Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Beranda » Trending » Nasional » Tragedi Ponpes Al Khoziny: Evakuasi Santri Terus Berlangsung, Harapan dan Duka Menyatu

Tragedi Ponpes Al Khoziny: Evakuasi Santri Terus Berlangsung, Harapan dan Duka Menyatu

  • account_circle Velope Zaskya
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
  • comment 0 komentar

SIDOARJO — Runtuhnya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (29/9/2025) masih menyisakan duka mendalam sekaligus harapan. Peristiwa nahas itu terjadi saat ratusan santri tengah melaksanakan salat Ashar berjamaah. Tiba-tiba, bagian musala yang sedang direnovasi ambruk seketika dan menimpa para santri yang berada di dalamnya.

Hingga Rabu (1/10/2025), tim SAR gabungan terus berjibaku menyingkirkan puing dengan penuh kehati-hatian. Struktur bangunan yang runtuh berbentuk pancake collapse atau lantai yang menimpa lantai, sehingga penggunaan alat berat ditunda. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI (Purn) Kusworo, menegaskan bahwa operasi penyelamatan mengutamakan keselamatan korban. “Struktur sangat rapuh. Salah langkah dapat memperparah runtuhan dan membahayakan korban yang mungkin masih hidup di bawah puing,” ujarnya.

Proses evakuasi musala Ponpes Al Khoziny ambruk, Senin sore (29/9/2025). Foto : Jawapos.

Proses Evakuasi dan Jumlah Korban

Hingga Rabu (1/10/2025), data yang dihimpun tim SAR mencatat total 104 jiwa telah dievakuasi, dengan rincian 91 orang keluar secara mandiri dan 13 orang dievakuasi Tim SAR gabungan. Dari jumlah tersebut, empat korban dipastikan meninggal dunia.

Memasuki hari ketiga proses evakuasi, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua santri lagi yang terjebak di bawah reruntuhan pada Rabu, 1 Oktober 2025. Satu dari dua santri tersebut dipastikan selamat, sementara satu lainnya dinyatakan meninggal dunia. Korban pertama berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.42 WIB, disusul korban kedua pada pukul 15.20 WIB. Keduanya merupakan santri yang suaranya sempat terekam dalam video yang viral di media sosial. Dengan tambahan ini, total korban yang telah berhasil dievakuasi kini mencapai 13 orang.

Berdasarkan data awal Basarnas, masih ada sekitar 13 titik lokasi yang terindikasi terdapat korban dan menjadi fokus pencarian lanjutan. Proses evakuasi hingga hari ketiga masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat. Pihak Basarnas menjelaskan bahwa getaran dari alat berat sangat berisiko menyebabkan keruntuhan susulan yang dapat membahayakan korban terjebak maupun tim penyelamat.

Tim SAR Terus Upayakan Penyelamatan

Proses evakuasi melibatkan unsur Basarnas pusat dan Kantor SAR Surabaya, BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, hingga relawan masyarakat. Alat yang digunakan meliputi kamera bawah tanah, sensor panas tubuh, drone mini, hingga pipa untuk menyalurkan oksigen. Alat berat memang disiagakan, tetapi sementara waktu tidak difungsikan agar tidak memicu runtuhan tambahan.

Kondisi korban yang belum ditemukan masih jadi tanda tanya besar. Tim SAR menggunakan berbagai metode untuk mendeteksi tanda-tanda kehidupan, termasuk sensor gerak, kamera bawah tanah, dan pengiriman oksigen melalui pipa.

Proses evakuasi korban bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Tim SAR gabungan saat ini berpacu dengan waktu mengingat terdapat periode krusial atau golden time dalam mengevakuasi korban dalam keadaan hidup. Hal ini dikatakan Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI M. Syafeii, kepada wartawan di lokasi, Rabu (01/09).

“Saat ini kita mengejar golden time. Sesuai teori memang 72 jam. Namun pada saat kita sudah bisa menyentuh korban, kita sudah bisa mensuplai minuman, vitamin, bahkan infus sudah bisa kita berikan. [Sehingga] memungkinkan yang bersangkutan ini bisa bertahan lebih lama,” paparnya.

Emi Freezer, selaku kasubdit pengarahan dan pengendalian operasi bencana dan kondisi membahayakan manusia Basarnas, menambahkan bahwa para petugas berupaya memberi makanan dan minuman kepada para korban yang terperangkap.

Foto udara bangunan musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny.(Umarul Faruq/ANTARA FOTO).

“Kami belum bisa touch [menyentuh] langsung ke mereka. Kami hanya bisa mendeliver [mengantarkan] suplemen melalui celah kecil yang ada di pilar utama yang ada di tengah,” paparnya.

Menurut Emi, petugas sedang membuat terowongan kecil di bawah struktur bangunan guna menjangkau korban.

“Kami sedang membuat tunnel [terowongan] di bawahnya untuk memberikan kesempatan pembebasan korban. Dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali karena berada di bawah rembetan bordes,” jelas Emi.

Tangis dan Doa ditengah Harapan

Para keluarga santri masih bertahan di posko yang didirikan di area pondok pesantren. Mereka berjuang mencari informasi dan kejelasan data karena merasa tidak pernah mendapatkan informasi yang pasti sejak hari pertama.

Seperti dikutip dari metrotvnews, Islamiyah, yang mencari adiknya, menyuarakan keluhannya terkait kurangnya transparansi dari tim penyelamat.

“Kita ini butuh informasi,. Setidaknya kita diinformasikan kalau ada enam korban yang sudah ditemukan, misalnya. Masalah nama itu saya tidak masalah, karena memang butuh waktu. Hanya saja, enam korban ini (dibawa) ke mana? Lebih transparan lagi. Kita tidak bisa ke lapangan, jadi selain informasi, apa yang akan kita dapat? Sampai kapan kita harus menunggu?” tutur Islamiyah.

Sementara itu, Nurul yang mencari keberadaan anaknya, berharap proses pencarian bisa dipercepat.

“Mungkin (pencarian) lebih dipercepat. Sekarang sudah tiga hari, otomatis dia kan lemas. Memang menurut info dikasih roti, dikasih air mineral, tapi kan tidak maksimal juga,” ujarnya sambil menangis.

“Kita antara pasrah juga, tapi kita tidak putus asa. Kita tetap berdoa. Katanya kan masih ada banyak yang selamat, jadi kita ya husnudzon dulu. Semoga salah satu yang selamat itu putra saya,” harapnya.

Di tengah kesibukan penyelamatan, keluarga korban menunggu dengan penuh kecemasan. Salah satu wali santri, M. Sholeh (43), tak kuasa menahan emosinya. “Sudah tiga hari… tolong alat berat digunakan. Bau sudah menyengat,” ungkapnya. Jeritan keluarga semakin menambah beban psikologis tim penyelamat di lapangan.

TERUS BERHARAP: Para orang tua maupun wali santri sedang mencari data terkait kondisi anak maupun gedung Ponpes Al Khoziny Buduran. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

Mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini datang pada Selasa (30/9) dan memberikan masukan teknis, seperti pemasangan penahan konstruksi berbentuk T dan pembuatan parit darurat. Pada malam sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut hadir untuk meninjau proses evakuasi sekaligus memberikan dukungan moral bagi keluarga korban. Dari pemerintah daerah, Bupati Sidoarjo dan Kepala BPBD Jawa Timur Gatot Subroto juga terlihat memantau dan berkoordinasi dengan aparat di lapangan.

Dugaan awal menyebutkan bahwa bangunan yang ambruk sedang dalam tahap renovasi dengan penambahan lantai baru. Pondasi lama yang tidak memadai diduga tidak mampu menahan beban tambahan tersebut. Polisi bersama tim ahli konstruksi kini melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti sekaligus mencari pihak yang bertanggung jawab.

Tragedi Ponpes Al Khoziny menjadi pengingat pahit bahwa keselamatan gedung pendidikan dan pesantren harus menjadi prioritas. Bagi keluarga, setiap detik yang berjalan di lokasi bencana adalah pertaruhan antara harapan dan kehilangan. Sementara itu, bagi bangsa, peristiwa ini adalah alarm keras bahwa pengawasan terhadap kualitas bangunan tidak boleh diabaikan.

  • Penulis: Velope Zaskya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Program Prabowo-Gibran hadir di Bioskop.

    Viral Video Program Prabowo Tayang di Bioskop, Warganet Heboh

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 237
    • 0Komentar

    buzzID — Lagi nonton film di bioskop, eh tiba-tiba yang muncul di layar bukan trailer film Marvel atau horor lokal, tapi video berisi capaian Presiden Prabowo Subianto. Cuplikannya menampilkan data produksi beras nasional, program makan gratis, sampai koperasi desa. Gak heran kalau video ini langsung jadi bahan obrolan netizen di medsos. “Sepanjang tidak melanggar aturan […]

  • HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

    HUT TNI ke 80, Ganti Seragam Loreng, dari Hijau Tua ke Sage Green

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 221
    • 0Komentar

    buzzID — Jakarta. Menjelang peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2025, ada satu hal yang langsung menarik perhatian publik: perubahan warna dan motif pakaian dinas lapangan (PDL) para prajurit. Jika dulu loreng khas TNI didominasi warna hijau tua, kini tampilannya berubah total menjadi hijau muda dengan motif digital, yang […]

  • Nostalgia Rangga – Cinta Synchronize 2025, Nicholas Saputra Hadir

    Nostalgia Rangga – Cinta Synchronize 2025, Nicholas Saputra Hadir

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 162
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta. Sabtu malam (4 Oktober 2025) menjadi malam magis bagi penggemar film Rangga & Cinta dan Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Di panggung Dynamic Stage Synchronize Fest 2025, cerita dan lagu dari film itu dibangkitkan kembali dalam pertunjukan spesial bertajuk Musik Dari Rangga & Cinta. Nuansa romantis dan nostalgia langsung menyelimuti area konser […]

  • Tumpak Sewu, wisata hits Jawa Timur

    Tumpak Sewu, Trip & Budget Lengkap dari Jakarta

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 180
    • 0Komentar

    buzzID – Lagi cari destinasi yang bikin feed Instagram lo auto naik kelas?Jawabannya, Tumpak Sewu! Air terjun yang katanya mirip Niagara ini lagi jadi magnet buat para traveler, terutama anak muda yang doyan adventure. Lokasinya ada di Lumajang, Jawa Timur, hidden gem banget karena harus sedikit effort buat sampai ke sini, tapi hasilnya worth it […]

  • Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

    Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 158
    • 0Komentar

    buzzID – Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo akhirnya menanggapi sorotan publik terkait utang besar proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau WHOOSH yang dikerjakan melalui kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Dalam pernyataannya di Solo, Senin (27/10/2025), Jokowi menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk investasi strategis untuk masa depan, bukan kerugian yang harus ditakuti. Jokowi menjelaskan […]

  • Gianluigi Donnarumma akhirnya resmi meninggalkan Paris Saint-Germain dan bergabung dengan Manchester City photo_camera 1

    Donnarumma Resmi Gabung Manchester City, Era Baru Dimulai!

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    buzzID – Gianluigi Donnarumma akhirnya resmi meninggalkan Paris Saint-Germain dan bergabung dengan Manchester City pada Selasa 2 September 2025. Kiper timnas Italia itu menandatangani kontrak lima tahun dengan nilai transfer yang disebut-sebut mencapai 30 juta euro. Donnarumma akan mengenakan nomor punggung 99 di Etihad Stadium, sekaligus menutup era panjang Ederson yang memilih pindah ke Fenerbahce […]

expand_less