Senin, 6 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Nasional » Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

Jokowi Buka Suara Soal Kereta Cepat : “Ini Investasi, Bukan Kerugian”

  • account_circle Fajar Elang
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

buzzID – Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo akhirnya menanggapi sorotan publik terkait utang besar proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau WHOOSH yang dikerjakan melalui kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Dalam pernyataannya di Solo, Senin (27/10/2025), Jokowi menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk investasi strategis untuk masa depan, bukan kerugian yang harus ditakuti.

Jokowi menjelaskan bahwa pembangunan transportasi massal seperti Whoosh dilakukan untuk mengatasi persoalan kemacetan kronis yang selama ini membebani kawasan Jakarta, Jabodetabek, hingga Bandung. Ia menyebutkan, kemacetan telah menimbulkan kerugian ekonomi negara hingga ratusan triliun rupiah setiap tahunnya akibat waktu produktif yang hilang, konsumsi bahan bakar berlebih, serta meningkatnya polusi udara.

Ia menyebutkan bahwa kerugian akibat kemacetan di Jakarta saja mencapai sekitar Rp65 triliun per tahun, dan jika digabungkan dengan Jabodetabek dan Bandung, angkanya bisa lebih dari Rp100 triliun per tahun.

“Kita harus tahu masalahnya dulu. Kemacetan di Jakarta dan Bandung sudah berlangsung selama puluhan tahun. Setiap tahun negara kehilangan lebih dari Rp100 triliun karena waktu dan energi terbuang. Maka transportasi massal cepat seperti Whoosh adalah solusi, bukan beban,” ujar Jokowi.

Ia menambahkan, pembangunan moda transportasi publik tidak bisa diukur semata dari sisi keuntungan finansial. Menurutnya, manfaat sosial, lingkungan, dan efisiensi ekonomi jangka panjang jauh lebih penting. “Transportasi publik tidak bisa dihitung dengan laba, tapi dengan manfaat sosial udara lebih bersih, produktivitas meningkat, dan waktu tempuh yang lebih efisien,” tegasnya.

Pemerintahan eranya kemudian mencanangkan untuk membangun transportasi massal untuk mengurai kemacetan. Dibangunlah fasilitas kereta cepat termasuk Woosh ini.

“Untuk mengatasi itu, kemudian direncanakan, dibangun yang namanya MRT, LRT, kereta cepat . Sebelumnya lagi KRL, ada juga kereta bandara. Agar masyarakat berpindah dari transportasi pribadi, mobil atau sepeda motor ke kereta cepat, MRT, LRT, kereta bandara, KRL,” jelasnya.

Jokowi mencontohkan MRT Jakarta yang masih menerima subsidi sekitar Rp800 miliar per tahun. Meskipun baru beroperasi dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI, MRT telah sukses mengangkut 171 juta penumpang sejak diluncurkan. Ia meyakini bahwa subsidi tersebut akan sebanding dengan manfaat yang diberikan MRT bagi masyarakat Jakarta.

Dari sisi ekonomi, proyek Whoosh diharapkan mampu menciptakan pusat pertumbuhan baru di sepanjang koridor Jakarta–Bandung. Kawasan transit seperti Padalarang, Tegalluar, Karawang, dan Halim dirancang untuk menjadi simpul investasi baru yang dapat menumbuhkan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri lokal.

“Memindahkan orang dari mobil pribadi ke transportasi umum itu butuh proses. Mengubah karakter itu tidak gampang,” ujarnya.

Namun, Jokowi mengajak semua pihak untuk bersyukur atas adanya pergerakan positif dalam penggunaan transportasi umum.

Ia mencontohkan kereta cepat Whoosh yang telah mengangkut 12 juta orang sejak diluncurkan. Ia optimis bahwa jumlah penumpang Whoosh akan terus meningkat seiring dengan semakin baiknya layanan dan infrastruktur pendukung.

“Kereta cepat ini menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, menumbuhkan UMKM, warung-warung yang berjualan di sekitar stasiun,” katanya.

Ia juga meyakini bahwa Whoosh akan meningkatkan sektor pariwisata dan properti di Bandung dan sekitarnya. Dengan segala manfaat yang ditawarkan, Jokowi optimis bahwa kerugian Whoosh akan semakin berkurang seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang dan aktivitas ekonomi di sepanjang jalur kereta cepat.

Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa proyek Whoosh harus dilihat dalam perspektif jangka panjang sebagai warisan pembangunan nasional. “Ini bukan tentang untung atau rugi hari ini, tapi tentang warisan bagi generasi mendatang, warisan berupa efisiensi, waktu, dan kualitas hidup yang lebih baik,” pungkasnya.

  • Penulis: Fajar Elang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Demo RI Nular ke Peru, Gen Z Bergerak-Bendera One Piece Berkibar

    Demo RI Nular ke Peru, Gen Z Turun Jalan & Bendera One Piece Ikut Berkibar

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 388
    • 0Komentar

    buzzID — Gelombang protes yang awalnya ramai di Indonesia, kini merembet sampai ke Peru. Anak muda di sana, khususnya Gen Z, turun ke jalan, menuntut pemerintah bersih dari korupsi dan lebih mendengar suara rakyat. Yang bikin unik? Bendera One Piece berkibar di tengah lautan massa! Simbol kru Topi Jerami (Straw Hat Pirates) itu jadi semacam […]

  • Aksi Demo Meluas

    Aksi Demo Meluas

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DEMONSTRASI besar-besaran di berbagai daerah terus terjadi sejak Senin, 25 Agustus 2025. Unjuk rasa yang semula memprotes besaran tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan di berbagai lokasi di Indonesia.  Senin, 25 Agustus 2025  Seruan demo 25 Agustus itu pertama kali muncul lewat pesan berantai dari grup percakapan Whatsapp juga media sosial. Ajakan dari kelompok yang […]

  • jumatan di pestapora 2025

    Pestapora 2025 : Jumatan ala Kalcer, Vincent Dengerin Rhoma Irama Khutbah

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 129
    • 0Komentar

    buzzID – Ada pemandangan tak biasa di festival musik Pestapora 2025. Di tengah gegap gempita panggung dan ribuan penonton yang biasanya hanyut dalam alunan musik, Jumat siang itu venue mendadak berubah jadi lautan saf. Para penikmat musik kompak ikut shalat Jumat berjamaah, bikin vibes festival terasa beda dari biasanya (05/09). Dirangkum dari sumber tayangan IG […]

  • Program Prabowo-Gibran hadir di Bioskop.

    Viral Video Program Prabowo Tayang di Bioskop, Warganet Heboh

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Velope Zaskya
    • visibility 209
    • 0Komentar

    buzzID — Lagi nonton film di bioskop, eh tiba-tiba yang muncul di layar bukan trailer film Marvel atau horor lokal, tapi video berisi capaian Presiden Prabowo Subianto. Cuplikannya menampilkan data produksi beras nasional, program makan gratis, sampai koperasi desa. Gak heran kalau video ini langsung jadi bahan obrolan netizen di medsos. “Sepanjang tidak melanggar aturan […]

  • Festival musik paling ditunggu sejagat Tanah Air, Pestapora 2025,

    Pestapora 2025: Tiga Hari Penuh Musik, Nostalgia, dan Kolaborasi Gila-Gilaan!

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 558
    • 0Komentar

    buzzID – Festival musik paling ditunggu sejagat Tanah Air, Pestapora 2025, bakal resmi digelar tanggal 5–7 September 2025 di Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Tahun ini, Pestapora hadir dengan gebrakan konsep baru: “Never Seen This Before Experience”, di mana musisi-musisi papan atas bakal tampil dalam format yang belum pernah lo lihat sebelumnya. […]

  • Apa itu Skena: Memahami Tren Gaul Anak Muda

    Apa itu Skena: Memahami Tren Gaul Anak Muda

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Gerard F
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Di dunia pergaulan anak muda, istilah “skena” sering kita dengar. Tapi, jangan asal sebut skena tanpa tahu arti dan asal-usulnya! Ternyata, skena adalah singkatan dari tiga kata unik

expand_less