Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Beranda » Sport » Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Mimpi Timnas Indonesia menatap panggung Piala Dunia 2026 kandas pahit ketika mereka tunduk 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, dini hari Minggu (12 Oktober 2025). Gol tunggal dari Zidane Iqbal cukup memupus harapan Garuda setelah melewati lini belakang yang rapuh dan salah satu sorotan tajam jatuh kepada bek muda, Rizky Ridho, yang dianggap melakukan blunder fatal dalam proses terjadinya gol itu.

Ridho, yang tampil sebagai starter dan salah satu pemain paling berpengalaman di skuad muda Indonesia, menguasai bola terlalu lama di area pertahanannya sekitar menit ke-75. Dalam tekanan pemain Irak, ia kehilangan kontrol, memberikan ruang untuk serangan cepat, dan kemudian umpan salahnya memungkinkan lawan menerobos lini belakang. Kesalahan ini kemudian dimanfaatkan untuk membangun peluang yang berujung ke gawang gol penentu kekalahan.

Kekalahan tipis 0-1 dari Irak menjadi akhir dari perjalanan panjang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, menjadi momen pahit bagi seluruh pemain dan pendukung Tanah Air. Gol tunggal Irak dicetak oleh Zidane Iqbal, pemain muda yang memanfaatkan kesalahan di lini belakang Indonesia. Hasil tersebut membuat Indonesia menutup babak keempat sebagai juru kunci Grup B tanpa satu pun poin, mengakhiri mimpi besar tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.

Suasana laga Timnas Indonesia vs irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram/iraqnt_en)

Tim Merah Putih sebenarnya tampil lebih dominan di laga ini dengan 56 persen penguasaan bola dibanding Irak yang hanya 44 persen. Indonesia juga lebih banyak melepas tembakan dengan sembilan percobaan dengan Irak hanya tujuh sepakan.

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi juru kunci Grup B dengan nol poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, tim asuhan Patrick Kluivert juga harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2-3. Hasil tersebut menutup peluang Garuda untuk bersaing merebut posisi juara grup yang menjadi tiket langsung ke Piala Dunia 2026.

Meski begitulah narasi yang banyak dikedepankan media dan pengamat, catatan statistik tidak sepenuhnya menghitamkan performanya. Dalam pertandingan itu, Ridho tercatat memiliki 14 kontribusi defensif termasuk tekel, sapuan, intersep, blok, dan upaya penyelamatan. Meskipun blunder itu memicu gol Irak, kontribusinya tak bisa diabaikan. Statistik defensifnya tetap kuat.Namun dalam sepak bola, satu momen kecil bisa menutupi kerja keras 90 menit.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Ridho menulis pesan yang penuh makna dan menggugah emosi. Ia membagikan potret perjalanan Timnas Indonesia sejak babak awal kualifikasi hingga laga terakhir melawan Irak.

“Perjalanan panjang ini harus terhenti sebelum waktunya, tidak seperti harapan dan mimpi kita semua. Sampai di titik ini tidaklah mudah, tapi kami selalu berusaha memberikan segalanya untuk negeri ini,” tulis Ridho.

“Perjalanan yang sangat panjang ini harus berhenti, tidak sesuai dengan harapan dan mimpi kita semua. … Mohon maaf, kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua.” Rizky Ridho.

Keunggulan Irak dengan skor 1-0 pun bertahan hingga laga usai sekaligus memupus harapan Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Indonesia kini terpuruk di dasar klasemen Grup B tanpa perolehan poin setelah menelan dua kekalahan beruntun. Sebelum takluk dari Irak, tim Merah Putih kalah 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi.

Alhasil puncak klasemen dipimpin Arab Saudi yang unggul produktivitas gol dari Irak. Posisi juara grup akan ditentukan saat Arab Saudi bersua Irak pada Selasa nanti (14/10).

4 Blunder Timnas Indonesia di Babak 4: Kluivert hingga Rizky Ridho

Timnas Indonesia jadi juru kunci klasemen Grup B usai kalah dari Irak. (REUTERS/Stringer)

Dirangkum dari CNN Indonesia, ada detail-detail dalam permainan yang membuat Timnas Indonesia kalah dalam dua laga krusial pada fase keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

1. Patrick Kluivert

Kluivert langsung mendapat sorotan tajam setelah Timnas Indonesia kalah dari Arab Saudi. Penentuan pemain jadi pangkal masalah.

Menempatkan Yakob Sayuri sebagai full back membuat orang-orang ‘tak habis pikir’. Yakob yang biasa menjadi gelandang sayap atau penyerang sayap ditugaskan menjadi salah satu dari kuartet lini pertahanan.

Pemain Malut United itu sempat beberapa kali menjadi bek, namun wing back bukan full back. Posisi wing back masih cenderung aman apabila ditinggal sang pemain maju menyerang karena biasanya wing back digunakan dalam formasi 3-5-2 yang bisa bertansformasi menjadi 5-3-2.

Selain itu Kluivert juga dianggap melakukan blunder ketika memainkan Marc Klok dan Beckham Putra Nugraha. Penilaian Kluivert terhadap dua pemain itu dipandang tak tepat.

Selain itu Kluivert pun disorot karena tetap memainkan Marc hingga 90 menit. Padahal eks pemain PSM ini jauh berada di bawah performa terbaik saat menghadapi Green Falcons.

2. Yakob Sayuri

Saudara kembar Yance Sayuri ini melakukan kesalahan menarik jersey lawan di kotak 16. Kesalahan tersebut berakibat fatal lantaran berbuntut penalti untuk Arab Saudi. Yakob agak gagap menjalani peran baru sebagai full back lantaran terbiasa aktif menyerang sebagai winger.

3. Marc Klok

Keberadaan Marc di lini tengah skuad Garuda tidak mendapat apresiasi positif karena kualitas permainan gelandang Persib ini tidak optimal. Marc tidak dapat menjaga alur distribusi bola sehingga gagal menjadi penyambung permainan antara lini belakang dan depan. Sebuah kesalahan dalam membuang bola yang berujung gol Saudi pun jadi nilai minus pemain 32 tahun ini.

4. Rizky Ridho

Kerap mendapat sanjungan lantaran performa apik nan elegan saat membela Timnas Indonesia, Ridho membuat kesalahan saat melawan Irak. Bola yang hilang dari kakinya kemudian mengawali serangan Irak yang berujung gol. Kendati bek Persija ini tampil cukup baik di sisa laga, namun keteledoran yang menjadi titik awal gol Irak harus menjadi evaluasi demi karier yang gemilang di masa depan.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Gaza makin menderita

    Virus Baru Mematikan Mewabah di Gaza, RS Kewalahan Tangani Pasien

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta – Virus baru dengan gejala disebut mirip COVID-19 dilaporkan menyebar cepat di Gaza, Palestina. Penyakit ini terbukti lebih mematikan, karena meluasnya kekurangan gizi, kelaparan, serta blokade yang terus berlangsung membuat daya tahan tubuh warga sangat lemah. Pejabat kesehatan di Gaza melaporkan infeksi meningkat setiap hari, membuat rumah sakit kewalahan dan tidak mampu menangani lonjakan […]

  • iphone Fold

    Mau iPhone Lipat? Siapin Duit Setara Motor N-Max Bro!

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Apple akhirnya resmi ikutan tren HP lipat yang udah duluan dimonopoli Samsung. Katanya, desain iPhone lipat pertama bakal mirip banget sama Galaxy Z Fold, model lipat buku gitu. Pas ditutup ukurannya sekitar 5,5 inci, tapi pas dibuka bisa melebar jadi 7,8 inci kayak mini iPad. Layarnya udah pake Ultra Thin Glass biar mulus tanpa garis […]

  • Che Guevara: 58 Tahun Setelah Peluru di La Higuera, Api Revolusi Itu Belum Padam

    Che Guevara: 58 Tahun Setelah Peluru di La Higuera, Api Revolusi Itu Belum Padam

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Pagi di La Higuera, Bolivia, 9 Oktober 1967, udara dingin menembus dinding sekolah tua yang dijadikan markas tentara. Di ruang kecil itu, seorang tawanan berdiri tegap meski tubuhnya babak belur. Namanya Ernesto “Che” Guevara. Wajahnya penuh luka, tapi sorot matanya masih menyala. Beberapa menit kemudian, peluru menembus dadanya. “Aku tahu kau datang untuk membunuhku,” katanya […]

  • Photo of Lighthouse, 2025/ Alamy

    Banksy, Seniman Misterius yang Terus Bikin Dunia Seni Geger

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 144
    • 0Komentar

    buzzID — Nama Banksy selalu bikin heboh setiap kali karyanya muncul di tembok, papan jalan, atau bahkan balai lelang. Bukan cuma karena muralnya keren, tapi karena dia selalu berhasil bikin orang mikir. Dia misterius, nggak pernah mau buka identitas, tapi pesan-pesannya lantang: tentang perang, kapitalisme, kemanusiaan, sampai protes sosial. Di era sekarang, semua hal jadi […]

  • Jelang Tayang di AS, Demon Slayer: Infinity Castle Rilis Trailer lagi

    Jelang Tayang di AS, Demon Slayer: Infinity Castle Rilis Trailer lagi

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta – Movie Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle segera menyapa penonton di AS. Teaser terbaru pun dirilis yang ungkap alasan sebenarnya dari Shinobu Kocho bisa jadi Hashira Serangga. Teaser yang diposting sebagai bagian dari kampanye promosi. Di trailer pertamanya, ada dua pertempuran besar terungkap buat ngelawan Iblis Upper Moon Tingkat Dua dan Tiga, ada Tanjiro Kamado dan Giyu […]

  • iPhone 17 akan segera hadir di indonesia.

    iPhone 17 Series Resmi Masuk Indonesia, Siap Jadi Incaran Oktober 2025

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    buzzID – Pecinta gadget, waktunya senyum lebar! Setelah berbulan-bulan jadi bahan gosip di forum dan medsos, iPhone 17 Series akhirnya dapat restu resmi buat dijual di Indonesia. Apple sukses menyelesaikan semua proses legalitas penting, mulai dari sertifikasi TKDN 40% yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian pada 11 September 2025, hingga sertifikasi Postel (Komdigi) yang diterbitkan pada 18 […]

expand_less