Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode
Beranda » Trending » Demo Nepal, GenZ tumbangkan Pemerintahan Komunis

Demo Nepal, GenZ tumbangkan Pemerintahan Komunis

  • account_circle Fajar Elang
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • comment 0 komentar
buzzID – Nepal, 8–11 September 2025. Jalanan Kathmandu dan kota-kota besar Nepal udah kayak “arena perang” versi real life. Ribuan anak muda, kebanyakan Gen Z, turun ke jalan protes ke pemerintah. Pemicunya, larangan media sosial yang dianggap mengekang kebebasan berekspresi, ditambah isu klasik: korupsi, ketimpangan, dan elite politik hidup mewah.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Pada 8-9 Septmeber 2025 Pemerintah Nepal yang dipimpin Perdana Menteri KP Sharma Oli (Partai Komunis Nepal–UML) resmi umumkan pemnblokiran medsos kayak Tiktok, Facebook, Instagram, X. Alasan resminya: biar masyarakat “lebih sehat” dari hoaks. Tapi di lapangan, Gen Z nganggep ini cuma cara pemerintah nutup mulut rakyat. Sehari setelah pengumuman, ribuan mahasiswa dan aktivis langsung demo di Kathmandu. (Reuters, 08/09).
Jurang antara orang kaya dan miskin di Nepal amat dalam. Pendapatan per kapita tahunan Nepal, yang sekitar US$ 1.400 atau setara Rp23 juta, merupakan terendah di Asia Selatan. Tingkat kemiskinan negara ini secara konsisten berada di atas 20 persen dalam beberapa tahun terakhir. Pengangguran di kalangan pemuda di Nepal telah menjadi tantangan besar. Persentase pemuda Nepal yang menganggur dan tidak mengenyam pendidikan mencapai 32,6 persen pada 2024, dibandingkan dengan 23,5 persen di negara tetangganya India, menurut data Bank Dunia.
“We are bound by the chains of unemployment… trapped in the selfish games of political parties. Corruption has woven a web that is extinguishing the light of our future.” 
Kita terbelenggu oleh rantai pengangguran… terperangkap dalam permainan egois partai politik. Korupsi telah merajut jaring yang memadamkan cahaya masa depan kita. “Jai Nepal” Abiskar Raut disampaikan secara kontroversional yang kemudian viral. pidato pada program tahunan ke-24 (annual programme) di Holy Bell English Secondary School, Maret 2025
AdfsfsdfsfAvishkar Raut jadi sosok Gen Z dan dijuluki 'Jai Nepal' memberikan pidato perlawanan terhadap pemerintah Nepal yang dianggapnya rusak.

Avishkar Raut jadi sosok Gen Z dan dijuluki ‘Jai Nepal’ memberikan pidato perlawanan terhadap pemerintah Nepal yang dianggapnya rusak.

Pada 09 September 2025, aksi demo makin panas. Gedung parlemen sampai dibakar massa. Hotel-hotel mewah yang identik dengan elite politik juga jadi sasaran. PM Oli akhirnya resign malam itu juga. Kata dia, “Saya mundur demi stabilitas negara.” (Washington Post, 09/09). Aparat menembaki massaSetidaknya dolaporkan 22 orang tewas, ratusan luka-luka akibat bentrok dengan aparat.
“Saya mundur demi stabilitas negara.” Perdana Menteri KP Sharma Oli (Washington Post, 09/09)
Siapa yang Jadi Target? Nepo Babies & Elite Politik
Siapa sangka istilah “Nepo Babies” yang awalnya cuma bahan bercandaan netizen malah bikin satu negara heboh. Awalnya, netizen cuma bikin video lucu-lucuan di TikTok dan Reddit isinya kompilasi foto anak pejabat yang keliling dunia, naik mobil sport, sekolah di luar negeri. Tapi makin lama, makin banyak yang sadar kalau kontrasnya keterlaluan, di satu sisi rakyat susah cari kerja, di sisi lain anak elite hidup bak sultan. Puncaknya? Pemerintah Nepal sempet blokir 26 platform medsos dengan alasan aturan baru. Bukannya reda, protes malah makin gila-gilaan. Hashtag #NepoKids trending, konten makin brutal, dan akhirnya warga turun ke jalan.
“Ini bukan cuma soal medsos. Ini soal keadilan dan transparansi. Kami bosan lihat elite pamer harta sementara rakyat susah,” kata salah satu aktivis muda di Kathmandu (6/9).
“Kami muak lihat elite politik hidup di hotel bintang lima, sementara kami nggak bisa bayar kuliah,” kata Sandesh, mahasiswa 21 tahun, saat diwawancara Reuters (08/09).
“Mereka (nepo babies) dapet semua fasilitas, kerjaan gampang. Sementara kita harus antre kerja berbulan-bulan. Ini ketidakadilan yang nyata,” ujar Anisha, aktivis perempuan (09/09).
Ilustrasi oleh buzzID

Ilustrasi oleh buzzID

Peran Partai Komunis Nepal

Partai Komunis Nepal (UML), tempat Oli bernaung, jadi pihak yang paling disalahkan. Awalnya mereka mengklaim larangan medsos demi stabilitas, tapi publik ngeh itu justru memperlihatkan wajah otoriter. Beberapa faksi komunis kecil (kayak kelompok Netra Bikram Chand “Biplav”) ikut nimbrung, sebagian mengkritik keras UML yang dianggap sudah jauh dari idealisme rakyat kecil. Setelah Oli mundur, parlemen Nepal lagi tarik ulur soal pemerintahan sementara.
Gen Z masih terus turun ke jalan, bilang mereka nggak mau berhenti sebelum ada jaminan: akses medsos balik, korupsi diberantas, dan elite politik lebih transparan. Dunia internasional ngeliat ini bisa jadi turning point buat Nepal, apakah akan lahir sistem politik baru, atau cuma ganti wajah elite doang. Fenomena ini jadi reminder buat kita semua, media sosial bisa jadi senjata ampuh kalau dipakai buat hal serius. Dari meme, bisa jadi gerakan sosial. Dan Nepal baru aja nunjukin kalau suara anak muda bisa bikin perubahan nyata.
  • Penulis: Fajar Elang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Buzz

  • Gianluigi Donnarumma akhirnya resmi meninggalkan Paris Saint-Germain dan bergabung dengan Manchester City photo_camera 1

    Donnarumma Resmi Gabung Manchester City, Era Baru Dimulai!

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    buzzID – Gianluigi Donnarumma akhirnya resmi meninggalkan Paris Saint-Germain dan bergabung dengan Manchester City pada Selasa 2 September 2025. Kiper timnas Italia itu menandatangani kontrak lima tahun dengan nilai transfer yang disebut-sebut mencapai 30 juta euro. Donnarumma akan mengenakan nomor punggung 99 di Etihad Stadium, sekaligus menutup era panjang Ederson yang memilih pindah ke Fenerbahce […]

  • Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    Prabowo Buka Suara soal Eskalasi Aksi Demo, Ada Megawati hingga Surya Paloh

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers bersama ketua parpol, termasuk Ketum PDIP Megawati, soal aksi demonstrasi di Indonesia. Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan konferensi pers usai menggelar pertemuan dengan pimpinan tinggi MPR/DPR/DPD, serta sejumlah ketua partai politik (parpol), termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Ketum Nasdem Surya Paloh.  Berdasarkan pantauan […]

  • GP Ansor Segel Kantor Bank Mega di Kota Bogor

    GP Ansor Segel Kantor Bank Mega di Kota Bogor

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Bogor menggelar aksi unjuk rasa dan melakukan penyegelan sementara terhadap Kantor Bank Mega di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Senin (20/10/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras atas dugaan penghinaan terhadap umat Islam dan Pondok Pesantren Lirboyo yang muncul dalam salah satu program tayangan di […]

  • Sukatani, salah satu band yang menyatakan mundur dari event Pestapora 2025 berkaitan dengan Freeport yang menjadi sponsor

    Pestapora 2025 Kena Drama : Puluhan Band Mundur Gara-gara Sponsor Freeport

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 488
    • 0Komentar

    buzzID – Jakarta,. Festival musik Pestapora 2025 yang awalnya digadang-gadang jadi pesta anak muda paling meriah tahun ini, tiba-tiba diguncang drama besar. Penyebabnya adalah keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor resmi, yang memicu reaksi keras dari banyak musisi. Alhasil, puluhan band dan solois memutuskan untuk mundur dari line-up sebagai bentuk protes. Setidaknya ada 21 musisi […]

  • Supreme Store Miami.

    Supreme : Dari Skate Shop Pinggir Jalan Jadi Raja Streetwear Dunia

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Fajar Elang
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Strategi kelangkaan bikin barang Supreme jadi kayak aset investasi. Hoodie retail $150 bisa naik jadi ribuan dolar di pasar resell. buzzID – Kalau ngomongin streetwear, gak mungkin gak nyebut Supreme. Brand asal New York ini udah jadi legenda: dari toko kecil buat anak skate tahun 90-an, sekarang jadi ikon budaya pop yang dipuja (dan kadang […]

  • Lisa Mariana Turun ke Aksi Demo DPR : “Gue Tiban Apa Nih Gedung?”

    Lisa Mariana Turun ke Aksi Demo DPR : “Gue Tiban Apa Nih Gedung?”

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    buzzID – Suasana protes emosi publik nggak cuma dipenuhi mahasiswa dan driver ojol, tapi juga muncul figur tak terduga: Lisa Mariana, selebgram dan mantan model, tiba-tiba ikut turun ke jalan dalam aksi di depan Gedung DPR RI. Video Lisa nongol pakai kaus putih dan celana kargo krem sambil menikmati secangkir kopi viral di media sosial. […]

expand_less