Minggu, 15 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trending » Politic » Dari Mao ke Xi : Jalan Terjal PKC Menuju Superpower

Dari Mao ke Xi : Jalan Terjal PKC Menuju Superpower

  • account_circle Fajar Elang
  • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Dari Chairman ke Sekjen, dari Mao ke Xi. Kisah PKC adalah cerita bagaimana satu partai bisa ngatur hidup 1,4 miliar orang. Goks nggak, bro?

buzzID – PKC (Partai Komunis China) sejatinya lahir di tengah kekacauan. Bayangin tahun 1921, Tiongkok masih penuh perang saudara, kemiskinan, dan campur tangan asing. Di situlah lahir Partai Komunis Tiongkok (PKC), cuma dari 13 orang di sebuah rumah di Shanghai. Nggak ada yang nyangka partai kecil itu bakal jadi mesin raksasa yang mengatur hidup lebih dari 1,4 miliar orang hari ini.

Era Mao Zedong : Revolusi Besar-besaran
Mao Zedong, bapak pendiri RRT (1949), punya slogan: “Berdiri di Timur” (Stand Up in the East). Dia bikin Tiongkok berdiri sebagai negara baru setelah ratusan tahun dijajah. Tapi perjalanannya keras: Great Leap Forward bikin kelaparan massal, Revolusi Kebudayaan bikin kekacauan sosial. Mao memimpin dengan kultus pribadi, sampai jabatan tertinggi waktu itu dinamain Chairman.

Deng Xiaoping : Reformasi Ekonomi
Setelah Mao wafat, muncul Deng Xiaoping (1978). Slogannya: “Tidak peduli kucing hitam atau putih, yang penting bisa tangkap tikus.” Artinya? Ideologi bukan segalanya, yang penting ekonomi jalan. Deng buka Tiongkok ke dunia luar, bikin Zona Ekonomi Khusus kayak Shenzhen. Dari sinilah Tiongkok mulai ngerasain boom ekonomi.

Jiang Zemin : Modernisasi 3 Representasi
1990-an, giliran Jiang Zemin. Slogannya: “Tiga Representasi” (Partai harus mewakili kekuatan produktif modern, budaya maju, dan kepentingan mayoritas). Jiang bawa Tiongkok masuk WTO (2001), bikin dunia makin sadar: Tiongkok bukan cuma raksasa tidur, tapi udah bangun dan siap main di arena global.

Hu Jintao : Harmoni 
Era 2000-an, Hu Jintao bawa jargon: “Masyarakat Harmonis”. Fokusnya: pemerataan, stabilitas sosial, dan pertumbuhan berkelanjutan. Hu lebih low profile, nggak segila Mao atau sekeras Deng, tapi masa pemerintahannya jadi jembatan ke era baru yang lebih agresif: era Xi.

Xi Jinping : Unlimited Power Mode
Tahun 2012, Xi naik jadi Sekjen PKC. Slogannya: “China Dream” alias mimpi kebangkitan bangsa. Tapi cara mainnya beda. Xi hapus batas masa jabatan presiden (2018), artinya dia bisa terus berkuasa. Dia juga kunci tiga jabatan sekaligus: Sekretaris Jenderal PKC, Presiden RRT, Ketua Komisi Militer Pusat. Jadi, politik, partai, dan militer semua ada di genggamannya. Kalau Mao itu Chairman, Xi adalah Sekjen superpower.

struktur pkc infografis

Infografis Struktur PKC. (Desain : D. Setyo)

Struktur PKC Saat Ini
Struktur puncak PKC ada di Politbiro Standing Committee (7 orang). Di bawahnya ada Politbiro (25 orang), terus Komite Sentral (~200 orang). Bedanya dengan dulu: nggak ada lagi jabatan “Ketua” setelah Mao. Semua kekuasaan real dikunci ke posisi Sekretaris Jenderal. Plus, tentara di Tiongkok (PLA) bukan tentara negara, tapi tentara partai. Jadi loyalitasnya ke PKC dan otomatis ke Xi.

Dari Jalan Terjal ke Panggung Dunia
Dari masa Mao yang chaos, Deng yang pragmatis, Jiang yang modernis, Hu yang harmonis, sampai Xi yang ultra sentralistik, PKC udah menempuh jalan panjang penuh drama. Hari ini, Tiongkok berdiri sebagai rival utama Amerika, bukan lagi “pabrik dunia” doang. PKC berhasil bawa Tiongkok dari “pecundang sejarah” jadi negara yang diperhitungkan di level global. Dan di tengah semua itu, satu nama jadi simbolnya: Xi Jinping.

  • Penulis: Fajar Elang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

    HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 113
    • 0Komentar

    buzzID — Jakarta. Menjelang peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2025, ada satu hal yang langsung menarik perhatian publik: perubahan warna dan motif pakaian dinas lapangan (PDL) para prajurit. Jika dulu loreng khas TNI didominasi warna hijau tua, kini tampilannya berubah total menjadi hijau muda dengan motif digital, yang […]

  • Drama Petang di Taman karya Iwan Simatupang

    Petang di Taman: Ketika Naskah Avant-Garde Iwan Simatupang Bertemu Distopia Modern

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    buzzID, Jakarta– Anteater, sebuah laboratorium untuk eksperimen karya, pada tahun ini mempersembahkan pementasan teater dengan judul “Petang di Taman: Sepenggal Filsafat Iseng”. Pertunjukan ini merupakan reinterpretasi kontemporer dari naskah avant-garde legendaris karya maestro sastra Indonesia, Iwan Simatupang, yang ditulis pada tahun 1966. Naskah orisinal “Petang di Taman” mengisahkan sebuah taman yang menjadi saksi pertemuan empat […]

  • Jejak Korupsi Tambang, Prabowo Tinjau Smelter Timah Triliunan Sitaan Kejagung

    Jejak Korupsi Tambang, Prabowo Tinjau Smelter Timah Triliunan Sitaan Kejagung

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 99
    • 0Komentar

    buzzID – Bangka Belitung, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung smelter timah hasil sitaan Kejaksaan Agung RI Bangka Belitung. Aset ini sebelumnya terkait dengan kasus korupsi tambang timah yang menimbulkan kerugian negara fantastis, mencapai Rp 271 triliun. Prabowo menyaksikan secara langsung Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara (BRN) kepada PT Timah Tbk., yang digelar di Smelter PT […]

  • Mariah Carey Tiba di Jakarta, Disambut Ondel-Ondel dan Siap Guncang SICC Bogor

    Mariah Carey Tiba di Jakarta, Disambut Ondel-Ondel dan Siap Guncang SICC Bogor

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 112
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta, Diva internasional Mariah Carey akhirnya tiba di Jakarta pada Kamis malam, 2 Oktober 2025, menjelang konser tunggalnya di Indonesia. Kedatangannya langsung menyedot perhatian publik, apalagi ia mendapat sambutan khas budaya Betawi berupa ondel-ondel dan alunan musik tanjidor. Dalam momen penyambutan itu, Mariah yang tampil elegan dengan balutan dress hitam dan kacamata hitam […]

  • Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

    Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 104
    • 0Komentar

    buzzID – Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo akhirnya menanggapi sorotan publik terkait utang besar proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau WHOOSH yang dikerjakan melalui kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Dalam pernyataannya di Solo, Senin (27/10/2025), Jokowi menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk investasi strategis untuk masa depan, bukan kerugian yang harus ditakuti. Jokowi menjelaskan […]

  • Photo of Lighthouse, 2025/ Alamy

    Banksy, Seniman Misterius yang Terus Bikin Dunia Seni Geger

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 103
    • 0Komentar

    buzzID — Nama Banksy selalu bikin heboh setiap kali karyanya muncul di tembok, papan jalan, atau bahkan balai lelang. Bukan cuma karena muralnya keren, tapi karena dia selalu berhasil bikin orang mikir. Dia misterius, nggak pernah mau buka identitas, tapi pesan-pesannya lantang: tentang perang, kapitalisme, kemanusiaan, sampai protes sosial. Di era sekarang, semua hal jadi […]

expand_less