Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Nasional » Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan akan dilakukan penangkapan besar-besaran terhadap jaringan mafia penyelundupan barang impor dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (21 Oktober 2025).

Menurut Purbaya, sasaran utama operasi kali ini ialah pelaku yang melakukan praktik under-invoicing atau menurunkan nilai barang impor dari harga sebenarnya, khususnya di sektor tekstil dan baja. Dia menyebut bahwa nama-nama besar pelaku telah dikantongi pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Yang under-invoicing, yang selama ini nyelundupin. Yang banyak tekstil, baja, segala macam. Sudah ada nama-nama pemainnya, kan? Tinggal kita pilih saja siapa yang mau diproses,” ujar Purbaya.

Fokus Penyelundupan: Tekstil, Baja, dan Rokok Ilegal

Purbaya menyoroti dua komoditas utama sebagai titik awal pemberantasan: tekstil dan baja. Ia mengungkap bahwa selain soal barang yang “nyelundup”, isu persoalan juga terletak pada nilai impor yang sengaja ditekan agar bea masuk dan pajaknya menjadi lebih rendah.

Lebih lanjut, Menkeu mengungkap bahwa peredaran rokok ilegal juga masuk dalam daftar pantau Kemenkeu dan Bea Cukai, di mana kuat dugaan bahwa oknum pegawai hingga “cukong” turut bermain. “Katanya banyak backing-nya, paling orang Bea Cukai juga,” ujar Purbaya.

Tak hanya jaringan luar negeri atau importir besar, Purbaya juga menegaskan bahwa Kemenkeu tengah melakukan “bersih-bersih” internal, terutama di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai. Ia menegaskan akan memproses pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran.

Meskipun Purbaya menyebut sejumlah nama pemain sudah ada, namun tentang estimasi kerugian atau pengembalian uang negara, ia masih menyatakan “masih dihitung.”

Pengumuman ini menegaskan sinyal kuat bahwa pemerintah mempertegas komitmen penegakan hukum di ranah ekonomi dan bea cukai, sekaligus memberikan peringatan bagi para pelaku penyelundupan dan manipulasi impor.

Purbaya juga menyinggung bahwa keberhasilan dalam membongkar kasus ini akan menjadi pesan penting bagi para pelaku usaha, bahwa pemerintah tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk pelanggaran yang merusak tatanan ekonomi nasional.

“Negara tidak boleh kalah dengan mafia. Kita akan pastikan hukum berjalan,” ujarnya.

Pernyataan tegas Purbaya ini menambah daftar langkah pemerintah dalam upaya membersihkan praktik curang di sektor ekonomi.

Setelah beberapa waktu lalu Presiden Prabowo Subianto menyoroti kebocoran di pelabuhan dan perdagangan lintas batas, kini sinyal penindakan makin menguat.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Menhut Raja Juli Antoni bermain domino

    Domino Lobby

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Brot Si Bengis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Domino itu permainan klasik yang udah mendunia, tapi tetap asik dimainkan sampai sekarang. Intinya, domino pake keping-keping kecil berbentuk persegi panjang yang biasanya disebut “balok” atau “batu”. Tiap keping punya dua sisi dengan titik-titik (kayak dadu), mulai dari kosong sampai enam, bahkan ada versi lain yang lebih gede kayak “double nine” atau “double twelve”. Cara […]

  • Tangkapan layar video viral Bobby Nasution memberhentikan truk berplat Aceh.

    Viral, Gubernur Bobby Razia Truk Plat Aceh

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    buzzID — Medan, Sabtu (28/9/2025) jadi hari panas di provinsi Sumatera Utara. Gubernur Bobby Nasution memerintahkan razia terhadap kendaraan bermuatan yang menggunakan pelat BL (kode Kendaraan Aceh) di wilayah Sumut, langkah yang langsung disorot banyak pihak, khususnya dari Aceh sendiri. Sebagian kritikus menyebut tindakan ini provokatif, politis, dan bisa memicu gesekan antar daerah. Razia ini […]

  • Marc Marquez resmi amankan gelar Juara Dunia MotoGP 2025 di Jepang. (Foto: Michelin Sport)

    Kata Marc Marquez Usai Juara Dunia MotoGP 2025

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 95
    • 0Komentar

    buzzID – Dunia MotoGP kembali berguncang. Marc Marquez, sang “Baby Alien”, akhirnya resmi merebut gelar juara dunia MotoGP 2025 di Grand Prix Jepang. Ini bukan sekadar kemenangan biasa, ini adalah akhir dari perjalanan enam tahun penuh cedera, operasi, dan keraguan yang hampir menghentikan kariernya. Momen yang Bikin Merinding Balapan di Sirkuit Motegi berlangsung dramatis. Marquez […]

  • Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sidoarjo — Di tengah proses evakuasi puing-puing musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, petugas gabungan menemukan sebuah mobil mewah terkapar di bawah reruntuhan beton. Mobil tersebut diduga Mercedes-Benz berwarna hitam dan kondisinya ringsek parah. Penemuan itu menambah deretan tragedi menyentak dari ambruknya musala yang telah menewaskan puluhan orang. Mobil itu dievakuasi pada Sabtu, 4 […]

  • Barang bukti Rp204 miliar kasus pembobolan rekening dormant. (HukamaNews.com)

    Sindikat Bobol Rekening Dormant Gasak Rp204 Miliar dalam 17 Menit, Struktur Cluster Terungkap

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 101
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta, Kasus pembobolan rekening dormant (rekening tidak aktif) BNI di Jawa barat senilai Rp204 miliar jadi sorotan besar dunia perbankan. Hanya dalam waktu 17 menit, sindikat terorganisir berhasil menguras dana ratusan miliar dengan modus penyamaran sebagai Satgas Kementerian. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf, menjelaskan para pelaku membagi […]

  • Mengenang Salim Kancil, Aktivis Desa penolak tambang yang dibunuh Kades nya 26 Sept 2015 silam.

    Mengenang Tragedi Salim Kancil, Melawan Tambang Terbunuh

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 388
    • 0Komentar

    buzzID – Hari ini 26 September 2025 tepat 10 tahun kematiannya, nama Salim Kancil sampai sekarang masih jadi simbol perlawanan rakyat kecil melawan tambang ilegal. Ceritanya tragis, tapi juga jadi pengingat keras tentang betapa mahalnya harga keadilan di negeri ini. Dari Petani ke Nelayan karena Sawah Rusak Salim lahir pada tanngal 22 April 1969 di […]

expand_less