Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Beranda » Trending » Daerah » Dedi Mulyadi : “Bebasin Dong Mahasiswa yang Nggak Kriminal!”

Dedi Mulyadi : “Bebasin Dong Mahasiswa yang Nggak Kriminal!”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lagi jadi omongan, bukan cuma karena statementnya yang nyentuh soal mahasiswa ditahan, tapi juga cara dia nge-handle aspirasi anak muda. Setelah demo 29–31 Agustus yang bikin 147 mahasiswa ditangkap (37 di antaranya masih di bawah umur), Dedi langsung ngegas minta Kapolda Jabar ngebebasin mereka yang nggak terbukti kriminal. “Kalau cuma teriak-teriak, itu bagian ekspresi. Tapi kalau beneran kriminal kayak bawa senjata atau narkoba, itu lain cerita,” tegasnya. Ucapan Dedi soal “kasihan ibunya di rumah” bikin banyak orang ngeh kalau di balik kasus hukum, ada rasa kemanusiaan yang nggak boleh dilupain.

Isu ini makin rame karena publik memang nungguin kepastian: apakah mahasiswa yang hanya ikut demo bakal segera bebas? Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan bilang kasus masih diproses, tapi pihaknya terbuka buat klarifikasi. Artinya, desakan dari Gubernur bisa jadi pressure moral ke aparat supaya adil. Dari sini keliatan positioning Dedi: dia coba berdiri di tengah, antara menjaga ketertiban dan tetap dengerin suara anak muda.

Bukan cuma ngomong doang, Dedi juga langsung aksi dengan memfasilitasi dialog terbuka antara mahasiswa BEM dan DPRD Jabar. Awalnya forum digelar di halaman Gedung Sate, Rabu (3/9). Tapi baru sejam, mahasiswa ngeluh kepanasan. Alih-alih cuek, Dedi langsung gercep: “Ya udah ayo kita pindah ke dalam.” Forum pun geser ke dalam gedung, suasana adem, dan diskusi lanjut lebih kondusif. Simpel tapi meaningful, karena menunjukkan kalau ruang aspirasi bisa diciptakan tanpa harus panas-panasan atau ricuh.

Di dalam forum, Dedi pastiin pimpinan DPRD dan ketua fraksi hadir biar mahasiswa bisa nyampein ide secara langsung. Presiden Mahasiswa Unisba, Kamal Rahmatullah, bahkan bilang siap bawa naskah kajian yang berisi solusi konkret buat masalah masyarakat. Dia juga ngajak kampus lain ikut gabung biar suara mahasiswa makin solid. Dedi percaya dengan cara ini, nggak ada lagi penyusup yang bikin onar dengan molotov atau petasan. Jadi bukan cuma teriak di jalan, tapi ada dialog nyata yang bisa jadi jembatan solusi antara mahasiswa, dewan, dan pemerintah.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Program Prabowo-Gibran hadir di Bioskop.

    Viral Video Program Prabowo Tayang di Bioskop, Warganet Heboh

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 221
    • 0Komentar

    buzzID — Lagi nonton film di bioskop, eh tiba-tiba yang muncul di layar bukan trailer film Marvel atau horor lokal, tapi video berisi capaian Presiden Prabowo Subianto. Cuplikannya menampilkan data produksi beras nasional, program makan gratis, sampai koperasi desa. Gak heran kalau video ini langsung jadi bahan obrolan netizen di medsos. “Sepanjang tidak melanggar aturan […]

  • Harga emas lagi jadi bahan gosip panas di pasar global maupun Indonesia. photo_camera 1

    Harga Emas Pecah Rekor Dunia, Antam Masih Tembus Rp 2 Jutaan

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    buzzID – Harga emas lagi jadi bahan gosip panas di pasar global maupun Indonesia. Per 2 September 2025, harga spot emas dunia tembus di level 3.475 dolar AS per ons, mendekati rekor tertinggi baru, sementara kontrak Oktober di India udah nyampe ₹104.724 per 10 gram. Analis bahkan bilang masih ada peluang harga emas ngegas sampai […]

  • Che Guevara: 58 Tahun Setelah Peluru di La Higuera, Api Revolusi Itu Belum Padam

    Che Guevara: 58 Tahun Setelah Peluru di La Higuera, Api Revolusi Itu Belum Padam

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Pagi di La Higuera, Bolivia, 9 Oktober 1967, udara dingin menembus dinding sekolah tua yang dijadikan markas tentara. Di ruang kecil itu, seorang tawanan berdiri tegap meski tubuhnya babak belur. Namanya Ernesto “Che” Guevara. Wajahnya penuh luka, tapi sorot matanya masih menyala. Beberapa menit kemudian, peluru menembus dadanya. “Aku tahu kau datang untuk membunuhku,” katanya […]

  • Ukir Sejarah, ”De Facto” PBB Akui Kemerdekaan Palestina

    Ukir Sejarah, ”De Facto” PBB Akui Kemerdekaan Palestina

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 104
    • 0Komentar

    buzzID – New York, Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 jadi salah satu forum paling panas tahun ini. Isunya bukan lagi sekadar wacana, tapi desakan nyata: apakah dunia siap mendorong solusi dua negara sebagai jalan damai Palestina–Israel? Sebanyak 142 dari 193 negara anggota PBB mengakui kemerdekaan Palestina. Ini cerminan moral dan kenyataan dalam tubuh Perserikatan […]

  • Keterangan Pers di Kantor Presiden

    Reshuffle Bikin Timeline Meledak, Bukan Drama Tapi Penyegaran

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    buzzID – Tau nggak sih, Senin sore ini (8 September 2025) vibes timeline langsung gonjang-ganjing. Soalnya Presiden Prabowo baru aja nge-drop episode baru: reshuffle kabinet! Scene-nya di Istana Negara, Jakarta. Yang maju ke mic bukan Presiden Prabowo langsung, tapi Mensesneg Prasetyo Hadi, ditemenin sama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yes, Teddy yang dulu jadi ajudan […]

  • Segarnya Es Teler Legenda Sinar Garut

    Segarnya Es Teler Legenda Sinar Garut

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 151
    • 0Komentar

    buzzID – Jika kamu melewati jalanan Jakarta atau jalan-jalan di kota besar, mungkin sudah sering dengar nama “Sinar Garut” di warung es, kios kecil, atau bahkan di mall. Tapi di balik nama besar itu, tersembunyi kisah panjang, bagaimana es teler yang melabeli diri menjadi Es Sinar Garut lahir, berkembang, dan harus berjuang mempertahankan identitasnya. Adalah […]

expand_less