Senin, 6 Apr 2026
light_mode
Beranda » Society » Icon » Munir, Suara yang Tak Pernah Padam

Munir, Suara yang Tak Pernah Padam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Munir Said Thalib bukan pejabat, bukan orang kaya. Dia cuma seorang anak Malang, lahir 8 Desember 1965, yang punya satu modal penting: keberanian. Dari bangku kuliah hukum di Universitas Brawijaya, Munir udah dikenal suka “ngeyel” kalau lihat ketidakadilan. Baginya, diam sama dengan merawat kejahatan.

“Kalau kita diam melihat kejahatan, maka kita sedang merawat kejahatan itu.” – Munir

Setelah lulus, Munir gabung dengan LBH Malang. Dari situ, dia turun langsung dampingin rakyat kecil: buruh, petani, sampai korban penggusuran. Keberaniannya makin kelihatan di era reformasi 1998. Dia ikut membongkar kasus penculikan aktivis dan bahkan mendirikan KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), organisasi yang sampai sekarang masih jadi benteng isu HAM.

“Munir itu sederhana, gampang ketawa, tapi kalau soal prinsip, dia keras. Dia berani ngomong apa yang orang lain takut ungkap.” Usman Hamid.

Munir memang santai, tapi suaranya bikin penguasa gelisah.

Menolak Lupa, Peringatan 21 Tahun Wafatnya Munir

Menolak Lupa, Peringatan 21 Tahun Wafatnya Munir.

Perjalanan Terakhir: Racun di Langit

Tahun 2004, Munir dapat beasiswa ke Belanda. Tapi perjalanan itu berubah jadi tragedi. Tanggal 7 September 2004, Munir terbang dengan Garuda Indonesia menuju Amsterdam via Singapura. Di tengah penerbangan, dia sakit parah dan akhirnya meninggal.

Autopsi Belanda menemukan racun arsenik dosis tinggi di tubuhnya. Dunia gempar. Indonesia berduka. Seorang pembela HAM yang paling lantang justru dibungkam di udara.

Nama Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot Garuda, ikut terseret. Pollycarpus disebut ada dalam penerbangan itu padahal bukan jadwalnya. Akhirnya, ia divonis bersalah dan dipenjara. Tapi publik yakin cerita ini belum selesai, ada “aktor besar” yang nggak pernah benar-benar tersentuh hukum.

Misteri dan Peringatan Setiap Tahun

Setelah keluar penjara, Pollycarpus sempat hidup jauh dari sorotan. Hingga tahun 2020, ia meninggal karena sakit di usia 59 tahun. Kepergiannya bikin misteri makin pekat. Banyak yang percaya, sebagian kebenaran ikut terkubur bersama dirinya.

Sementara itu, wafatnya Munir yang jatuh pada 7 September 2004 selalu diperingati setiap tahun. Artinya, tahun 2025 ini genap 21 tahun sejak Munir pergi. Dua dekade lebih sudah berlalu, tapi pertanyaan “siapa dalang utama pembunuhan Munir?” masih menggantung di udara.

“Saya lebih baik mati demi prinsip, daripada hidup dalam penindasan.” – Munir

Kalimat itu kini jadi semacam lilin abadi yang tiap tahun dinyalakan lagi dalam peringatan wafatnya. Dari jalan-jalan kecil di Malang, kantor KontraS di Jakarta, sampai ruang-ruang diskusi anak muda, nama Munir terus dipanggil.

Warisan Buat Generasi Muda

Munir mungkin udah nggak ada, tapi semangatnya tetap menyala. Setiap kali tanggal 7 September datang, kita diingatkan kalau kebebasan dan keadilan nggak pernah datang gratis. Ada yang sudah mengorbankan nyawanya supaya suara rakyat kecil nggak hilang.

Peringatan 21 tahun wafatnya Munir bukan cuma soal mengenang, tapi juga soal menjaga api perjuangan: jangan diam, karena diam artinya merawat kejahatan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Segarnya Es Teler Legenda Sinar Garut

    Segarnya Es Teler Legenda Sinar Garut

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 139
    • 0Komentar

    buzzID – Jika kamu melewati jalanan Jakarta atau jalan-jalan di kota besar, mungkin sudah sering dengar nama “Sinar Garut” di warung es, kios kecil, atau bahkan di mall. Tapi di balik nama besar itu, tersembunyi kisah panjang, bagaimana es teler yang melabeli diri menjadi Es Sinar Garut lahir, berkembang, dan harus berjuang mempertahankan identitasnya. Adalah […]

  • Brot Jadi Orkay!

    Brot Jadi Orkay!

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kali ini Si Brot jadi orkay secara medadak, sebelumnya gaji dia cuma 3 juta per tahun. Keadaan berubah saat gajinya menjadi 3 juta perhari! 

  • HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

    HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 149
    • 0Komentar

    buzzID — Jakarta. Menjelang peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2025, ada satu hal yang langsung menarik perhatian publik: perubahan warna dan motif pakaian dinas lapangan (PDL) para prajurit. Jika dulu loreng khas TNI didominasi warna hijau tua, kini tampilannya berubah total menjadi hijau muda dengan motif digital, yang […]

  • Deretan Aktivis, Pasutri sampai TikToker yang Terseret Kasus Demo Agustus

    Deretan Aktivis, Pasutri sampai TikToker yang Terseret Kasus Demo Agustus

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 118
    • 0Komentar

    buzzID – Akhir Agustus 2025 kemarin, Jakarta dan sekitarnya sempat panas banget. Demo besar-besaran pecah, katanya buat nyuarain keresahan rakyat, tapi versi polisi, banyak aksi yang dianggap “anarkis.” Nah, buntut dari itu, polisi langsung bergerak cepat, patroli siber rame-rame, ada ratusan akun medsos diblokir, dan belasan orang ditetapkan sebagai tersangka. Uniknya, yang kena nggak cuma […]

  • timnas Indonesia lawan Taipe

    Garuda Pesta Gol, Next Stop : Lebanon!

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    buzzID – Surabaya kembali membara! Jumat malam, 5 September 2025, Stadion Gelora Bung Tomo jadi saksi ketika Timnas Indonesia bikin pesta besar, melibas Chinese Taipei / Taiwan 6–0. Sejak menit awal, atmosfer udah kerasa beda—tribun penuh nyanyian, flare warna-warni, dan vibes anak muda yang gak berhenti jingkrak tiap kali Garuda cetak gol. Timnas Indonesia berhadapan […]

  • kanror desa sukawangi

    Desa di Bogor Mau Dilelang, Warga Panik!

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    buzzID, Bogor – Kejadian unik sekaligus bikin geleng-geleng kepala muncul dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, terancam dilelang karena sejak tahun 1980-an dijadikan jaminan utang bank oleh seorang pengusaha. Kabar ini diungkap langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Yandri […]

expand_less