Prabowo Lantik 25 Pejabat Baru dalam Satu Hari
- account_circle Fajar Elang
- calendar_month Rab, 8 Okt 2025
- comment 0 komentar

Presiden RI Prabowo Subianto melantik 25 Pejabat. (Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 25 pejabat baru dalam satu rangkaian acara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8 Oktober 2025). Prosesi pelantikan dilakukan secara khidmat dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden.
Para pejabat yang dilantik kali ini mencakup berbagai jabatan tinggi: mulai dari wakil menteri, kepala badan dan wakil kepala badan, anggota komisi lembaga negara, hingga Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025–2030. Pelantikan tersebut diatur melalui sejumlah Keputusan Presiden yang mencakup pengangkatan, pemberhentian, maupun struktur kelembagaan baru.

Presiden RI Prabowo Subianto melantik Benjamin Paulus sebagai Wakil Menteri Kesehatan dan Akhmad Wiyagus sebagai Wamendagri. (Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam memegang jabatan publik. Para pejabat diminta bekerja dengan penuh dedikasi, menjunjung asas etika, dan melayani kepentingan bangsa dan negara dengan sebaik-baiknya.
Beberapa Nama yang Menonjol
Salah satu sosok menarik adalah Ari Sihasale, yang sebelumnya dikenal sebagai aktor, penyanyi, dan sineas. Dalam pelantikan ini, ia mendapat posisi dalam Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, memperkuat peranannya di ranah publik di tanah kelahiran.
Di ranah kementerian, Prabowo melantik Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), menggantikan pejabat sebelumnya. Menteri Dalam Negeri menyambut positif formasi baru tiga wakil menteri di kemendagri, karena dinilai dapat membantu memperkuat koordinasi dan pengawasan di daerah-daerah tersebar.

Pelantikan dan Pengucapan Sumpah Pejabat Negara, Istana Negara, 8 Oktober 2025 (YouTube Sekretariat Presiden)
Dalam struktur BUMN, posisi Kepala Badan Pengaturan BUMN ditempati oleh Dony Oskaria, dengan Aminudin Maruf dan Teddy Barata sebagai wakil kepala badan. Sementara itu, jajaran Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga mengalami susunan baru dengan nama-nama seperti Anggito Abimanyu dan Farid Azhar Nasution turut terangkat.
Jabatan Asisten Khusus Presiden pun tak luput dari rombakan: Dirgayuza Setiawan ditunjuk sebagai asisten khusus bidang komunikasi dan analisa kebijakan, sementara Agung Gumilar Saputra mengisi posisi asisten khusus bidang analisa data strategis.
Makna Strategis & Tantangan ke Depan
Penunjukan langsung sejumlah pejabat baru dalam satu hari menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo ingin mempercepat penyegaran birokrasi dan memperkuat fungsi pemerintahan di berbagai bidang strategis. Dengan adanya wajah baru di kementerian, badan negara, dan struktur otonomi khusus Papua, diharapkan terjadi peningkatan efektivitas dan sinergi antar lembaga.
Namun, tantangan tidak sedikit. Para pejabat harus segera menunjukkan akselerasi kerja dan hasil konkret agar publik merasakan manfaat di tengah kondisi sosial-ekonomi yang dinamis. Fokus juga akan terletak pada bagaimana mereka menyelaraskan visi nasional dengan kebutuhan real di daerah, terutama di kawasan yang selama ini masih tertinggal.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah mengirim sinyal bahwa perubahan birokrasi menjadi bagian integral dari visi pembangunan yang ingin dijalankan. Ke depan, publik dan media akan terus mengawasi, apakah pejabat-pejabat baru ini mampu memenuhi harapan atau justru hanya menjadi wajah baru tanpa perubahan substansial.
- Penulis: Fajar Elang









Saat ini belum ada komentar