Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Chromebook Versi Nadiem : Spek Biasa, Harga Sultan

Chromebook Versi Nadiem : Spek Biasa, Harga Sultan

  • account_circle Velope Zaskya
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Drama besar lagi ngeguncang dunia pendidikan Indonesia. Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek yang dulu dikenal sebagai “Mas Menteri milenial”, resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan Chromebook pada Kamis, 5 September 2025, dan langsung ditangkap Kejaksaan Agung. Kasus ini jadi sorotan karena anggaran gila-gilaan yang bikin publik geleng kepala. Pemerintah, melalui Kemendikbudristek, mengalokasikan pengadaan Chromebook sebanyak 1,2 juta unit untuk program digitalisasi pendidikan (2020–2022), ada yang udah dapet kah guys?

Bayangin aja, satu unit Chromebook buat sekolah dibanderol sampai 10 juta rupiah. Padahal kalau cek harga pasar, Chromebook spek mirip, layar 11 inci, RAM 4 GB, storage 32 GB cuma ada di kisaran 3–5 juta rupiah. Bahkan di e-katalog pemerintah, model TKDN kayak Axioo, Zyrex, atau Advan tercatat di angka 5,0–7,2 juta per unit. Jadi kalau benar pemerintah ngegas beli di 10 juta, selisihnya bisa 2,8–5 juta per unit, alias lebih mahal 40–100 persen. Kalau skalanya jutaan unit, bisa kebayang kan kenapa kerugian negara ditaksir sampai 1,98 triliun rupiah?

Yang bikin makin rame, spek ini bukan laptop high end. Mayoritas cuma entry level, cocok buat browsing dan aplikasi ringan. Bedanya, laptop versi Nadiem wajib pakai Chrome OS plus lisensi Chrome Education Upgrade. Masalahnya, riset internal awal justru nyaranin Windows karena banyak sekolah punya koneksi internet lelet. Jadi kebijakan mengunci ke Chromebook ini dianggap bikin pengadaan jadi “dipaksa” dan nyebabin pemborosan.

Perbandingan Harga Chromebook

Versi Spesifikasi Umum Harga per Unit Catatan Selisih
Chromebook Program Kemendikbud (plafon) Layar 11”, RAM 4GB, Storage 32GB, Chrome OS + lisensi ± Rp10.000.000
Chromebook TKDN (E-katalog/SIPLah) Spek setara, brand Axioo/Zyrex/Advan Rp5.000.000 – Rp7.200.000 Lebih murah 2,8–5 juta
Chromebook Pasar Umum (non-TKDN) Spek entry level global Rp3.000.000 – Rp5.000.000 Lebih murah 5–7 juta

Tersangka, Modus, dan Ujungnya Ditangkap

Sebelum Nadiem, Kejagung lebih dulu menetapkan empat tersangka lain pada 22 Agustus 2025. Mereka adalah Sri Wahyuningsih (eks Direktur PAUD-SD Kemendikbudristek periode 2020–2021) dan Mulyatsyah (eks Direktur SMP Kemendikbudristek periode 2020–2021) yang disebut mengubah aturan teknis supaya pengadaan mengunci ke Chrome OS. Lalu Jurist Tan, mantan stafsus Nadiem, yang diduga merancang program sejak awal, dan Ibrahim Arief, konsultan yang memengaruhi kajian teknis. Pemerintah, melalui Kemendikbudristek, mengalokasikan pengadaan Chromebook sebanyak 1,2 juta unit untuk program digitalisasi pendidikan (2020–2022).

Dengan penetapan Nadiem pada 5 September 2025, total sudah ada lima tersangka dalam kasus ini. Modusnya dinilai jelas: dari aturan juknis, metode, sampai kajian teknis diarahkan ke satu pilihan, yaitu Chromebook. Dengan begitu, belanja TIK yang nilainya nyaris 10 triliun otomatis fokus ke produk tertentu. Publik makin panas karena ternyata hasil uji coba 1.000 unit di daerah prioritas nunjukkin Chromebook nggak efisien kalau internet lemot. Tapi proyek tetep jalan.

Puncaknya, Kejagung langsung menahan Nadiem setelah penetapan tersangka untuk mempercepat proses penyidikan. Dari yang dulu dielu-elukan sebagai ikon anak muda di kabinet, sekarang Nadiem harus menghadapi tuduhan korupsi kelas kakap. Publik tinggal nunggu: apakah persidangan nanti bakal membongkar semua dalang di balik proyek “laptop sultan” ini, atau malah jadi drama politik baru.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, bilang pada 5 September 2025 kalau proyek ini jelas-jelas ngerugiin negara. “Dari hasil penyidikan, ditemukan indikasi penggelembungan harga yang signifikan. Padahal secara spek, perangkat yang diadakan tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah, dalam wawancara 23 Agustus 2025, menilai kasus ini nunjukkin ada problem klasik dalam pengadaan barang pemerintah. “Spesifikasi yang mengunci ke satu produk udah melanggar prinsip dasar lelang. Harusnya fleksibel, biar kompetisi sehat dan harga wajar,” katanya.

Praktisi pendidikan Indra Charismiadji, juga pada 23 Agustus 2025, menyorot kebijakan Chromebook sejak awal. “Sekolah di daerah dengan internet buruk jelas nggak cocok dipaksa pakai Chromebook. Kalau tetep dipaksain, yang rugi ya siswa dan guru, karena perangkatnya jadi nggak optimal,” tegasnya.

infografis koprupsi nadiem

  • Penulis: Velope Zaskya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers bersama ketua parpol, termasuk Ketum PDIP Megawati, soal aksi demonstrasi di Indonesia. Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan konferensi pers usai menggelar pertemuan dengan pimpinan tinggi MPR/DPR/DPD, serta sejumlah ketua partai politik (parpol), termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Ketum Nasdem Surya Paloh.  Berdasarkan pantauan […]

  • Tim SAR gabungan terus melakukan upaya evakuasi terhadap korban ambruk bangunan di Pondok Pesantren Al Khozyni, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025). Foto: dok BNPB

    Tragedi Ponpes Al Khoziny: Evakuasi Santri Terus Berlangsung, Harapan dan Duka Menyatu

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SIDOARJO — Runtuhnya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (29/9/2025) masih menyisakan duka mendalam sekaligus harapan. Peristiwa nahas itu terjadi saat ratusan santri tengah melaksanakan salat Ashar berjamaah. Tiba-tiba, bagian musala yang sedang direnovasi ambruk seketika dan menimpa para santri yang berada di dalamnya. Hingga Rabu (1/10/2025), tim […]

  • Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah kemeriahan Synchronize Festival 2025 yang berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, momen emosional pun muncul di panggung Forest Stage. Ketika kolaborasi antara Kunto Aji dan YogyaKarta Hadroh Club (Y.K.H.C) membawakan lagu mereka, suasana berubah menjadi aksi solidaritas yang menggetarkan. Menjelang penutup penampilan, Kunto Aji meminta sebuah bendera Palestina dari salah satu penonton, […]

  • Fakta Terungkap, Kasus Jual Laut Desa Kohod

    Fakta Terungkap, Kasus Jual Laut Desa Kohod

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 97
    • 0Komentar

    buzzID – Berawal dari kasus pagar laut misterius di perairan Tangerang yang viral. Pagar laut itu membentang sepanjang 30,16 kilometer dari Desa Muncung hingga Pakuhaji, Tangerang, Banten dengan wujud berupa bambu yang ditancapkan di dasar laut. Hal tersebut langsung dikomentari oleh Kepala Desa Kohod, Arsin, lahan pagar laut itu dulunya adalah daratan yang digunakan untuk […]

  • Keterangan Pers di Kantor Presiden

    Reshuffle Bikin Timeline Meledak, Bukan Drama Tapi Penyegaran

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    buzzID – Tau nggak sih, Senin sore ini (8 September 2025) vibes timeline langsung gonjang-ganjing. Soalnya Presiden Prabowo baru aja nge-drop episode baru: reshuffle kabinet! Scene-nya di Istana Negara, Jakarta. Yang maju ke mic bukan Presiden Prabowo langsung, tapi Mensesneg Prasetyo Hadi, ditemenin sama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yes, Teddy yang dulu jadi ajudan […]

  • Sukatani, salah satu band yang menyatakan mundur dari event Pestapora 2025 berkaitan dengan Freeport yang menjadi sponsor

    Pestapora 2025 Kena Drama : Puluhan Band Mundur Gara-gara Sponsor Freeport

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 490
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta,. Festival musik Pestapora 2025 yang awalnya digadang-gadang jadi pesta anak muda paling meriah tahun ini, tiba-tiba diguncang drama besar. Penyebabnya adalah keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor resmi, yang memicu reaksi keras dari banyak musisi. Alhasil, puluhan band dan solois memutuskan untuk mundur dari line-up sebagai bentuk protes. Setidaknya ada 21 musisi […]

expand_less