Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Beranda » Pop Culture » Music » Pestapora 2025 : Jumatan ala Kalcer, Vincent Dengerin Rhoma Irama Khutbah

Pestapora 2025 : Jumatan ala Kalcer, Vincent Dengerin Rhoma Irama Khutbah

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Ada pemandangan tak biasa di festival musik Pestapora 2025. Di tengah gegap gempita panggung dan ribuan penonton yang biasanya hanyut dalam alunan musik, Jumat siang itu venue mendadak berubah jadi lautan saf. Para penikmat musik kompak ikut shalat Jumat berjamaah, bikin vibes festival terasa beda dari biasanya (05/09).

Dirangkum dari sumber tayangan IG Vindes dan video yang beredar, terlihat barisan anak muda dengan outfit festival lengkap : kaos band, kemeja santai, bucket hat, sampai sneakers hype, melepas alas kaki lalu duduk rapi di area terbuka. Imam berdiri di depan, pengeras suara seadanya dipakai buat khutbah, sementara di kejauhan masih samar terdengar aktivitas teknisi panggung. Suasana khidmat ini bikin banyak orang merinding, karena Pestapora berhasil menyatuin dua hal yang jarang ketemu: euforia musik dan kekhusyukan ibadah.

Yang bikin makin heboh, sosok Vincent Rompies juga ikut duduk di saf jamaah. Musisi sekaligus host ternama ini terlihat khusyuk mengikuti rangkaian shalat bareng ribuan penonton lain. Netizen langsung rame di medsos, kagum karena kehadiran Vincent dianggap simbol bahwa ibadah di festival bukan hal tabu, tapi justru bisa jadi ruang kebersamaan.

Mmen Jumatan Pestapora 2025

Momen Jumatan Pestapora 2025, H. Rhoma Irama Khutbah.(IG Vindes)

Shalat Jumat di Pestapora ini juga makin berkesan karena muazin adalah Fauzan Lubis, vokalis band Sisitipi. Suara adzannya yang khas bikin suasana festival jadi hening dan sakral. Lalu, khutbah disampaikan oleh H. Rhoma Irama, sang Raja Dangdut, yang tampil sebagai khotib. Kombinasi ini bikin jamaah ngerasain pengalaman unik: ibadah bareng musisi, host, dan legenda musik sekaligus.

Respon publik pun positif. Banyak yang memuji penyelenggara Pestapora karena menyediakan ruang shalat Jumat, sehingga festival tetap bisa jalan tanpa ninggalin kewajiban. “Jumatan ala Kalcer,” tulis salah satu netizen di IG. Momen ini jadi bukti kalau musik, budaya, dan spiritualitas bisa berjalan berdampingan tanpa saling bentrok bahkan bikin festival makin bermakna.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Tangkapan layar video viral Bobby Nasution memberhentikan truk berplat Aceh.

    Viral, Gubernur Bobby Razia Truk Plat Aceh

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    buzzID — Medan, Sabtu (28/9/2025) jadi hari panas di provinsi Sumatera Utara. Gubernur Bobby Nasution memerintahkan razia terhadap kendaraan bermuatan yang menggunakan pelat BL (kode Kendaraan Aceh) di wilayah Sumut, langkah yang langsung disorot banyak pihak, khususnya dari Aceh sendiri. Sebagian kritikus menyebut tindakan ini provokatif, politis, dan bisa memicu gesekan antar daerah. Razia ini […]

  • Konser Reuni Peterpan Ditunda usai Bandung Berstatus Siaga I

    Konser Reuni Peterpan Ditunda usai Bandung Berstatus Siaga I

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta – Konser reuni Peterpan bertajuk The Journey Continues yang dijadwalkan digelar di Eldorado Dome, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (31/8), resmi ditunda. Penundaan ini diumumkan oleh Aloka selaku promotor setelah mempertimbangkan kondisi Kota Bandung yang berstatus Siaga I akibat demo berujung ricuh beberapa waktu terakhir. Keyboardis Peterpan, Andika, menyampaikan permohonan maaf kepada para penggemar yang […]

  • Aksi awal protes GenZ Nepal akibat pemblokiran medsos yang akhirnya meluas membawa tema Nepo Babies

    Demo Nepal, GenZ tumbangkan Pemerintahan Komunis

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 374
    • 0Komentar

    buzzID – Nepal, 8–11 September 2025. Jalanan Kathmandu dan kota-kota besar Nepal udah kayak “arena perang” versi real life. Ribuan anak muda, kebanyakan Gen Z, turun ke jalan protes ke pemerintah. Pemicunya, larangan media sosial yang dianggap mengekang kebebasan berekspresi, ditambah isu klasik: korupsi, ketimpangan, dan elite politik hidup mewah. Apa yang Sebenarnya Terjadi? Pada […]

  • Mengenang Salim Kancil, Aktivis Desa penolak tambang yang dibunuh Kades nya 26 Sept 2015 silam.

    Mengenang Tragedi Salim Kancil, Melawan Tambang Terbunuh

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 480
    • 0Komentar

    buzzID – Hari ini 26 September 2025 tepat 10 tahun kematiannya, nama Salim Kancil sampai sekarang masih jadi simbol perlawanan rakyat kecil melawan tambang ilegal. Ceritanya tragis, tapi juga jadi pengingat keras tentang betapa mahalnya harga keadilan di negeri ini. Dari Petani ke Nelayan karena Sawah Rusak Salim lahir pada tanngal 22 April 1969 di […]

  • Perayaan Maulid Nabi di Bali.

    Maulid Nabi 2025 di Bali : Dari Parade Telur, Harmoni Budaya, sampai Long Weekend Seru

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    buzzID – Kalau ngomongin Bali, yang langsung kebayang biasanya pantai, pura, sama vibes liburan. Tapi ada satu sisi lain yang nggak banyak orang tau, Bali juga punya tradisi Islam yang kuat dan unik. Salah satu momen paling kerasa adalah saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tahun ini jatuh di Jumat, 5 September 2025, pas banget […]

  • Atlet Israel Minta Bawa Tentara ke Indonesia

    Atlet Israel Minta Bawa Tentara ke Indonesia

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta — Polemik keikutsertaan atlet Israel dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta terus bergulir. Pemerintah Indonesia hingga kini belum mengeluarkan visa bagi enam atlet asal Israel yang dijadwalkan bertanding dalam ajang tersebut. Seperti yang dilansir laman detikcom, bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengancam mengucilkan Indonesia di panggung olahraga dunia. Penyebabnya karena Indonesia menolak atlet […]

expand_less