Sabtu, 23 Mei 2026
light_mode
Beranda » Trending » Daerah » Banjir Besar Semarang: Dua Warga Tewas, Dua Anak Hanyut

Banjir Besar Semarang: Dua Warga Tewas, Dua Anak Hanyut

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

buzzID — Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang sejak akhir pekan lalu hingga Selasa (28/10/2025), setelah hujan deras mengguyur kawasan Pantura dan daerah sekitar Kaligawe. Peristiwa ini menelan korban jiwa, menyebabkan dua warga meninggal dunia dan dua anak dilaporkan hanyut terbawa arus.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang melaporkan korban tewas terdiri atas seorang pria dewasa yang tenggelam saat membersihkan sampah di kolam retensi Trimulyo, Semarang Utara, serta seorang anak yang terseret arus banjir di wilayah Genuk. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Sementara itu, dua anak lainnya dilaporkan hanyut di Kecamatan Pedurungan. Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun tercebur di depan sekolahnya sekitar pukul 11.00 WIB, sedangkan seorang anak perempuan berusia 9 tahun terseret arus di dekat saluran air pada sore hari. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap keduanya hingga hari ini.

Banjir merendam sedikitnya 24 kelurahan di lima kecamatan, yaitu Gayamsari, Genuk, Pedurungan, Semarang Utara, dan Semarang Timur. Sekitar 21.000 keluarga dengan total lebih dari 63.000 jiwa terdampak genangan yang mencapai ketinggian hingga 80 sentimeter di sejumlah titik. Kawasan Kaligawe, Tambakrejo, dan Sawah Besar menjadi wilayah dengan dampak paling parah.

Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan lumpuhnya arus transportasi di beberapa ruas utama. Jalan Soekarno-Hatta dan Wolter Monginsidi terendam hingga kendaraan sulit melintas. Di sektor perkeretaapian, jalur antara Stasiun Semarang Tawang dan Alastua sempat terputus akibat rel tergenang, menyebabkan beberapa perjalanan kereta dibatalkan atau dialihkan.

BPBD Kota Semarang menyebut intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak Senin (27/10) malam menjadi pemicu utama. Kondisi sistem drainase yang belum optimal serta keterlambatan pengoperasian pompa air di beberapa titik memperparah genangan. Wilayah hilir yang menampung aliran dari daerah hulu juga mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah dan sedimen.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama di kawasan rendah dan dekat aliran sungai. Ia juga mengimbau warga untuk tidak bermain atau beraktivitas di area berair deras, serta segera melapor ke posko jika menemukan warga hilang atau membutuhkan evakuasi.

Dalam data BPBD Kota Semarang hari Selasa (28/10) pukul 16.30 WIB, banjir merendam sebagian wilayah Gayamsari, Genuk, Pedurungan, Semarang Utara, dan Semarang Timur. Ketinggian air bervariasi antara 10-80 sentimeter, dengan titik terparah di kawasan Kaligawe, Tambakrejo, dan Sawah Besar. Salah satu penyebab yaitu hujan lebat di pagi hari.

“Per 16.40 WIB, ada 24 kelurahan di 5 kecamatan terdampak banjir. Ada 21.125 KK atau 63.450 jiwa terdampak. Jumlah pengungsi 15, korban meninggal 2,” kata Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto.

Selain dua korban meninggal, pada Selasa (28/10) petang terdapat informasi dua anak hanyut di dua lokasi berbeda. Korban pertama yaitu anak laki-laki berinisial ARA (7) yang disebut hanyut di depan sekolahnya daerah Tlogomulyo pukul 11.00 WIB dan hingga malam belum ditemukan. Lokasi kedua ada di daerah Gasem sekitar pukul 17.50 WIB dengan korban anak perempuan bernama RA (9).

Peristiwa yang menimpa RA itu sempat terekam CCTV, terlihat korban berjalan menuju saluran yang sedang dalam perbaikan dan di sekitarnya memang banjir. Korban langsung tercebur dan hanyut, kemudian ibunya terlihat berlari dan ikut masuk ke kubangan air. Warga berdatangan dan berusaha menolong ibu tersebut, namun sang anak sudah tidak terlihat lagi.

“Malam hari ini masih dalam pencarian, masih rescue. Karena arus air masih begitu deras, masih dilakukan penyisiran,” ucap Endro, Selasa (28/10) malam.

Pemerintah Kota Semarang menyiagakan sejumlah posko darurat di titik-titik terdampak dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang mengungsi. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan masih terus melakukan evakuasi, pembersihan, serta pencarian korban yang belum ditemukan.

Hingga Selasa malam, cuaca di sebagian besar wilayah Semarang masih mendung disertai potensi hujan ringan hingga sedang. BPBD meminta masyarakat untuk tetap waspada karena curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga akhir pekan.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Keterangan Pers di Kantor Presiden

    Reshuffle Bikin Timeline Meledak, Bukan Drama Tapi Penyegaran

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    buzzID – Tau nggak sih, Senin sore ini (8 September 2025) vibes timeline langsung gonjang-ganjing. Soalnya Presiden Prabowo baru aja nge-drop episode baru: reshuffle kabinet! Scene-nya di Istana Negara, Jakarta. Yang maju ke mic bukan Presiden Prabowo langsung, tapi Mensesneg Prasetyo Hadi, ditemenin sama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yes, Teddy yang dulu jadi ajudan […]

  • Ferry Irwandi

    Ferry Irwandi vs Siber TNI, Aktivis Kritis Kena Sorotan

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    buzzID – Nama Ferry Irwandi, CEO Malaka Project sekaligus eks PNS Kemenkeu, lagi jadi bahan perbincangan. Soalnya, Komandan Satuan Siber TNI Brigjen J.O. Sembiring datang ke Polda Metro Jaya Senin (8/9) buat konsultasi soal dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan Ferry. Katanya ada unsur pencemaran nama baik terhadap institusi, meski detailnya belum dibuka ke publik. […]

  • Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    Kunto Aji Kibarkan Bendera Palestina di Synchronize Fest 2025

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah kemeriahan Synchronize Festival 2025 yang berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, momen emosional pun muncul di panggung Forest Stage. Ketika kolaborasi antara Kunto Aji dan YogyaKarta Hadroh Club (Y.K.H.C) membawakan lagu mereka, suasana berubah menjadi aksi solidaritas yang menggetarkan. Menjelang penutup penampilan, Kunto Aji meminta sebuah bendera Palestina dari salah satu penonton, […]

  • Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

    Rizky Ridho : “Kami Sudah Berjuang Sepenuh Hati”

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Mimpi Timnas Indonesia menatap panggung Piala Dunia 2026 kandas pahit ketika mereka tunduk 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, dini hari Minggu (12 Oktober 2025). Gol tunggal dari Zidane Iqbal cukup memupus harapan Garuda setelah melewati lini belakang yang rapuh dan salah satu sorotan tajam jatuh kepada bek muda, Rizky Ridho, […]

  • Apa itu Skena: Memahami Tren Gaul Anak Muda

    Apa itu Skena: Memahami Tren Gaul Anak Muda

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Di dunia pergaulan anak muda, istilah “skena” sering kita dengar. Tapi, jangan asal sebut skena tanpa tahu arti dan asal-usulnya! Ternyata, skena adalah singkatan dari tiga kata unik

  • Isi surat dari Farhan Siswa SMAN 62 Jakarta yang masih di tahan di Rutan Polda Metro Jaya. (Tangkapan layar IG)

    Pelajar Jakarta Masih Ditahan Gara-Gara Demo Tulis Surat Mengharukan “Aku Ingin Tetap Sekolah”

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 109
    • 0Komentar

    buzzid — Jakarta, siswa bernama Farhan Indra Setiawan jadi buah bibir publik setelah surat haru yang ia tulis dari balik jeruji tahanan viral di media sosial. Pelajar kelas 12 SMAN 62 Jakarta Timur itu ditahan usai ikut demonstrasi pada 29 Agustus 2025. Dari dalam tahanan, ia menulis permohonan agar tidak dikeluarkan dari sekolah dan berharap […]

expand_less