Minggu, 15 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trending » Chromebook Versi Nadiem : Spek Biasa, Harga Sultan

Chromebook Versi Nadiem : Spek Biasa, Harga Sultan

  • account_circle Velope Zaskya
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Drama besar lagi ngeguncang dunia pendidikan Indonesia. Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek yang dulu dikenal sebagai “Mas Menteri milenial”, resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan Chromebook pada Kamis, 5 September 2025, dan langsung ditangkap Kejaksaan Agung. Kasus ini jadi sorotan karena anggaran gila-gilaan yang bikin publik geleng kepala. Pemerintah, melalui Kemendikbudristek, mengalokasikan pengadaan Chromebook sebanyak 1,2 juta unit untuk program digitalisasi pendidikan (2020–2022), ada yang udah dapet kah guys?

Bayangin aja, satu unit Chromebook buat sekolah dibanderol sampai 10 juta rupiah. Padahal kalau cek harga pasar, Chromebook spek mirip, layar 11 inci, RAM 4 GB, storage 32 GB cuma ada di kisaran 3–5 juta rupiah. Bahkan di e-katalog pemerintah, model TKDN kayak Axioo, Zyrex, atau Advan tercatat di angka 5,0–7,2 juta per unit. Jadi kalau benar pemerintah ngegas beli di 10 juta, selisihnya bisa 2,8–5 juta per unit, alias lebih mahal 40–100 persen. Kalau skalanya jutaan unit, bisa kebayang kan kenapa kerugian negara ditaksir sampai 1,98 triliun rupiah?

Yang bikin makin rame, spek ini bukan laptop high end. Mayoritas cuma entry level, cocok buat browsing dan aplikasi ringan. Bedanya, laptop versi Nadiem wajib pakai Chrome OS plus lisensi Chrome Education Upgrade. Masalahnya, riset internal awal justru nyaranin Windows karena banyak sekolah punya koneksi internet lelet. Jadi kebijakan mengunci ke Chromebook ini dianggap bikin pengadaan jadi “dipaksa” dan nyebabin pemborosan.

Perbandingan Harga Chromebook

Versi Spesifikasi Umum Harga per Unit Catatan Selisih
Chromebook Program Kemendikbud (plafon) Layar 11”, RAM 4GB, Storage 32GB, Chrome OS + lisensi ± Rp10.000.000
Chromebook TKDN (E-katalog/SIPLah) Spek setara, brand Axioo/Zyrex/Advan Rp5.000.000 – Rp7.200.000 Lebih murah 2,8–5 juta
Chromebook Pasar Umum (non-TKDN) Spek entry level global Rp3.000.000 – Rp5.000.000 Lebih murah 5–7 juta

Tersangka, Modus, dan Ujungnya Ditangkap

Sebelum Nadiem, Kejagung lebih dulu menetapkan empat tersangka lain pada 22 Agustus 2025. Mereka adalah Sri Wahyuningsih (eks Direktur PAUD-SD Kemendikbudristek periode 2020–2021) dan Mulyatsyah (eks Direktur SMP Kemendikbudristek periode 2020–2021) yang disebut mengubah aturan teknis supaya pengadaan mengunci ke Chrome OS. Lalu Jurist Tan, mantan stafsus Nadiem, yang diduga merancang program sejak awal, dan Ibrahim Arief, konsultan yang memengaruhi kajian teknis. Pemerintah, melalui Kemendikbudristek, mengalokasikan pengadaan Chromebook sebanyak 1,2 juta unit untuk program digitalisasi pendidikan (2020–2022).

Dengan penetapan Nadiem pada 5 September 2025, total sudah ada lima tersangka dalam kasus ini. Modusnya dinilai jelas: dari aturan juknis, metode, sampai kajian teknis diarahkan ke satu pilihan, yaitu Chromebook. Dengan begitu, belanja TIK yang nilainya nyaris 10 triliun otomatis fokus ke produk tertentu. Publik makin panas karena ternyata hasil uji coba 1.000 unit di daerah prioritas nunjukkin Chromebook nggak efisien kalau internet lemot. Tapi proyek tetep jalan.

Puncaknya, Kejagung langsung menahan Nadiem setelah penetapan tersangka untuk mempercepat proses penyidikan. Dari yang dulu dielu-elukan sebagai ikon anak muda di kabinet, sekarang Nadiem harus menghadapi tuduhan korupsi kelas kakap. Publik tinggal nunggu: apakah persidangan nanti bakal membongkar semua dalang di balik proyek “laptop sultan” ini, atau malah jadi drama politik baru.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, bilang pada 5 September 2025 kalau proyek ini jelas-jelas ngerugiin negara. “Dari hasil penyidikan, ditemukan indikasi penggelembungan harga yang signifikan. Padahal secara spek, perangkat yang diadakan tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah, dalam wawancara 23 Agustus 2025, menilai kasus ini nunjukkin ada problem klasik dalam pengadaan barang pemerintah. “Spesifikasi yang mengunci ke satu produk udah melanggar prinsip dasar lelang. Harusnya fleksibel, biar kompetisi sehat dan harga wajar,” katanya.

Praktisi pendidikan Indra Charismiadji, juga pada 23 Agustus 2025, menyorot kebijakan Chromebook sejak awal. “Sekolah di daerah dengan internet buruk jelas nggak cocok dipaksa pakai Chromebook. Kalau tetep dipaksain, yang rugi ya siswa dan guru, karena perangkatnya jadi nggak optimal,” tegasnya.

infografis koprupsi nadiem

  • Penulis: Velope Zaskya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Selamat Hari Batik Nasional 2025

    Selamat Hari Batik Nasional 2025

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 87
    • 0Komentar

    buzzID — Hari ini, 2 Oktober 2025, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Bukan sekadar seremoni, hari ini jadi momen untuk menegaskan bahwa batik bukan hanya kain semata, tapi identitas budaya yang mesti dijaga dan dihargai. Peringatan Hari Batik Nasional berakar dari pengakuan UNESCO terhadap batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Pada 2 Oktober […]

  • iphone Fold

    Mau iPhone Lipat? Siapin Duit Setara Motor N-Max Bro!

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Apple akhirnya resmi ikutan tren HP lipat yang udah duluan dimonopoli Samsung. Katanya, desain iPhone lipat pertama bakal mirip banget sama Galaxy Z Fold, model lipat buku gitu. Pas ditutup ukurannya sekitar 5,5 inci, tapi pas dibuka bisa melebar jadi 7,8 inci kayak mini iPad. Layarnya udah pake Ultra Thin Glass biar mulus tanpa garis […]

  • Atlet Israel Minta Bawa Tentara ke Indonesia

    Atlet Israel Minta Bawa Tentara ke Indonesia

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta — Polemik keikutsertaan atlet Israel dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta terus bergulir. Pemerintah Indonesia hingga kini belum mengeluarkan visa bagi enam atlet asal Israel yang dijadwalkan bertanding dalam ajang tersebut. Seperti yang dilansir laman detikcom, bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengancam mengucilkan Indonesia di panggung olahraga dunia. Penyebabnya karena Indonesia menolak atlet […]

  • Konser Reuni Peterpan Ditunda usai Bandung Berstatus Siaga I

    Konser Reuni Peterpan Ditunda usai Bandung Berstatus Siaga I

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta – Konser reuni Peterpan bertajuk The Journey Continues yang dijadwalkan digelar di Eldorado Dome, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (31/8), resmi ditunda. Penundaan ini diumumkan oleh Aloka selaku promotor setelah mempertimbangkan kondisi Kota Bandung yang berstatus Siaga I akibat demo berujung ricuh beberapa waktu terakhir. Keyboardis Peterpan, Andika, menyampaikan permohonan maaf kepada para penggemar yang […]

  • Drama Petang di Taman karya Iwan Simatupang

    Petang di Taman: Ketika Naskah Avant-Garde Iwan Simatupang Bertemu Distopia Modern

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    buzzID, Jakarta– Anteater, sebuah laboratorium untuk eksperimen karya, pada tahun ini mempersembahkan pementasan teater dengan judul “Petang di Taman: Sepenggal Filsafat Iseng”. Pertunjukan ini merupakan reinterpretasi kontemporer dari naskah avant-garde legendaris karya maestro sastra Indonesia, Iwan Simatupang, yang ditulis pada tahun 1966. Naskah orisinal “Petang di Taman” mengisahkan sebuah taman yang menjadi saksi pertemuan empat […]

  • harry potter series hbo

    Hogwarts Balik Lagi, Harry Potter Versi HBO

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Setelah bertahun-tahun jadi gosip, akhirnya Warner Bros dan HBO resmi ngumumin proyek gede, Harry Potter bakal di-reboot jadi serial TV. Kabar ini pertama kali diumumin waktu rebranding HBO Max jadi Max di April 2023. Bedanya sama film, kali ini formatnya satu buku = satu musim, jadi detail cerita yang dulu banyak kepotong di layar lebar […]

expand_less