Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Beranda » Sport » Atlet Israel Minta Bawa Tentara ke Indonesia

Atlet Israel Minta Bawa Tentara ke Indonesia

  • account_circle Velope Zaskya
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Jakarta — Polemik keikutsertaan atlet Israel dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta terus bergulir. Pemerintah Indonesia hingga kini belum mengeluarkan visa bagi enam atlet asal Israel yang dijadwalkan bertanding dalam ajang tersebut.

Seperti yang dilansir laman detikcom, bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengancam mengucilkan Indonesia di panggung olahraga dunia. Penyebabnya karena Indonesia menolak atlet Israel bertanding di Kejuaraan Dunia Senam di Jakarta.

Pemerintah Indonesia tak mengeluarkan visa untuk enam atlet Israel, yang ingin bertanding di Jakarta. Mereka yang ditolak adalah Artem Dolgpyat, Eyal Indig, Ron Payatov, Lihie Raz, Yali Shoshani dan Roni Shamay.

Federasi Senam Israel sempat banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Upayanya gagal, sehingga keenam atletnya tetap gagal bertanding di Kejuaraan Dunia Senam di Indonesia.

Sampai akhirnya IOC angkat suara. Badan Olimpiade dunia itu membela Israel, dengan memberi dua ancaman serius ke Indonesia.

Pertama, IOC memutus dialog dengan Indonesia soal upaya menggelar Olimpiade di masa depan. Selain itu, IOC juga meminta berbagai federasi olahraga internasional tak menggelar kejuaraan di Indonesia, sebelum Indonesia menjamin membebaskan semua atlet untuk datang dan bertanding di negaranya.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa delegasi Israel sempat mengajukan permintaan khusus untuk membawa tim pengamanan bersenjata atau “tentara” guna mengawal para atlet selama berada di Indonesia. Permintaan tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai tidak lazim dalam penyelenggaraan event olahraga internasional.

Menpora Merespon

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengonfirmasi bahwa proses pemberian izin bagi atlet Israel masih dikaji secara mendalam. Menurutnya, pemerintah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keamanan dan sensitivitas masyarakat terhadap konflik Israel–Palestina.

Menpora Erick Thohir mengungkapkan, faktor keamanan menjadi salah satu alasan kuat kenapa Indonesia menolak partisipasi atlet Israel. Tentu hal ini tak bisa dipungkiri terpengaruh oleh aksi negeri zionis tersebut itu di Palestina yang memantik kemarahan masyarakat Indonesia.

“Nanti kalau mereka (atlet Israel-red.) ketika di sini kenapa-kenapa, gimana? Kan kita pasti mengerti bagaimana perasaan masyarakat Indonesia kepada Israel,” lanjut Erick saat berbincang dengan sejumlah media di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

“Mereka bahkan meminta perlakuan khusus, termasuk untuk membawa tim keamanan untuk mengawal atletnya,” lanjut Erick Thohir.

Kabar berhembus, perlakuan khusus sampai membawa ‘tentara’ sendiri ini tentu tidak dengan tangan kosong. Isunya sampai meminta diizinkan untuk membawa senjata juga. Namun terkait hal ini, Erick enggan mengkonfirmasinya.

Sumber internal di Kemenpora menyebut, permintaan delegasi Israel untuk membawa pengawal bersenjata menjadi salah satu faktor yang memperumit pembahasan. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pengamanan selama kompetisi menjadi tanggung jawab aparat dalam negeri, bukan pihak asing.

  • Penulis: Velope Zaskya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Aksi awal protes GenZ Nepal akibat pemblokiran medsos yang akhirnya meluas membawa tema Nepo Babies

    Demo Nepal, GenZ tumbangkan Pemerintahan Komunis

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 303
    • 0Komentar

    buzzID – Nepal, 8–11 September 2025. Jalanan Kathmandu dan kota-kota besar Nepal udah kayak “arena perang” versi real life. Ribuan anak muda, kebanyakan Gen Z, turun ke jalan protes ke pemerintah. Pemicunya, larangan media sosial yang dianggap mengekang kebebasan berekspresi, ditambah isu klasik: korupsi, ketimpangan, dan elite politik hidup mewah. Apa yang Sebenarnya Terjadi? Pada […]

  • Ferry Irwandi

    Ferry Irwandi vs Siber TNI, Aktivis Kritis Kena Sorotan

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    buzzID – Nama Ferry Irwandi, CEO Malaka Project sekaligus eks PNS Kemenkeu, lagi jadi bahan perbincangan. Soalnya, Komandan Satuan Siber TNI Brigjen J.O. Sembiring datang ke Polda Metro Jaya Senin (8/9) buat konsultasi soal dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan Ferry. Katanya ada unsur pencemaran nama baik terhadap institusi, meski detailnya belum dibuka ke publik. […]

  • Chrome Book

    Chromebook Versi Nadiem : Spek Biasa, Harga Sultan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Drama besar lagi ngeguncang dunia pendidikan Indonesia. Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek yang dulu dikenal sebagai “Mas Menteri milenial”, resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan Chromebook pada Kamis, 5 September 2025, dan langsung ditangkap Kejaksaan Agung. Kasus ini jadi sorotan karena anggaran gila-gilaan yang bikin publik geleng kepala. Pemerintah, melalui Kemendikbudristek, mengalokasikan pengadaan Chromebook sebanyak 1,2 […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

    Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan akan dilakukan penangkapan besar-besaran terhadap jaringan mafia penyelundupan barang impor dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (21 Oktober 2025). Menurut Purbaya, sasaran utama operasi kali ini ialah pelaku yang melakukan praktik under-invoicing atau menurunkan nilai barang impor dari harga sebenarnya, […]

  • Presiden Indonesia Sukarno (kiri) sedang berbicara dengan Jenderal Suharto setelah sesi pembubaran komando Malaysia, 24 Agustus 1966, di Jakarta.

    G30S/PKI: Misteri, Narasi, dan Tafsir Sejarah Versi Anhar Gonggong

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 507
    • 0Komentar

    buzzID – Setiap September, sejarah Indonesia kembali diperdebatkan. G30S/PKI bukan sekadar catatan masa lalu, tapi jadi titik rawan politik dan identitas bangsa. Di tengah kontroversi itu, sejarawan Anhar Gonggong lewat kanal YouTube resminya mencoba membongkar ulang pertanyaan mendasar: “Benarkah peristiwa G30S/PKI itu terjadi sebagaimana kita percayai selama ini?” Jawaban Anhar lugas : ya, peristiwa itu […]

  • Lubang Raksasa Mendadak Terbuka di Bangkok, Warga Dievakuasi

    Lubang Raksasa Mendadak Terbuka di Bangkok, Warga Dievakuasi

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 116
    • 0Komentar

    buzzID – Bangkok, Thailand, Suasana ramai berubah dramatis ketika sebagian ruas jalan padat di Bangkok amblas begitu saja pada Rabu (24/9). Di area di depan Rumah Sakit Vajira, sebuah sinkhole raksasa muncul secara tiba-tiba, menelan sebagian jalan dan menyebabkan kekacauan di kawasan permukiman dekat kantor polisi setempat. Lubang menganga itu dilaporkan memiliki kedalaman sekitar 50 […]

expand_less