Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Beranda » Trending » Daerah » Banjir Besar Semarang: Dua Warga Tewas, Dua Anak Hanyut

Banjir Besar Semarang: Dua Warga Tewas, Dua Anak Hanyut

  • account_circle Gerard F
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

buzzID — Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang sejak akhir pekan lalu hingga Selasa (28/10/2025), setelah hujan deras mengguyur kawasan Pantura dan daerah sekitar Kaligawe. Peristiwa ini menelan korban jiwa, menyebabkan dua warga meninggal dunia dan dua anak dilaporkan hanyut terbawa arus.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang melaporkan korban tewas terdiri atas seorang pria dewasa yang tenggelam saat membersihkan sampah di kolam retensi Trimulyo, Semarang Utara, serta seorang anak yang terseret arus banjir di wilayah Genuk. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Sementara itu, dua anak lainnya dilaporkan hanyut di Kecamatan Pedurungan. Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun tercebur di depan sekolahnya sekitar pukul 11.00 WIB, sedangkan seorang anak perempuan berusia 9 tahun terseret arus di dekat saluran air pada sore hari. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap keduanya hingga hari ini.

Banjir merendam sedikitnya 24 kelurahan di lima kecamatan, yaitu Gayamsari, Genuk, Pedurungan, Semarang Utara, dan Semarang Timur. Sekitar 21.000 keluarga dengan total lebih dari 63.000 jiwa terdampak genangan yang mencapai ketinggian hingga 80 sentimeter di sejumlah titik. Kawasan Kaligawe, Tambakrejo, dan Sawah Besar menjadi wilayah dengan dampak paling parah.

Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan lumpuhnya arus transportasi di beberapa ruas utama. Jalan Soekarno-Hatta dan Wolter Monginsidi terendam hingga kendaraan sulit melintas. Di sektor perkeretaapian, jalur antara Stasiun Semarang Tawang dan Alastua sempat terputus akibat rel tergenang, menyebabkan beberapa perjalanan kereta dibatalkan atau dialihkan.

BPBD Kota Semarang menyebut intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak Senin (27/10) malam menjadi pemicu utama. Kondisi sistem drainase yang belum optimal serta keterlambatan pengoperasian pompa air di beberapa titik memperparah genangan. Wilayah hilir yang menampung aliran dari daerah hulu juga mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah dan sedimen.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama di kawasan rendah dan dekat aliran sungai. Ia juga mengimbau warga untuk tidak bermain atau beraktivitas di area berair deras, serta segera melapor ke posko jika menemukan warga hilang atau membutuhkan evakuasi.

Dalam data BPBD Kota Semarang hari Selasa (28/10) pukul 16.30 WIB, banjir merendam sebagian wilayah Gayamsari, Genuk, Pedurungan, Semarang Utara, dan Semarang Timur. Ketinggian air bervariasi antara 10-80 sentimeter, dengan titik terparah di kawasan Kaligawe, Tambakrejo, dan Sawah Besar. Salah satu penyebab yaitu hujan lebat di pagi hari.

“Per 16.40 WIB, ada 24 kelurahan di 5 kecamatan terdampak banjir. Ada 21.125 KK atau 63.450 jiwa terdampak. Jumlah pengungsi 15, korban meninggal 2,” kata Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto.

Selain dua korban meninggal, pada Selasa (28/10) petang terdapat informasi dua anak hanyut di dua lokasi berbeda. Korban pertama yaitu anak laki-laki berinisial ARA (7) yang disebut hanyut di depan sekolahnya daerah Tlogomulyo pukul 11.00 WIB dan hingga malam belum ditemukan. Lokasi kedua ada di daerah Gasem sekitar pukul 17.50 WIB dengan korban anak perempuan bernama RA (9).

Peristiwa yang menimpa RA itu sempat terekam CCTV, terlihat korban berjalan menuju saluran yang sedang dalam perbaikan dan di sekitarnya memang banjir. Korban langsung tercebur dan hanyut, kemudian ibunya terlihat berlari dan ikut masuk ke kubangan air. Warga berdatangan dan berusaha menolong ibu tersebut, namun sang anak sudah tidak terlihat lagi.

“Malam hari ini masih dalam pencarian, masih rescue. Karena arus air masih begitu deras, masih dilakukan penyisiran,” ucap Endro, Selasa (28/10) malam.

Pemerintah Kota Semarang menyiagakan sejumlah posko darurat di titik-titik terdampak dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang mengungsi. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan masih terus melakukan evakuasi, pembersihan, serta pencarian korban yang belum ditemukan.

Hingga Selasa malam, cuaca di sebagian besar wilayah Semarang masih mendung disertai potensi hujan ringan hingga sedang. BPBD meminta masyarakat untuk tetap waspada karena curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga akhir pekan.

  • Penulis: Gerard F

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Selamat Hari Batik Nasional 2025

    Selamat Hari Batik Nasional 2025

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 118
    • 0Komentar

    buzzID — Hari ini, 2 Oktober 2025, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Bukan sekadar seremoni, hari ini jadi momen untuk menegaskan bahwa batik bukan hanya kain semata, tapi identitas budaya yang mesti dijaga dan dihargai. Peringatan Hari Batik Nasional berakar dari pengakuan UNESCO terhadap batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Pada 2 Oktober […]

  • Mata Tertutup, Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan

    Mata Tertutup, Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 135
    • 0Komentar

    buzzID— Aktor Ammar Zoni resmi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Super Maximum Security Karang Anyar, Nusakambangan, Jawa Tengah. Pemindahan dilakukan pada Kamis pagi dalam pengawalan ketat petugas, setelah ia diduga terlibat dalam peredaran narkoba dari dalam rumah tahanan (rutan). Dalam proses pemindahan tersebut, Ammar Zoni dipindahkan bersama lima narapidana lain. Dari dokumentasi yang diterima, tampak […]

  • Oasis konser di LifeTime Stadium, New Jersey, Amerika Serikat

    Oasis Reuni : 80 Ribu Orang Bernyanyi, Dunia Serasa Balik ke 90-an

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    buzzID – Oasis resmi kembali penuh gaya di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, pada 31 Agustus 2025, dalam salah satu konser paling ditunggu. Tur Live ’25 jadi saksi reuni epik, 82.500 fans nge-rock bareng dari lagu awal sampai efek fireworks Champagne Supernova yang benar-benar ngeledakin atmosfer. Tanggal Bersejarah itu 31 Agustus 2025 di MetLife Stadium […]

  • 25 Tempat Wisata di Garut yang Lagi Hits dan Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

    25 Tempat Wisata di Garut yang Lagi Hits dan Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Tempat wisata di Garut yang lagi hits saat ini semakin menarik perhatian wisatawan dengan pesona alamnya yang memukau dan berbagai destinasi seru yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Terletak di Jawa Barat, Garut menawarkan keindahan alam pegunungan, air terjun yang menawan, serta pemandian air panas yang sudah terkenal sejak lama. Tak hanya itu, berbagai tempat […]

  • Kementerian BUMN Resmi Dihapus, Lahirnya BP BUMN: Reformasi atau Reposisi Kekuasaan?

    Kementerian BUMN Resmi Dihapus, Lahirnya BP BUMN: Reformasi atau Reposisi Kekuasaan?

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 170
    • 0Komentar

    buzzID – Indonesia memasuki babak baru dalam tata kelola perusahaan milik negara (08/10). Setelah lebih dari dua dekade berdiri, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi dibubarkan dan digantikan oleh Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN). Keputusan ini menandai perubahan besar dalam struktur ekonomi nasional sekaligus menimbulkan pertanyaan: apakah ini bentuk reformasi, atau sekadar pergeseran kekuasaan […]

  • Aksi awal protes GenZ Nepal akibat pemblokiran medsos yang akhirnya meluas membawa tema Nepo Babies

    Demo Nepal, GenZ tumbangkan Pemerintahan Komunis

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 374
    • 0Komentar

    buzzID – Nepal, 8–11 September 2025. Jalanan Kathmandu dan kota-kota besar Nepal udah kayak “arena perang” versi real life. Ribuan anak muda, kebanyakan Gen Z, turun ke jalan protes ke pemerintah. Pemicunya, larangan media sosial yang dianggap mengekang kebebasan berekspresi, ditambah isu klasik: korupsi, ketimpangan, dan elite politik hidup mewah. Apa yang Sebenarnya Terjadi? Pada […]

expand_less