Rabu, 10 Jun 2026
light_mode
Beranda » Trending » Politic » Aksi Mahasiswa Piknik di DPR, Bebaskan Tahanan Politik

Aksi Mahasiswa Piknik di DPR, Bebaskan Tahanan Politik

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • comment 0 komentar
buzzID – Jakarta. Pemandangan tak biasa muncul di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Ribuan massa dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi bertajuk “” pada Senin sore (6/10). Puluhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggelar Rapat Dengar Pendapat Warga (RDPW) dengan konsep ‘piknik demokrasi’.
Namun, alih-alih orasi panas atau barisan polisi berhadap-hadapan, aksi ini justru dipenuhi tawa, musik, dan spanduk nyeleneh. Di tengah panasnya aspal Jakarta, mereka membawa kolam pancing mainan, meja pasang kutek gratis, dan tikar piknik simbol kritik damai terhadap parlemen yang dinilai kian jauh dari rakyat.

Cat kuku dalam aksi ‘piknik’ di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2025). Foto Tribun.

 

“Kami ingin mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia kepada mereka yang masih peduli mereka yang aktivis di seluruh Indonesia untuk memperbanyak titik-titik seperti ini memperbanyak aksi seperti ini,” ujar Ketua BEM UI, Zayyid Sulthan Rahman.

“Kami ingin mencoba menjadi contoh atau seenggaknya memantik kawan-kawan di seluruh Indonesia bagaimana model aksi tidak hanya terpaku sama satu bentuk saja. Konsepnya campuran piknik, aksi massa, sekaligus kami rapat dengar pendapat warga,” jelasnya.

Meski DPR RI tengah memasuki masa reses mulai 3 Oktober 2025 lalu, Ketua BEM UI, Zayyid Sulthan Rahman, mengatakan pihaknya justru menggunakan kesempatan tersebut untuk mengundang para anggota dewan untuk berdiskusi.

Dari Kutek Hingga Kritik Makan Bergizi Gratis

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana “demo rasa festival”. Sejumlah peserta menenteng poster-poster satire dengan tulisan unik seperti:
“Ku bisa tenggelam di lautan, aku bisa diracun di MBG” merujuk pada sindiran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Penyitaan buku adalah tanda ketakutan negara pada pengetahuan.”

Aksi ‘piknik’ di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2025). (Tribunnews.com/Alfarizy)

Kegiatan ringan seperti mewarnai kuku, bermain musik akustik, hingga memancing ikan plastik di ember menjadi cara simbolik peserta menyampaikan kritik: politik hari ini dianggap terlalu “dangkal”, seperti permainan anak-anak.
Meski santai, aksi ini tidak kehilangan arah. Pada pukul 16.00 WIB, massa berkumpul untuk membacakan tiga tuntutan utama, dipimpin perwakilan dari beberapa kampus besar Jakarta.

Tiga Tuntutan “Piknik Nasional Rakyat”

1.Hentikan represivitas aparat, mereka menilai tindakan kekerasan dan penangkapan terhadap demonstran sebelumnya telah melanggar prinsip kemanusiaan.
2.Bebaskan tahanan demo, termasuk mahasiswa yang ditangkap dalam kericuhan aksi Agustus – September lalu.
3.Dengarkan aspirasi rakyat dalam 1 bulan, ultimatum simbolis bagi lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif agar tak abai terhadap suara publik.
Ketua BEM UI, Atan Zayyid Sulthan Rahman, dalam orasinya mengatakan, “Kami datang bukan untuk merusak, tapi untuk mengingatkan. Kalau rakyat sudah bicara dengan santai dan masih tak didengar, mungkin nanti kami bicara dengan cara lain.”
“Kami melihat bahwa banyak sekali tahanan-tahanan politik, Delpedro Marhaen, dan juga kawan-kawan lainnya yang masih ditahan hanya karena menyuarakan pendapatnya, hanya karena membawa aktivitas demokrasi, dan juga dituding sebagai penghasutan,” katanya.
Massa juga membawa sejumlah poster tuntutan atas kondisi demokrasi menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, yang akan tepat pada 20 Oktober mendatang.
  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Keterangan Pers di Kantor Presiden

    Reshuffle Bikin Timeline Meledak, Bukan Drama Tapi Penyegaran

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    buzzID – Tau nggak sih, Senin sore ini (8 September 2025) vibes timeline langsung gonjang-ganjing. Soalnya Presiden Prabowo baru aja nge-drop episode baru: reshuffle kabinet! Scene-nya di Istana Negara, Jakarta. Yang maju ke mic bukan Presiden Prabowo langsung, tapi Mensesneg Prasetyo Hadi, ditemenin sama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yes, Teddy yang dulu jadi ajudan […]

  • Kampus UBK Cikini, Jakarta

    Universitas Bung Karno : Kampus, Ideologi Soekarno dan Politik Jaman Now

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 107
    • 0Komentar

    buzzID – Kalau ngomongin Universitas Bung Karno (UBK), otomatis pikiran kita langsung ke sosok proklamator, Ir. Soekarno. Kampus ini emang lahir dengan misi khusus: bukan cuma jadi tempat kuliah, tapi juga “penjaga” warisan ideologi Bung Karno. Dari namanya aja udah ketahuan, ini bukan sekadar kampus biasa. Buat anak muda, UBK itu menarik karena dia ada […]

  • Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers bersama ketua parpol, termasuk Ketum PDIP Megawati, soal aksi demonstrasi di Indonesia. Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan konferensi pers usai menggelar pertemuan dengan pimpinan tinggi MPR/DPR/DPD, serta sejumlah ketua partai politik (parpol), termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Ketum Nasdem Surya Paloh.  Berdasarkan pantauan […]

  • Fakta Hacker “Bjorka”, Klaim Retas 4,9 Juta Data Nasabah Bank

    Fakta Hacker “Bjorka”, Klaim Retas 4,9 Juta Data Nasabah Bank

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 111
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta, Kasus peretasan kembali mencuri perhatian publik setelah seorang pemuda asal Sulawesi Utara mengaku sebagai “Bjorka”, sosok hacker misterius yang sempat membuat heboh jagat maya. Ia ditangkap polisi usai mengklaim telah meretas 4,9 juta data nasabah sebuah bank swasta.   Penangkapan ini menjadi babak baru dalam rentetan isu keamanan data di Indonesia, sekaligus […]

  • Jejak Korupsi Tambang, Prabowo Tinjau Smelter Timah Triliunan Sitaan Kejagung

    Jejak Korupsi Tambang, Prabowo Tinjau Smelter Timah Triliunan Sitaan Kejagung

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 121
    • 0Komentar

    buzzID – Bangka Belitung, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung smelter timah hasil sitaan Kejaksaan Agung RI Bangka Belitung. Aset ini sebelumnya terkait dengan kasus korupsi tambang timah yang menimbulkan kerugian negara fantastis, mencapai Rp 271 triliun. Prabowo menyaksikan secara langsung Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) kepada PT Timah Tbk., yang digelar di Smelter PT […]

  • Fitnah? Roy Suryo dan Tifa Datangi Makam Ibunda Jokowi, Sebut Bukan Ibu Kandung

    Fitnah? Roy Suryo dan Tifa Datangi Makam Ibunda Jokowi, Sebut Bukan Ibu Kandung

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Publik kembali digemparkan oleh ulah dua tokoh kontroversial, Roy Suryo dan Tifa, yang mendatangi makam almarhumah Sudjiatmi Notomiharjo, ibunda Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), di Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Saat berziarah, keduanya menemukan sesuatu hal yang disebut mereka janggal dan tak lazim. Prosesi ziarah kubur yang dilakukan  diunggah dalam konten YouTube Refly Harun pada […]

expand_less