Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Beranda » Trending » Politic » Aksi Mahasiswa Piknik di DPR, Bebaskan Tahanan Politik

Aksi Mahasiswa Piknik di DPR, Bebaskan Tahanan Politik

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • comment 0 komentar
buzzID – Jakarta. Pemandangan tak biasa muncul di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Ribuan massa dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi bertajuk “” pada Senin sore (6/10). Puluhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggelar Rapat Dengar Pendapat Warga (RDPW) dengan konsep ‘piknik demokrasi’.
Namun, alih-alih orasi panas atau barisan polisi berhadap-hadapan, aksi ini justru dipenuhi tawa, musik, dan spanduk nyeleneh. Di tengah panasnya aspal Jakarta, mereka membawa kolam pancing mainan, meja pasang kutek gratis, dan tikar piknik simbol kritik damai terhadap parlemen yang dinilai kian jauh dari rakyat.

Cat kuku dalam aksi ‘piknik’ di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2025). Foto Tribun.

 

“Kami ingin mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia kepada mereka yang masih peduli mereka yang aktivis di seluruh Indonesia untuk memperbanyak titik-titik seperti ini memperbanyak aksi seperti ini,” ujar Ketua BEM UI, Zayyid Sulthan Rahman.

“Kami ingin mencoba menjadi contoh atau seenggaknya memantik kawan-kawan di seluruh Indonesia bagaimana model aksi tidak hanya terpaku sama satu bentuk saja. Konsepnya campuran piknik, aksi massa, sekaligus kami rapat dengar pendapat warga,” jelasnya.

Meski DPR RI tengah memasuki masa reses mulai 3 Oktober 2025 lalu, Ketua BEM UI, Zayyid Sulthan Rahman, mengatakan pihaknya justru menggunakan kesempatan tersebut untuk mengundang para anggota dewan untuk berdiskusi.

Dari Kutek Hingga Kritik Makan Bergizi Gratis

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana “demo rasa festival”. Sejumlah peserta menenteng poster-poster satire dengan tulisan unik seperti:
“Ku bisa tenggelam di lautan, aku bisa diracun di MBG” merujuk pada sindiran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Penyitaan buku adalah tanda ketakutan negara pada pengetahuan.”

Aksi ‘piknik’ di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2025). (Tribunnews.com/Alfarizy)

Kegiatan ringan seperti mewarnai kuku, bermain musik akustik, hingga memancing ikan plastik di ember menjadi cara simbolik peserta menyampaikan kritik: politik hari ini dianggap terlalu “dangkal”, seperti permainan anak-anak.
Meski santai, aksi ini tidak kehilangan arah. Pada pukul 16.00 WIB, massa berkumpul untuk membacakan tiga tuntutan utama, dipimpin perwakilan dari beberapa kampus besar Jakarta.

Tiga Tuntutan “Piknik Nasional Rakyat”

1.Hentikan represivitas aparat, mereka menilai tindakan kekerasan dan penangkapan terhadap demonstran sebelumnya telah melanggar prinsip kemanusiaan.
2.Bebaskan tahanan demo, termasuk mahasiswa yang ditangkap dalam kericuhan aksi Agustus – September lalu.
3.Dengarkan aspirasi rakyat dalam 1 bulan, ultimatum simbolis bagi lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif agar tak abai terhadap suara publik.
Ketua BEM UI, Atan Zayyid Sulthan Rahman, dalam orasinya mengatakan, “Kami datang bukan untuk merusak, tapi untuk mengingatkan. Kalau rakyat sudah bicara dengan santai dan masih tak didengar, mungkin nanti kami bicara dengan cara lain.”
“Kami melihat bahwa banyak sekali tahanan-tahanan politik, Delpedro Marhaen, dan juga kawan-kawan lainnya yang masih ditahan hanya karena menyuarakan pendapatnya, hanya karena membawa aktivitas demokrasi, dan juga dituding sebagai penghasutan,” katanya.
Massa juga membawa sejumlah poster tuntutan atas kondisi demokrasi menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, yang akan tepat pada 20 Oktober mendatang.
  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Chrome Book

    Chromebook Versi Nadiem : Spek Biasa, Harga Sultan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Drama besar lagi ngeguncang dunia pendidikan Indonesia. Nadiem Makarim, mantan Mendikbudristek yang dulu dikenal sebagai “Mas Menteri milenial”, resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan Chromebook pada Kamis, 5 September 2025, dan langsung ditangkap Kejaksaan Agung. Kasus ini jadi sorotan karena anggaran gila-gilaan yang bikin publik geleng kepala. Pemerintah, melalui Kemendikbudristek, mengalokasikan pengadaan Chromebook sebanyak 1,2 […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

    Purbaya Yudhi Sadewa Sebut “Bentar Lagi Penangkapan”

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan akan dilakukan penangkapan besar-besaran terhadap jaringan mafia penyelundupan barang impor dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (21 Oktober 2025). Menurut Purbaya, sasaran utama operasi kali ini ialah pelaku yang melakukan praktik under-invoicing atau menurunkan nilai barang impor dari harga sebenarnya, […]

  • Sheila on 7 Dipastikan Tampil di Hari Kedua KLBB Festival 2026

    Sheila on 7 Dipastikan Tampil di Hari Kedua KLBB Festival 2026

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kabar yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Sheila on 7 resmi dipastikan menjadi salah satu penampil di hari kedua KLBB (Kapan lagi Buka Bareng) Festival 2026 yang akan digelar di Stadion Madya GBK, Jakarta, pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kepastian ini langsung disambut antusias para penggemar yang sudah lama menantikan aksi panggung band […]

  • Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    Mercy Baru di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sidoarjo — Di tengah proses evakuasi puing-puing musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, petugas gabungan menemukan sebuah mobil mewah terkapar di bawah reruntuhan beton. Mobil tersebut diduga Mercedes-Benz berwarna hitam dan kondisinya ringsek parah. Penemuan itu menambah deretan tragedi menyentak dari ambruknya musala yang telah menewaskan puluhan orang. Mobil itu dievakuasi pada Sabtu, 4 […]

  • Aksi demonstrasi di depan gedung DPR yang berakhir ricuh September silam.

    Tiga Orang Masih Hilang Pasca Demo

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Demo Berujung Hilang, Kisah Tiga Remaja yang Belum Pulang Drama pasca aksi demo Agustus-September 2025 makin panas. Dari total 44 orang yang dilaporkan hilang, 41 sudah ketemu. Tapi tiga remaja : Farhan Hamid, Reno Syahputra Dewo, dan Bima Permana Putra sampai sekarang belum pulang ke rumah. Menurut laporan KontraS ada indikasi penghilangan paksa, ungkap Koordinator KontraS, […]

  • Sheila on 7 Pestapora

    Sheila On 7 Bawa Gelombang Nostalgia & Kejutan ‘Tukar Lagu’ di Pestapora 2025!

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    buzzID – Festival musik paling ditunggu tahun ini, Pestapora 2025, kembali hadir dengan gebrakan yang nggak main-main. Salah satu highlight terbesar datang dari band legendaris Sheila On 7 yang resmi masuk lineup di hari kedua, Sabtu 6 September 2025. Bukan cuma tampil biasa, mereka juga akan tampil dalam format spesial tukar lagu bareng Danilla! Yes, […]

expand_less