40% yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian pada 11 September 2025, hingga sertifikasi Postel (Komdigi) yang diterbitkan pada 18 […]

expand_less